
Welcome back, ini adalah update kedua di hari ini. Dijamin pasti puas kan karena autor updatenya panjang-panjang! Jangan lupa untuk tetap like, vote dan juga memberikan gift yang banyak, supaya autornya semakin bersemangat dalam mengupdate cerita. Oh ya sembari menunggu update-an cerita ini bisa cek karya-karya author yang lain.
Ditunggu like, share, vote dan giftnya. Happy reading!!
***
# 6 Bulan Kemudian #
" Apa?" teriak Valen kepada Erik dan Revan yang ada di hadapannya.
" Benar! Ini juga sangat mencurigakan bagi kita! Itulah sebabnya kita segera mengadakan rapat." kata Revan dengan nada cemas.
" Bagaimana bisa terjadi kebakaran di rutan tempat There tinggal?" tanya Vallen sambil mengusap-usap rambutnya dengan kasar karena dia kesal dengan kenyataan bahwa orang yang dia benci lolos dari rutan tempat dia dihukum.
" Ya blok B rutan itu benar-benar hancur lebur menjadi arang karena kebakaran yang terjadi, dan ada 1 korban jiwa yang ditengarai adalah Tere karena itu adalah tempat dimana dia berada. Tapi sampai saat ini pihak kepolisian masih belum mengeluarkan bukti-bukti terkait dengan kebakaran yang terjadi hanya di Blok B itu blok yang lain tidak mengalami kerusakan berarti hanya pihak sipir harus melepaskan para tahanan dan mengeluarkannya mereka mengeluarkan mereka dari tempat itu. Sekalipun yang kebakaran hanya di Blok D tapi para tahanan di Blok A, C, D, dan seterusnya juga turut dievakuasi, karena mereka khawatir kalau kebakaran itu akan merembet ke blok blok yang lainnya. " jelas Revan dengan nada detil, sedangkan Erik dan juga Vallen mendengarkan penjelasan itu dengan baik, mereka belum memutuskan Apakah kejadian kebakaran itu merupakan rekayasa dari pihak-pihak tertentu ataukah memang mereka terjadi secara kecelakaan.
" Apakah pihak kepolisian sudah mengeluarkan pernyataan terkait kebakaran yang terjadi?" tanya Erik sambil mencubiti bibir bawahnya tanda dia juga apalagi berpikir.
" Belum ada berita terkait dengan hal ini, bahkan kepolisian masih menyembunyikannya dari pers. Kemungkinan baru besok kepolisian akan memblow up kasus ini dan kemungkinan akan mengadakan konfrensi pers, bahkan ayah ibu Tere aku rasa juga belum mengetahuinya. Kita bisa tahu lebih awal karena memang kita memakai mata-mata untuk mengawasi pergerakan Tere. Tapi sejujurnya dari laporan mereka, tidak ada seorang pun yang menemui Tere kecuali ayah dan ibunya saja. Bahkan dari pantauan CCTV yang kita dapatkan orang dalam juga tidak menunjukkan adanya interaksi antara Tere dan orang-orang lain. Kalau dari pantauan CCTV dan menurut apa yang dikatakan oleh para mata-mata sih dalam hal ini Tere bersih. Dia menunjukkan penyesalannya dan juga tidak ada kesan bahwa dia akan melakukan pemberontakan." jelas Revan dengan raut bingung.
__ADS_1
" Bagaimana dengan pergerakan ayah ibunya? Mungkin bisa jadi kalau mereka yang melakukan pemberontakan ini kan ? Secara itu adalah anak semata wayangnya. Mungkin Mereka tidak terima dengan keputusan Jaksa yang yang membuat anaknya dipenjara selama 25 tahun potong hukuman. Bagaimana menurut kalian?" tanya Erik mengemukakan pendapat dirinya. Vallen dan Revan mengangguk-anggukan kepalanya tanda mereka juga setuju bahwa ada kemungkinan kalau orang tua Terry lah Yang melakukan atau mendanai hal tersebut.
Mereka sadar bahwa ada yang tidak beres dengan kasus ini tetapi tanda-tanda ketidakberesan itu tidak ada. Hanya perasaan mereka sebagai orang yang berkecimpung dalam hal seperti ini menangkap adanya ketidakberesan dalam kasus terbakarnya Rutan blok-b milik Tere.
" Selidiki lebih dalam lagi tentang peristiwa kebakaran ini dan kemungkinan-kemungkinan kalau ayah dan ibu Tere yang berada di balik semua peristiwa ini. Jangan lupa untuk memantau keseharian mereka. Aku rasa tetap akan ada petunjuk yang bisa kita dapatkan saat kita benar-benar meneliti seluruh bagian daripada CC TV dan juga keterangan dari mata-mata yang yang kita tanam di sana." kata Valen mendesah lelah.
Pekerjaan kantor sudah dalam 1 bulan ini dipegang oleh dirinya secara langsung. Sekalipun Vallen belum mengumum kan secara langsung bahwa dirinya adalah putra mahkota dari kerajaan bisnis milik ayahnya.
Bah kan belum banyak orang yang tahu seperti apakah wajah pewaris Tahta dari Weston Group. Banyak gadis-gadis dari keturunan pewaris kaya raya di Indonesia yang yang ingin tahu tentang Valen, karena menurut rumor yang beredar pewaris tahta dari Weston Group adalah seorang laki-laki yang tampan.
Mereka belum mengetahui tentang status dari pewaris itu apakah masih lajang atau sudah beristri, dikarenakan Vallen tidak pernah mau hadir saat ada undangan undangan yang melibatkan dirinya. Revan selalu menjadi wakil dalam setiap kesempatan di manapun itu.
Sehabis melakukan rapat bersama Revan dan juga Erik, Valen bergegas pulang menemui istrinya yang sudah menunggunya di rumah. Saat perutnya sudah sangat besar seperti saat ini, Anindya akhirnya pasrah untuk tetap tinggal dirumah tanpa melakukan pekerjaan apa-apa. Padahal awalnya dia enggan karena walau sudah dilengser oleh Valen dirinya masih suka mengikuti Valen kemana mana dengan dalih ngidamnya anak mereka.
Sekarang kehamilannya sudah menginjak bulan ke 8 lebih, yang artinya perkiraan kelahirannya tinggal 1 bulan lagi. Tapi karena dia hamil kembar maka perutnya sudah sangat besar, dirinya bahkan sudah kepayahan dalam melakukan segala sesuatu. Kemungkinan dia bakal menjalani operasi caesar karena panggulnya sempit, belum lagi Valen khawatir kalau istrinya kenapa kenapa dalam proses melahirkan itu.
" Mas, wajah kamu kok lesu sih?" tanya istrinya yang menyambut di depan pintu rumah.
" Hanya capek saja. Gimana kabar kedua jagoan ayah di dalam perut kamu?" tanyanya penuh perhatian. Valen juga melihat ayahnya yang duduk di ruang keluarga dan sedang menonton TV.
__ADS_1
" Ga usah terlalu diforsir, Nak! Kamu mesti ingat kalau ada keluarga kamu yang menunggu dirumah. Untung Anin tidak sendirian di rumah, jadi masih ada yang perhatiin makan dan lain lainnya. Hari ini dia agak kurang selera makan loh. Mungkin anak kamu kangen sama ayahnya. Ambillah masa liburan jadi Anin bisa fokus untuk melahirkan. Biar nanti ayah bilang sama si Revan untuk menjadikan Alex asistennya, sehingga kamu bisa agak senggang. Ayah juga akan bantu bantu selama kamu liburan sama Anin. " kata Willy dengan nada bijaksana. Ayahnya ini sangat pengertian dan memahami kebutuhan Anin dan Valen untuk berduaan.
" Masa anak ayah kangen sama ayah?" tanya Valen ke arah perut Anin yang sangat besar, sambil mengelusnya dengan seduktif membuat Anin memukul bahunya dengan cukup kencang. Ini masih di ruang keluarga, masih ada ayah dan juga ART yang menyiapkan cemilan buat ayah. Dasar Valen mesum!
" Gimana dengan tawaran ayah? Mau honeymoon kemana?" tawar Valen kepada Anindya, istrinya dengan senyum sumringah. Taulah pikiran Valen kemana?
" Bukan honeymoon tapi babymoon, nak! Dasar anak muda kudet! " sergah ayah Willy tanpa mengalihkan perhatiannya ke TV yang dia tonton.
" Ya ampun ayah nyamber aja. Yang ditanya malu malu, yang ga ditanya malah nyahut!" kata Valen gusar.
Membuat duo ayah dan menantu tertawa melihat Valen kesal.
.
.
.
TBC
__ADS_1
Sahhhhh!! 2 episode terpenuhi. Mana 1 episode nya panjang. Puas dong.. kalau kata Ibu kita Kartini. Habis gelap terbitlah terang, nah ini baru mau masuk fase gelapnya, belum terang! Apaan sih thor gaje. Emang!! Thornya gaje, suka halu dan fantasinya terlalu liar . Jadi pasti akan ada part part eng ing eng...ditunggu yaaaaa😘