Rahasia Sang Menantu Miskin

Rahasia Sang Menantu Miskin
S2. Pulau Maldives.


__ADS_3

" Tidak usah dibuat kompetisi pun di atas kertas, sudah pasti menang Mas Gustav kalau dibandingkan sama kamu, kecuali kamu curang!" kata Gustav sambil menyentil kening istrinya itu karena dia tahu pasti bahwa baby akan melakukan segala macam cara untuk bisa memenangkan kan hal itu supaya dirinya bisa memakai bikini di luar.


Tapi tentunya Gustav tidak sebodoh itu untuk mengijinkan baby memperlihatkan dan mempertontonkan tubuh seksinya itu di hadapan banyak orang bahkan mungkin di hadapan laki-laki yang akan memuji dan mengagumi tubuh istrinya itu.


Alhasil baby hanya bisa manyun saja ketika Gustav mengatakan hal itu lalu baby mencoba memprovokasi Gustav untuk bisa memuluskan rencananya supaya dirinya bisa memakai bikini di luar dan bukan hanya di kamar saat bersama dengan Gustav saja.


"Mas, aku aja bisa mengalahkan orang yang ngajarin aku ya itu Kak Rain..."


"Berarti guru kamu itu cemen kalau sama kamu aja kalah berarti Dia ndak akan pernah bisa menjadi master of martial art seperti aku." sahutnya dengan nada mencemooh dan mengesalkan. Baby juga kesal karena ternyata dirinya tidak bisa memprovokasi suaminya itu agar menerima tantangan karena kalau tidak sia-sia saja dia membeli bikini dengan harga mahal namun tidak bisa memakainya di tempat-tempat umum. Bukankah wanita itu juga kepingin pamer?


Bukan baby namanya kalau dia tidak bisa mencoba meluluhkan Gustav agar bisa memakai bikininya!


"Ya sudah, kalau gitu aku gak mau wik wik wik sama mas Gustav, soalnya mas Gustav ngeselin." katanya dengan nada kesal.


"Eh, ya gak bisa! Kita ke sana kan karena mau cari tempat buat bikin anak yang romantis dan juga penuh petualangan." kata Gustav dengan berkeringat dingin.


"Habisnya mas Gustav gitu sih, gak mau nurutin maunya baby!" katanya sambil memonyongkan bibirnya sampai Gustav pingin mengambil sumpit dan menjepit bibir babyyy ini dengan sumpit kemudian memakannya.


Lalu dengan akal liciknya, Gustav sudah memikirkan banyak hal yang akan ia lakukan dengan Baby dan bikininya, lebih baik sekarang diiyain dulu, untuk urusan selanjutnya itu adalah hal yang mudah baginya.


"Oke!"


"Beneran boleh pakai bikini di luar kan? " tanya Baby dengan nada penasaan, soalnya dengan mudahnya Gustav mengiyakan, mencurigakan yes?


"Tentu! Tapi dengan syarat dan ketentuan yang berlaku ya!"


"Persetujuan kamu itu mencurigakan, mas!"


"Baby, kalau kamu ngulur ngulur waktu, yang ada malah kita gak jadi ke bandara dan malah terlambat naik pesawatnya kan? Bikini kamu bakalan lebih sia sia, right?" goda Gustav sambil menaik turunkan alisnya.


"Hmmh..." kata Baby sambil menyambar koper kecil dan koper beroda yang udah siap di kamar.

__ADS_1


"Aku bawakan saja yang ini, jadi kamu gak akan berat." kata Gustav sambil menyambar koper yang lebih besar seraya menggandeng istrinya itu dengan senang.


"Lets begin the adventures!" teriak baby dnegan senang, dan setelah berpamitan dengan keluarga baby dan juga opa Hadi dan oma Hellen by phone, mereka bergegas berangkat diantar Ken.


"Tuan, pengawal 1 dan 2 mengikuti di belakang ya bos!" katanya dengan tenang.


"Hmm, jangan kelihatan jejaknya okey? Aku hanya ingin bersenang senang dengan istriku." katanya dengan lirih sambil menoleh baby yang masih menerima wejangan dari ibu mertuanya tentang banyak hal.


"Baik bos!" katanya sambil membukakan pintu mobil untuk tuannya dan juga baby yang tampak happy banget.


***


Sesampainya di pulau impian para sulltan yang romantis, baby langsung memutuskan untuk masuk kedalam resort yang ia dan suaminya pilih untuk tinggal selama di pulau Vaadhoo karena ia dan suaminya bukan hanya mengurung diri hanya di kamar saja namun juga ingin mengeksplor keindahan pulau yang terletak di kepulauan Raa Atoll Maldives.


"Mas, kita istirahat dulu ya, baby capek nih!" katanya sambil merebahkan diri di kasur kings sizes dan berguling guling disana bak anak kecil yang sedang mencoba kasur kasur di hotel mewah gitu. Bukan Baby ndeso makanya melakukan itu, namun ia sedang menikmati berpergian tanpa adanya pengawal yang biasanya ia harus rasakan kalau bersama dengan ibu dan ayahnya, apalagi kalau tanpa siapa siapa ya mimpi saja kalau baby mau pergi.


"Bebersih dulu loh sayang, kamu gak mau berendam dulu sebelum beristirahat." tanya Gustav yang sebenarnya sudah ingin mengerjakan PRnya membuat Gustav dan Baby junior.


" Kamu belum tahu kalau kita besok bakalan bermalam di resort yang berlapis kaca sehingga kita berasa tidr sama ikan. Mudah mudahan besok kita gak nemu hiunya."


"Kenapa?" tanya baby dengan nada ingin tahu karena wajah Gustav tmpak mencurigakan.


"He he he ya aku takut aja pas kita lagi wik wik wik dan jadi, berarti kita harus kasih nama anak kita itu baby Shark. Kita harus ganti nama dengan daddy shark dan mommy shark."


"Ngasal kamu itu loh mas!Candaan kamu itu garing bak candaan bapack bapack." ujar Baby sambil memunggungi suaminya itu dengan wajah kesal. Namun sejurus kemudian ia tertawa lebar dan membuat suaminya itu terheran. Kayaknya tadi ia marah marah gara gara candaannya yang dianggap garing, kenapa sekarang malah ia ketawa coba?


"Kenapa?"


"Tadi aku lagi bayangin kalau ayah dan ibu dipanggil grandpa shark dan grandma Shark ...wk wk wk"


Nah kan sesimple itu bikin Baby ketawa. Membuat Gustav hanya bisa mengusap kepala baby dengan sayang karena melihat tawa riang di wajah istrinya itu, beda banget saat Baby melarikan diri dari rumah besar Weston gara gara sering di batasi pergaulannya oleh ayah Vaalen dan dikasi bodyguard sebanyak banyaknya.

__ADS_1


Bahagia terus sayang, I love you! batin Gustav saat melihat tawa yang keluar dari bibir istrinya yang masih muda itu.


"Istirahat dulu!Jangan banyak ketawa, nanti kamu kelewatan lihat sea of stars." kata Gustav sambil mengusap punggung baby bak menidurkan anak kecil.


"Jangan gitu dong, pokoknya ntar malam harus ke sea of stars, mau selfie disana." kata baby sambil mengerucutkan bibirnya dengan manja sehingga Gustav pun mengecup bibirnya dengan manja.


"Iya iya lihat sea of stars, makanya sekarang istirahat dulu." kata Gustav yang akhirnya menemani istrinya untuk beristirahat.


"Nanti disana ngapain ya enaknya?" tanya Baby dengan membayaangkan keindahan sea oof stars.


"Gimana kalau kita bikin anaknya disitu saja? Aduh!!" jerit Gustav ketika baby langsung mencubit perutnya yang rata dan berotot dengan cukup keras.


"Dasar Omes ya!" kata baby yang justru membuat Gustav terbahak.


"Ha ha ha, nanti kuajarin, pasti enak."


.


.


.


TBC


Anak orang diajarin yang enggak enggak aja nih...


Jangan lupa voteeeeeer!!!


Like, koin yang udah janjiii wk wk gifttt yang besarrr🤣


Thank youuu

__ADS_1


Happy reading!!


__ADS_2