
Jangan lupa untuk like dan memberikan gift juga support autor dengan memberikan vote. Makasih juga buat yang sudah like dan vote, yang kasih gift besar juga aku ucapin terima kasih ya. Berkat kalian aku ada disini. Aku seneng karena dukungan kalian, aku jadi semangat update. Oh ya jangan lupa mampir di cerita thor yang lain. Banyak yang sudah selesai dan bisa dibaca sampai ending!!
Happy reading, guys!!
***
" Kita ke arah sana tapi jangan sampai kita terlalu dekat dengan pulau itu, panas serta radiasinya bisa cukup besar. Kita sekalian.mencari sinyal bantuan dari sana." katanya sambil berenang mengikuti temannya itu.
Sebenarnya mereka berdua sudah lelah secara hayati, bukan saja karena mereka harus berenang dari pulau sampai ke tempat dimana mereka berada saat ini tetapi juga karena mereka harus berjuang melawan arus air laut yang menyedot mereka ke bawah dan kemudian mengguncangkan mereka serta menjatuhi mereka dengan beberapa batuan dari akibat ledakan bom di Pulau itu.
Perasaan itu menjadi sebuah pengalaman kalau seandainya buah dimasukkan ke dalam mesin blender mungkin seperti itulah gambaran saat mereka tersedot oleh air laut dan gelombang air yang begitu kencang membuat mereka bahkan terpental dari bawah dari dalam lautan sampai ke beberapa puluh meter dari tempat mereka semula.
Yang membuat mereka saat ini harus kembali ke pulau karena mereka sudah kehilangan arah kemana mereka harus pergi sekarang.
Kembalinya mereka menuju kearah kepulan asap yang membumbung tinggi dari pulau yang kena bom itu, selain untuk mencari arah, mereka juga ingin mencari temannya yang tadi berenang bersama-sama dengan mereka.
Pasti polisi itu masih berada di areal saat mereka terkena efek dari bom yang meledak di pulau. Dengan kembali ke areal yang sama diharapkan mereka bisa menemukan tubuh polisi itu mudah-mudahan belum dalam kondisi yang berat atau sekarat karena mereka juga tahu berada di dalam air dalam waktu tertentu bagi orang yang biasa itu sangat menyakitkan. Mudah-mudahan polisi itu kuat dan bisa ditemukan dalam kondisi yang tertolong.
Mereka berdua sudah mendekati areal dimana mereka tadi terlempar dan diaduk-aduk seperti masuk ke dalam blender raksasa. Mereka mengedarkan pandangannya ke sekeliling tempat itu berharap bahwa ada sesuatu yang bisa memberikan mereka informasi tentang dimana polisi itu berada.
Mereka terus menyusuri areal itu karena tadi memang mereka belum sampai masuk ke area aman yaitu sekitar 100 meter dari pulau pribadi yang terbakar bom. Mereka semakin mendekati Pulau pribadi itu, dan untuk menghemat tenaga, mereka naik ke arah karang yang sekarang tambah semrawut dengan puing-puing dari ledakan markas besar yang ditanami bom.
__ADS_1
Mereka tidak menemukan jasad atau potongan-potongan tubuh yang hancur karena bom berkekuatan besar yang mereka tanam di sana. Mungkin tubuh anggota Hunter Dead sudah tidak.dapat dikenali karena selain.meledak, tempat itu juga terbakar sampai menimbulkan asap tebal yang membumbung tinggi.
Mereka naik ke atas karang terdekat yang masih cukup jauh dari areal pulau. Mereka menghimpun tenaga di atas karang itu dan berusaha mengedarkan pandangan ke arah kanan dan kiri supaya mereka bisa tahu harus ke manakah mereka melangkah dan juga mereka berharap-harap cemas bisa menemukan pak polisi yang hilang dalam pelarian bersama mereka.
Tapi mereka tidak menemukan apapun dalam pandangan mereka selain kondisi porak-poranda akibat dihujani oleh puing-puing markas besar yang berjatuhan di sekitar area perairan itu.
Hawa panas pun tak elak membuat mereka merasa kegerahan karena panasnya masih begitu menyengat. Kemungkinan markas besar yang terbakar itu ada bahan-bahan yang rentan terbakar sehingga memicu ledakan itu menjadi sesuatu yang besar.
" Gimana nih? Kita mau mencari polisi itu atau tidak? Kalau teman kita yang satu tim kemungkinan kok sudah tidak mungkin ada karena kondisinya yang sudah terkena bom dalam kekuatan yang cukup besar." kata salah satu orang dari tim satu itu membuka percakapan dengan temannya yang lain di tim itu.
" Kita beristirahat terlebih dahulu di sini agar kita bisa menghimpun kekuatan untuk berenang ke arah koordinat kapal selam berada yaitu di dekat kapal Tuan Wong." sahutnya sambil masih mengedarkan pandangan ke sekeliling tempat itu berharap masih ada ada petunjuk lain tentang di mana teman-teman mereka yang hilang itu berada.
" Baiklah, eh itu apa ya yang mengapung di atas karang itu. Manusia apa bukan?" mereka masih belum yakin dengan apa yang mereka lihat Karena posisinya agak jauh di Karang belakang pulau. jadi arahnya masih di utara pulau tersebut. kira-kira kalau dihitung jaraknya mungkin sekitar 100 sampai 150 m dari Karang tempat mereka beristirahat.
Mereka berdua merasa penasaran juga tentang apa yang ada di sana, mereka langsung terjun lagi ke laut untuk berenang mencapai ke karang tersebut.
Harapan mereka, mereka bisa mendapatkan apa yang mereka mau, yaitu bertemu dengan salah seorang teman mereka. Bahkan mereka berharap kalau keduanya ketemu sehingga misi mereka bisa sukses.
sesampainya mereka di sana, mereka sangat terkejut karena ternyata apa yang mereka lihat itu benar. polisi yang tadinya menolong mereka itu berada di Karang dalam kondisi yang cukup mengenaskan. Untung saja dia tidak tenggelam ke dalam perairan sehingga tubuhnya masih bisa dikenali.
" Bro, ternyata dia masih hidup." Kakak salah seorang dari tim 1 itu dengan nada bahagia karena ternyata polisi yang menolong mereka itu masih hidup walau dengan kondisi yang sudah sangat mengenakan karena mungkin tadinya dia tertimpa oleh batu-batu dan juga tergores oleh karang-karang yang ada di sana saat dia tadi di aduk-aduk oleh air laut.
__ADS_1
" Ah ini bener bener keajaiban..Untung saja ia masih hidup. Eh coba dicek chip itu masih ada atau rusak?" Mereka berusaha mencari chip itu sambil menggoyangkan tubuh si polisi itu, berharap si polisi itu bisa sadar dengan sendirinya.
" Ini, chipnya. Tapi aku gak ngerti cara pengoperasiannya. Apa ini masih hidup atau mati ya chipnya?" Mereka berdua berargumen sampai tidak sadar kalau si polisi itu sudah sadar dari pingsannya.
" Arghhh, uhuk uhuk uhuk." polisi itu sadar sambil terbatuk batuk mengeluarkan air.
" Dia sadar bro.. dia sadar!!" jerit mereka hampir bersamaan.
" Coba tekan dadanya supaya air yang ada di paru parunya bisa keluar dengan cepat."
" Uhuk uhukk uhukk... sudah sudah... kayalnya kalian bakal membunuhku dengan memukul dadaku sedemian keras .." kata polisi itu dengan nada kesal.
" Ha ha ha syukurlah kamu selamat, bro!" kata salah seorang dari tim 1 dengan wajah sumringah.
" Sekarang PR nya tinggal bagaimana kita bisa balik dari pulau laknat ini. Apa chipmu masih bekerja?" tanya salah seorang dari tim 1 sambil mengacungkan chip yang masih ia pegang.
.
.
.
__ADS_1
TBC
Readers, hari ini sah 2 episode ya, maaf kalau upnya ga bisa konstan,karena thor punya kerjaan di dunia nyata, masih punya on going yang mesti dikerjakan. Jadi bagi bagi waktunya bener bener harus diperhatikan agar semua senang. Jangan lupa vote yaaaa🙏🏻🙏🏻makasih..