Rahasia Sang Menantu Miskin

Rahasia Sang Menantu Miskin
RSMM 103.


__ADS_3

Hai readers, i am back!! Jangan lupa untuk like, gift dan Vote ya. Kalau bisa sih sekalian di share kan supaya ceritanya bisa di ketahui oleh yang lain. Wk wkw kw , makasih  buat yang sudah like dan vote, yang kasih gift besar juga aku ucapin terima kasih ya. Berkat kalian aku ada disini. Aku seneng karena dukungan kalian, aku jadi semangat update. Dan maafkan thor kalau hari ini hanya bisa up 1 saja, karena harus revisi di novel2 thor yang lain dan dapat kiriman dari platform sebelah... Happy reading!!


***


" Apa yang kamu lakukan disini, Anna? Dan apa yang kamu pakai itu? Kamu ingin menggoda Tuan Vallen?" tanya Erik yang tiba-tiba muncul di ruang makan.


Rencananya Ana akan membawa Valen ke kamarnya. Tapi bahkan sebelum Ana melakukannya, Erik sudah tiba di sana. Anna menjadi kesal karena Erik sudah di sana dan mengetahui bahwa dia sedang menggoda Vallen. Padahal dirinya sendiri juga sudah hype gara-gara memakai parfum itu.


Bagaimana dengan nasibnya kalau Vallen tidak meneruskan permainannya yang sudah setengah jalan. Anna menganggap bahwa Valen sudah tergoda dengan apa yang dia lakukan. Dan sebetulnya memang Valen sudah tergoda dengan apa yang dilakukan oleh Anna.


Tapi dia tidak berani melakukannya, dia ingat bahwa Eric merekam semua perbuatan yang terjadi di ruang makan itu. Dia tidak mau mengambil resiko kalau Anindya mengetahui dan menjadi marah kepadanya.


"Hei, ini bukan urusan kamu ya! Tuan Vallen memang suka sama aku dari awal, jadi kamu tidak usah turut campur dalam urusan kita. Disini kamu posisinya hanya pembantu saja, yang berkuasa di sini adalah Tuan Vallen. Dan kalau tuan Vallen mau, ya Kamu tidak usah turut campur." bentak Ana kepada Erik dengan suara kasar. Gayanya pun sok berkuasa, ia menganggap kalau Valen udah masuk dalam perangkapnya dan dia sudah bisa semena mena.

__ADS_1


Valen memegang kepalanya yang pusing. Tubuh setengah bugil itu belum ditutup sama sekali. Valen bangkit dan membiarkan Anna terjatuh karena posisinya tadi Anna ada di atas pangkuannya.


Dan yang bikin kepalanya tambah pusing, Anna dengan tidak tahu malunya, bukannya memakai pakaiannya dan merasa bersalah, malah nantangin Erik.


" Kamu urus deh si ja**ng ini. Kalau anak buah kamu mau, biarlah mereka menikmati nya. Tapi ingat, kamu bereskan dia kali ini sampai habis. Cari dalangnya! Aku gak mau kalau dia melakukan hal yang sama. Habisi saja dia, toh ini ja**ng sudah dianggap mati oleh keluarganya." kata Valen dengan nada dingin sambil menunjuk kepada wanita yang yang tersungkur di lantai..


" Valen... aku.." Anna mengernyit heran saat melihat tingkah laku dari Vallen yang bertolak belakang dengan pada saat dirinya ada di pangkuan Vallen dan bercumbu mesra dengan laki-laki tampan dan gagah itu.


" Jangan pernah memanggil namaku. Jijik aku kalau ada seorang wanita panggilan memanggil namaku. Dan ingat sebetulnya tadi aku sama sekali tidak tertarik dengan kamu. Kita memang harus melakukan sedikit sandiwara supaya apa yang hendak kamu lakukan itu terekam di kamera pengintai itu merupakan sebuah bukti bahwa kamu memang hendak mendekati aku dan melakukan sesuatu kepadaku seperti menjebak aku agar bisa memeras aku kan. Sekarang begini saja kalau kamu bisa mengungkapkan siapa dalang dibalik semua ini maka aku akan memberikan kamu pengampunan sehingga kamu tidak perlu mengalami hal-hal buruk yang habis ini. Tapi kalau kamu mengelak maka akan terjadi kejadian yang pastinya kamu tidak inginkan. Jadi saranku kamu katakan saja secara jujur apa yang menjadi dalang dari semua permasalahan ini dan siapa yang sudah membuatkan kamu skenario untuk menjebak aku. "Valen masih berdiri dengan tegak di dekat pintu keluar ruang makan itu, dia memalingkan wajah di tubuh Anna yang masih dengan tidak tahu malu belum tertutup apa-apa. Sedangkan Erik dan para pengawalnya hanya menatap wanita itu dengan tatapan datar karena si Bos masih pengharapan wanita itu bisa berkata dengan jujur.


" Niatnya adalah ketika kamu terjebak, video itu akan digunakan untuk memeras kamu. Dan kamu akan didepak dari pewaris tunggal Weston Group. Sehingga orang satu-satunya ya yang menjadi pewaris tunggal adalah anak kamu yang masih bayi itu tapi tentunya itu tidak mungkin bisa karena anakmu masih belum cukup umur untuk mewarisi kekayaan dari Weston group jadi orang terdekat yang paling bisa di dipercaya ya tentunya hanya pamanmu saja. Lalu sedikit demi sedikit anak kamu yang tunggal itu akan diberikan obat-obatan sehingga dia tidak bisa tumbuh normal dan akhirnya mati." lanjut Anna menceritakan semuanya. Ia cari amanlah, supaya dia bisa selamat.


" Lagipula sebenarnya aku itu tidak berniat untuk melakukan semuanya ini, jadi waktu itu aku di ambil dari rutan, kemudian pamanmu membakar rutan supaya jejak penculikan aku dari rutan akan hilang. Tapi rupanya ada kesalahan teknis sehingga aku keluar dari hutan itu dalam kondisi luka luka bakar yang cukup serius juga dalam kondisi tidak sadarkan diri sampai 3 hari, kemudian untuk menolong kondisiku itu dia akhirnya melakukan sedikit modifikasi sehingga dia melakukan operasi plastik kepadaku dan seperti yang kamu tahu operasi plastik itu berjalan dengan lancar. Dan paman mu sengaja mengambil rupa istrimu supaya aku bisa dengan mudah menyusup di kantor dan juga di rumah tapi rencananya sedikit gagal karena ternyata Anindya dan Ayahmu meninggal bersamaan jadi dia harus kembali memodifikasi rencananya ulang karena awalnya." cerocos Anna memceritakan segalanya. Sudah kepalang basah mandi sekalianlah.

__ADS_1


" Paman kamu itu sebenarnya ingin menghancurkan rumah tanggamu dengan memasukkan aku ke dalam kantor. Rencana jebakannya sama tapi dengan situasi yang berbeda sehingga efeknya pun berbeda kalau sampe Anindya tahu tentang kejadian ini pastinya dia akan memilih untuk berpisah dari kamu dan kamu akan terpuruk dengan kejadian itu. Rumah tanggamu hancur, kamu terpuruk dan booom. Dia akan dapat dengan mudah menguasai harta Weston." kata Anna alias There menjelaskan sedetilnya. Toh mereka sudah tahu juga.


Erik yang sudah menduga skenario paman Bill tak urung tetap saja kesal. Dia berpikir ada ya orang yang sampai mengorbankan keluarga demi harta warisan .. padahal.dia juga sudah kaya lohhh!!


" Hanya demi harta warisan Weston ya?" gunam Valen lirih. Dia sakit hati. Ibunya dibunuh, dirinya dibuat hampir mati dalam kecelakaan dan bahkan ayahnya pun tak luput dari kecelakaan. Sekarang anaknya pun mau dicekokin obat supaya sakit trus tidak bisa tumbuh normal dan akhirnya mati. Betapa jahatnya itu. Hanya demi warisan.


.


.


.


TBC

__ADS_1


ntar siang ya lanjut up. Mataku lelah dan ingin tidir, udah beberapa hari ini ga bisa begadang. Kondisi kurang fit. Doakan besok lancar ya gengs!!


__ADS_2