
" Sayang, oma dengar kamu hendak lamaran besok? Siapa yang bakal jadi wali kamu?" tanya oma Helen dengan harap harap cemas. Tentu saja oma Hellen dan juga opa Hdi ingin kalau mereka yang akan menjadi walinya.
" Hmm Ryu dan Ken. Hanya mereka yang Gustav punya selama ini, setelah kakek tiada." kata Gustav dengan nada enteng setelah sebelumnya ia terdiam beberapa saat, menjeda makan malamnya bersama opa Hadi dan oma Hellen.
Oma hanya bisa menggigit bibirnya, karena sebenarnya ia ingin sekali bisa mengambil alih tugas yang dilakukan oleh asisten pribadi kakek dimitri dan juga asisten pribadi dari Gustav sendiri namun Oma hellen bingung dengan bagaimana cara menjelaskan kepada Gustav bahwa sebenarnya yang lebih memiliki kuasa untuk menjadi wali adalah Opa Hadi dan juga Oma Helen.
Gustav hanya bisa terdiam ketika Oma Helen memegang jari-jemarinya yang ditaruh di atas meja makan saat ini karena dirinya masih sedang menikmati makanan yang tersedia. merasakan genggaman tangan yang hangat dari Oma Helen membuat Gustav sedikit terenyuh, hatinya sedikit tersentuh dengan perlakuan penuh sayang yang ditunjukkan oleh Oma Helen kepadanya.
" Gustav cucuku sayang, untuk apa yang akan menjadi permasalahan mu di depan nanti, ingatlah bahwa kamu masih memiliki kami yaitu Opa dan juga Oma kamu yang bisa menolong dan membantu kamu dalam setiap permasalahan yang kamu hadapi., Oma dan Opa tahu betul bahwa kamu sudah tumbuh menjadi pria dewasa yang sangat dapat diandalkan, tapi ingatlah di masa masa terburuk kamu, bahwa masih ada kami sebagai orang tua kandung, kakek kandung, dan juga nenek kandung kamu yang bisa menolong kamu dalam menyelesaikan masalah-masalah yang ada di depan kamu nantinya. Bukan kami tidak percaya dengan apa yang kamu bisa lakukan, karena kami sudah melihat betapa kamu bisa tumbuh menjadi orang yang dewasa baik serta bertanggung jawab. Kami hanya mau kamu tahu bahwa kami selalu akan ada buat kamu, mulai hari ini sampai seterusnya." Kata Oma Hadi dengan nada terharu sambil masih memegang erat serta menggenggam tangan Gustav yang ada di atas meja. Sebenarnya secara eksplisit nenek kandung dari Gustav ini hanya ingin menjelaskan bahwa dirinya bersedia untuk menjadi wali sekaligus wakil dari keluarga Dimitri untuk melamar Kekasih Hati dari cucu yang baru dia temui saat ini.
" Oma, saya tahu." hanya itulah yang diucapkan oleh Gustav membuat hati Oma Helen sedikit teriris karena merasa terlambat bertemu dengan cucu kandungnya itu, sehingga cucunya itu merasa tidak membutuhkan pertolongan dan juga perwalian dari keluarga kandungnya untuk melamar kekasih pujaan hati dari cucu kandungnya itu. Disaat Oma Helen ada di dalam kesedihan yang terdalam tiba-tiba tangannya digenggam erat oleh Gustav sambil menatap mata tuanya itu dengan tatapan yang lembut.
" Terima kasih kalau Oma dan juga Opa sudah menyempatkan diri untuk menemui Gustav.."
__ADS_1
" Tentu saja kami akan datang! Walaupun kami tahu bahwa kami terlambat menemui kamu, sehingga mungkin kamu merasa tidak terlalu membutuhkan kami di saat-saat seperti ini! Tapi Percayalah bahwa kami tidak pernah ingin menunda kedatangan kami untuk bertemu kamu di saat pertama kali kami tahu bahwa kami masih memiliki cucu kandung yang berada di Indonesia!" potong Opa Hadi dengan suara tegas, Mungkin dia juga merasakan hal yang sama yang dirasakan oleh istrinya itu. Merasa tidak dibutuhkan dan merasa jauh sekali dengan cucu kandungnya itu! Hal ini tidak bisa disalahkan sepenuhnya karena kondisi waktu itu juga tidak memungkinkan bagi dirinya untuk langsung datang ke tempat ini dan bertemu dengan cucu kandungnya karena masih ada masalah yang harus mereka selesaikan di New Zealand.
" Ya opa, Gustav ngerti! Gustav hanya ingin mengajak Opa dan Oma untuk datang besok pada acara lamaran ke rumah keluarga Weston karena Gustav ingin menikahi putri satu-satunya dari keluarga Weston yaitu Wilhelmina Chalyondra Weston. Apakah kalian mau ikut bersama dengan Gustav untuk acara lamaran besok? Tenang saja semua acara seserahan dan juga mahar yang harus saya berikan kepada putri satu-satunya dari keluarga Winston itu sudah disiapkan oleh asisten pribadi saya Jadi kalian hanya perlu datang dan menyaksikan seluruh prosesi acara lamaran resmi yang akan kita gelar besok." kata Gustav dengan nada tenang. dia melihat ekspresi bahagia yang muncul dari wajah kakek dan neneknya itu. jadi Gustav tahu pasti bahwa kakek dan neneknya itu tidak akan menolak permintaannya untuk datang menyaksikan hari bahagia di mana Dirinya berhasil melamar Wilhelmina karena sebelum dirinya tadi bertemu dengan kakek nenek kandungnya ini, si kembar Kakak dari Wilhelmina sudah mengabari bahwa besok jam delapan pagi dirinya harus sudah sampai ke rumah besar keluarga Weston sehingga kejutan untuk Nana pun akan dilakukan pada jam tersebut.
Opa Hadi dan juga Oma Helen yang baru mengetahui bahwa calon cucu mantunya adalah anak perempuan satu-satunya dari keluarga Vallen sedikit terkejut dengan kenyataan yang ada di hadapannya. mereka tidak menyangka bahwa bahwa mereka akan bisa berpisah dengan keluarga Weston yang terkenal, selain kekayaan nya yang besar keluarga besar juga dikenal sebagai keluarga yang juga berkecimpung di bidang per mafia an dan mendirikan Underground site, bersama Erik dan juga tuan Wong.
" Bagaimana bisa ? Maksud Opa, bagaimana kamu bisa mengenal anak perempuan satu-satunya dari keluarga Weston itu karena Opa dengar, keluarga Weston itu sangat memproteksi anak perempuan semata wayangnya itu. Putri cantiknya itu tidak pernah bisa keluar dari rumah sendirian tanpa pengawalan berpuluh-puluh Bodyguard. Memang opa juga mendengar bahwa Putri kesayangan Vallen itu memiliki kecantikan yang Paripurna sehingga banyak juga laki-laki yang mengincar untuk bisa menikahi atau berpacaran dengan Putri tunggalnya itu. Makanya selain memang keluarga Weston sangat overprotektif dengan Putri tunggalnya itu, mereka juga tidak mengizinkan laki-laki manapun untuk mendekati Putri semata wayangnya itu." kata Opa Hadi dengan nada bertanya-tanya, menurutnya Gustav sangatlah luar biasa bisa menunjukkan seorang Vallendra Weston yang terkenal kejam dan juga overprotective terhadap semua keluarganya terutama istri dan anak perempuannya itu.
" Ha ha ha, Jangan tanya dengan kekejaman seorang ayah Vallen yang over protektif terhadap putrinya, karena itu semua memang benar adanya. Bahkan tadi Gustav juga sempat menerima bogem mentah dari ayah mertua gara-gara Gustav sudah nyosor putri semata wayangnya itu, saat Wilhelmina ada di rumah Gustav tadi." kata Gustav sambil tersenyum simpul mengingat kejadian tadi saat dirinya dipukul pipinya oleh calon Ayah mertuanya itu sampai sedikit memar, tapi untung saja karena dia memang sering berlatih beladiri maka bagi Gustav hal itu adalah hal kecil yang bisa dia lakukan untuk membuktikan rasa cintanya kepada Wilhelmina Weston.
.
.
__ADS_1
.
TBC
hay readers, jangan lupa untuk kasih like dan gift, juga vote serta favorit...
Sebelumnya thor mau kasih promo buku baru author nih... jangan lupa di FAVORITKAN, DI LIKE, DI GIFT DAN JUGA VOTE yessss!!❤❤❤
Jadi ini tentang tuan muda kaya tapi sejak masih kecil diculik dan jadikan anak angkat oleh keluarga yang hendak membalas dendam kepada keluarganya, bahkan sampai hati membunuhnya. Tapi keadilan Tuhan itu nyata, sehingga Alendra bangun tepat sekitar 1 tahun sebelum kejadian pembunuhan dirinya. Ia bisa membalikan hidupnya dari zero to hero. Membalaskan apa yang layak didapat oleh orang orang seperti keluarga angkat dan penculik dirinya.
Jangan lupa dibaca sambil menunggu update dari Gustav dan Nana...
__ADS_1
Happy reading!!