
Sementara itu di kamar baby dan Gustav, dokter kandungan mengajak bicara mereka berdua secara personal.
"Apakah istri saya harus dibawa ke rumah sakit? Bagaimana dengan bayi yang ada di dalam kandungan istri saya itu, Apakah Kejadian ini berpengaruh pada perkembangan janin yang ada di dalam perut istri saya?" Justru itulah kekuatiran yang terbesar yang saat ini menghinggapi perasaan Gustav dan juga baby, Mereka takut ada apa-apa terhadap bayi yang sedang dikandung oleh baby itu, hanya gara-gara susu yang sudah diracuni oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, dan akhirnya membunuh seorang bayi yang tidak bersalah tentunya itu akan Gustav marah besar dan berjanji dalam hatinya tanpa setahu istrinya Dia akan membunuh orang itu dan mencintai mengumpankan nya kepada buaya yang menjadi peliharaan Ayah mertuanya itu karena dia benar-benar tidak bisa menerima Kalau sampai ada orang yang menyakiti keluarganya.
" Tidak tidak, bukan itu yang ingin saya sampaikan, saya ingin kalian memeriksakannya sekali lagi di rumah sakit karena saat ini saya mendeteksi ada 2 detak jantung saat tadi saya memeriksa keberadaan bayi kalian itu. Saya takut kalau kemarin saya salah diagnosa, bisa jadi janin yang ada di dalam kandungan kalian ada 2. Dan kabar baiknya karena mungkin tadi sudah dinetralkan dengan anti racun maka kemungkinan bayi itu akan baik baik saja." katanya dengan senyum di wajahnya. Begitupula dengan baby dan juga Gustav yang tentu saja merasa bahagia mendengar kabar di mana bayi yang ada di dalam kandungan baby baik-baik saja. Tambahan kejutannya adalah bahwa kemungkinan bayi yang dikandung oleh baby ada dua yaitu kembar. Tapi tentu saja mereka harus memeriksakannya terlebih dahulu sebelum mengatakan kepada pihak keluarga, agar nantinya mereka tidak kecewa kalau ternyata bayinya hanya satu.
"Terimakasih atas saran dan perhatiannya, besok kami akan memeriksakan kondisi kandungan dari Wilhelmina dan melakukan USG ulang supaya bisa mengetahui apakah bayi yang ada di dalam kandungan Wilhelmina itu satu atau memang benar-benar kembar." sahut Gustav dengan nada riang karena ternyata bayinya tidak kenapa-kenapa.
"Baiklah saya akan menunggu kalian mengabari kapan kalian akan memeriksa kandungan Wilhelmina." katanya dengan tenang serta segera membereskan semua yang ia bawa dan ingin balik ke rumah sakit karena banyak pasien yang menunggu.
"Ya dokter, maaf saya tidak bisa mengantar dokter ke bawah!" sahut Gustav dengan raut menyesal, namun dokter mengerti dengan kondisi yang terjadi sekarang dan lebih memilih agar pasien yaitu ditungguin terlebih dahulu karena takut ada serangan susulan.
Dokter itu hanya mengangguk-anggukan kepalanya tanda dia mengerti dengan kondisi yang saat ini terjadi hanya tersenyum kemudian melangkah keluar menuju pintu kamar baby dan segera meninggalkan tempat itu.
"Ah sayang, puji Tuhan kalau sebenarnya anak kita kembar." katanya dengan gembira.
"Ya aku lebih senang lagi karena anak kita baik baik saja..."
__ADS_1
"Ya, gimana kondisi kamu sekarang?Apa kamu masih lemas aatau kepingin muntah?"tanya Gustav dengan nada prihatin dan khawatir, takut kalau istrinya masih mengalami gejala keracunan itu.
"Aku baik baik saja mas, aku sudah ga ngerasa pengen muntah atau Kepalaku pusing seperti tadi sehingga membuat tubuh lemas, malahan Sekarang aku merasakan lapar yang luar biasa karena tadi kan aku sudah mengeluarkan makanan ya masuk ke dalam perutku." rengek baby dengan nada manja, dan Gustav bisa mengerti apa yang dirasakan istrinya itu, ia juga dengan senang hati akan melakukan apa saja asal istri kecillnya itu baik-baik saja, rasanya tadi dirinya sudah kehilangan Separuh Nafas nya karena Melihat Baby dengan kondisinya seperti itu, Gustav tidak bisa membayangkan Kalau Baby benar-benar meninggalkan dirinya bisa bisa dia gila dan bunuh diri.
"Kamu pingin makan apa? Hmmh?" katanya sambil membelai perut istrinya dan mengecupinya karena ia bersyukur bayinya tak kenapa kenapa."
"Bubur saja deh, tapi yang dari resto itu loh yang ada di mall..." kata Baby sambil menyebutkan merek yang ia sukai, tentu saja tanpa banyak menyangkal Gustav langsung menelepon Ken asisten pribadinya dan menyuruhnya untuk membeli bubur yang dia inginkan.
Namun ternyata Ken berada di dekat dirinya karena akan membawakan sesuatu yang dibuat obat tradisional untuk menghilangkan racun di dalam tubuh baby.
Tok tok tok
"Bos, aku bawa kelapa ijo, ini sangat bagus dan berfungsi untuk menawarkan racun apapun. Sudah kubakar sehingga khasiatnya lebih baiik lagi." katanya sambil menyerahkan kelapa yang tampak menghitam di bawahnya karena mungkin efek dibakar oleh Ken.
"Ken, jangan lupa pesananku." kata Gustav dengan wajah datar.
"Sudah dibelikan sama Anto, tenang saja nanti aku yang urus semuanya." kata Ken dengan nada santai, kareena memang Gustav agak takut menyerahkan sesuatu sama orang lain berkaitan sama Baby, namun keresahannya itu bisa ditangkap dengan baik oleh Ken jadi orang orang yang disuruh benar benar yang sudah setia dan menjatuhkan dirinya di dalam sumpah setia bersama dengan keluarga Dimitri.
__ADS_1
"Aku percaya sama kamu Ken, atur aja dengan benar." kata Gustav sambil menyerahkan kelapa bakar itu sama Baby dan membiarkan Baby menyesap sedikit demi sedikit agar proses pembersihan itu berjalan dengan lancar.
"Ayah mertua kamu sudah mendapatkan info nama dalangnya..." sontak Gustav menggeram, karena ia sudah sedari tadi memendam amarahnya, namun mendengar itu ia kembali marah dan tak terima kini ia seperti seekor banteng yang siap mnyeruduk siapa pun yang menghalangi langkahnya sampai Baby menggenggam tangannya dan membelainya dengan halus serta mendekatkan tangan suaminya itu ke arah perutnya gimana ada anaknya yang sedang bermain di perut ibunya.
Seketika itu juga amarahnya reda bagaikan disiram oleh air es...
"Sabar hmm?"
.
.
.
TBC
Readers ku sayang, jangan lupa untuk hadiah, vote dan like yang banyak ya... Komennya juga ditunggu. Spam aja deh, biar banyak komennya, makasih buat bang Adolv yang balik lagi, wk wk ! Yang sudah baca dan komen i love yu all, sudah mau tamat kok... tenang!
__ADS_1
Happy Reading!!Jangan silent reader ya, langsung like dan komen ... hadiah dan juga Vote!!! Vote itu biasanya ada kalau kalian bacanya pakai Mangatoon atau Noveltoon biasa kalau pakai noveltoon lite ga akan keluar tulisan vote.
Salam cinta dari Gustav dan juga Baby, muach!