
Jangan lupa untuk like dan memberikan gift juga support autor dengan memberikan vote. Makasih juga buat yang sudah like dan vote, yang kasih gift besar juga aku ucapin terima kasih ya. Berkat kalian aku ada disini. Aku seneng karena dukungan kalian, aku jadi semangat update. Oh ya jangan lupa mampir di cerita thor yang lain. Banyak yang sudah selesai dan bisa dibaca sampai ending!!
Happy reading, guys!!
***
" Kodenya hati hati, di depan ada musuh!" katanya dengan lirih banget, sedang yang diajak ngomong hanya bisa mengangguk memberi kode kalau ia mengerti. Artinya bahaya sedang di depan mata! Mereka menyiapkan senjata dan bersembunyi serta bergerak semakin hati hati.
Namun kira-kira 50 meter di depan mereka, ada orang yang sedang meminta tolong. Jadi suara yang tadi mereka dengar adalah nyata bahwa memang ada seseorang yang meminta tolong kepada orang lain yang ada di sekitar situ.
Dan mereka terkejut karena yang meminta tolong adalah salah satu dari anggota tim 1. Mereka ingin bergegas menolong anggota tim satu itu tetapi apa daya ternyata anak buahku Hunter Dead ada yang sudah melihat keberadaan orang itu.
Dengan langkah yang gagah anak buah dari Hunter Dead itu menghampiri anggota tim satu yang terjebak di dalam jebakan binatang atau penyusup yang ada di sekitar markas besar.
Tapi anggota tim satu yang tertangkap itu sama sekali tidak membawa bom, Jadi kemungkinan anggota tim satu itu sudah berhasil menaruh bom sebelum akhirnya dia terjebak di dalam jebakan itu.
Mereka berdua yang melihat hal itu hanya bisa mengepalkan tangannya dengan kesal karena sekalipun sendirian anak buah dari Hunter Dead itu membawa senjata api. Yang ditakutkan oleh anggota tim 1 dan juga polisi itu adalah ketika mereka sama-sama menembak maka keberadaan mereka di tempat ini akan ketahuan.
Polisi itu segera mengirimkan sinyal ke Satelit Tuan wong untuk mengabarkan hal ini serta meminta sedikit pertimbangan apa yang harus mereka lakukan kemudian. Namun anggota tim satu yang berada dengan polisi itu segera memberi kode bahwa dia memiliki pisau.
Semua pasukan katak selain bisa menyelam, bisa memakai senjata api, juga bisa mengoperasikan senjata semacam pisau dan membidiknya dari jauh. Itu bisa menjadi option karena suara dari pisau itu tidak akan terdengar walau dia membidiknya dari jauh.
Mereka melihat bahwa anggota dari Hunter Dead itu mulai menginterogasi salah satu anggota tim yang tertangkap. Tapi rupanya nya anggota Hunter Dead yang mengintrogasi tidak puas dengan jawaban dari anggota tim satu yang tertangkap itu. Jadi kemudian anak buah hunter dead itu mengacungkan senjata api ke arah kepala dari anggota tim 1.
Nyali daripada orang yang tertangkap itu benar-benar luar biasa karena dia sama sekali tidak merasa takut dengan senjata api yang diacungkan ke kepalanya itu.
__ADS_1
Bahkan ia seakan-akan membuat gesture menantang anggota Hunter Dead itu untuk membunuhnya. Anggota Hunter Dead itu sudah menarik pelatuk dari senjata api yang dia pegang, tapi sebelum dia bisa menembakkan peluru ke kepala buruannya, sebuah pisau sudah menangkap persis di nadi arteri darah yang terletak di lehernya, yang membuatnya langsung rubuh tanpa suara dan menimpa anggota tim 1 itu yang yang hendak ditembak tadi.
Anggota tim satu yang membidik kan pisaunya langsung menyuruh polisi itu tetap diam ditempat sedangkan dirinya akan berlari untuk melepaskan anggota tim nya yang terperangkap di jebakan milik Hunter Dead.
Tujuannya adalah apabila ada anggota dari Hunter deadline-nya yang tertangkap hanya satu orang sedangkan satu orang yang lain masih punya kesempatan untuk membebaskan kedua orang yang tertangkap itu.
Dan polisi itu menganggukan kepalanya tanda memberi kode kalau ia setuju dengan ide temannya itu.
Tapi ternyata mereka tidak perlu khawatir karena tidak ada anggota Hunter Dead lainnya yang ada di sekitar situ.
Tanpa membuang waktu orang itu langsung menyelamatkan teman setimnya itu dan melepaskannya dari jebakan yang membuatnya tadi Hampir mati.
Tanpa banyak berkata-kata mereka berdua bergegas berlari menuju ke arah yang lebih aman, dan menemui polisi yang menunggu di dekat pohon besar tempat mereka bersembunyi tadi. Polisi itu segera menyambut kedua orang dari tim satu dengan gembira karena berarti kedua orang ini sudah selamat dan tinggal mencari 1 orang lagi yang masih tertinggal, yaitu orang yang menuju ke arah karang karang.
Mereka segera meninggalkan tempat itu tanpa banyak berbincang-bincang agar dapat menemukan satu orang lagi dari tim satu yang masih hilang.
Sekarang mereka menyusur arah utara pulau ini agar mendekati karang besar di belakang markas itu.
Mereka berharap bisa menemukan rekannya dengan segera.
Namun tiba tiba dalam perjalanan mereka yang hening, mereka menangkap suara gemresek tanda ada orang di dekat mereka. Tapi mereka tidak melihat siapa siapa dan tidak melihat apa apa.
Lalu salah satu dari mereka lantas naik ke atas pohon, karena takut kalau ada orang dari pihak hunter dead. Tapi ia mengkode kedua temannya yang ada di bawah kalau ia tidak mendapati apa apa.
Waktu semakin berjalan. Mereka takut karena harus berpacu dengan waktu. Bom yang mereka pasang memakai timer.
__ADS_1
Mestinya itu juga diketahui oleh tim 1 yang masih di daerah karang. Mereka harus segera menjauh dari pulau itu.
Polisi yang membawa chip untuk terhubung ke satelit sudah diperingatkan bahwa waktu sudah tidak banyak lagi.
Wajah mereka bertiga pucat dan kebingungan apa yang harus mereka lakukan karena kalaupun mereka menemukan orang ketiga itu, mereka juga membutuhkan waktu untuk berbalik ke kapal selam dan bergabung dengan tim 2 dan 3 yang sudah berada disana. Sedangkan waktu hanya tinggal 10 menit.
" Apa yang harus kita lakukan? Kalau kita mau selamat dan berbalik ke kapal selam maka kita harus berbalik sekarang karena waktu 10 menit itu cepat sekali, kita tidak bisa mencari ke arah utara kemudian berbalik, karena waktunya nggak akan cukup." kata polisi itu mencari pertimbangan bersama 2 orang yang dari tim 1.
Ia yakin pasti 2 orang dari tim 1 itu memilih untuk mencari teman nya terlebih dahulu sebelum mereka berbalik.
Dia juga menyadari bahwa mereka bertiga pasti memiliki ikatan yang cukup kuat sehingga berada di dalam satu tim di pasukan itu. Makanya polisi itu langsung bertanya pendapat mereka apa yang harus mereka lakukan selanjutnya.
" Waktu 10 menit itu pun tidak mungkin membuat kita sampai ke kapal selam dari tempat ini. Pada saat kita menuju ke kapal selam, keburu pulau ini sudah meledak terlebih dahulu. Bagaimana kalau kita menyuruh mereka pergi dahulu nanti kita turun dari arah karang itu masuk ke perairan untuk menyelamatkan diri dari ledakan pulau. Kamu bisa berenang kan?" tanya salah seorang dari tim 1 itu kepada polisi yang bersama-sama dengan mereka saat ini.
" Hah??? Terjun dari karang dan nyemplung ke perairan lepas?" tanya polisi itu memastikan.
" Iya kamu segera beritahu mereka untuk menyari kita di sana." kata orang di tim 1 sambil menarik tubuh polisi itu.
Polisi itu bergegas memberi kode lewat chip dan mengikuti kedua orang yang ada di depannya, siapa tahu dalam perjalanannya mereka menemukan 1 orang yang ada di tim 1 yang sekarang masih belum diketemukan.
.
.
.
__ADS_1
TBC