Rahasia Sang Menantu Miskin

Rahasia Sang Menantu Miskin
RSMM 165.


__ADS_3

Hai Readers!!


Welcome backk.. ini sudah endingg session 1, Jangan lupa untuk tetap like dan memberikan gift juga support autor dengan memberikan vote. Makasih  juga buat yang sudah like dan vote, yang kasih gift besar juga aku ucapin terima kasih ya.


Adolvian tebakan kamu sedikit meleset, 😂😂


Berkat kalian aku ada disini. Aku seneng karena dukungan kalian, aku jadi semangat update. Oh ya jangan lupa mampir di cerita thor yang lain. Banyak yang sudah selesai dan bisa dibaca sampai ending!!


Mampir di Rebirth: Pembalasan dendam tuan muda.. author by nophie. Up 1x ya, promotekan juga ya...



happy reading!!


***


Setelah berhasil menghancurkan markas besar milik pamannya Valen, mereka semua bahagia dan inginmengadakan perayaan di rumah besar milik tuan Wong.


Anin dan ayah Valen pun sudah diberi kabar tentang rencana pesta perayaan ini. Walau Valen belum berani menampilkan Anindya dan juga ayahnya kepada publik, karena menunggu kepastian dari pihak kepolisian tentang berita kematian dari pamannya.


Sesampainya Vallen ke rumah besar milik Tuan Wong, Anindya dan ayahnya langsung menyambut mereka semua yang datang dari eksekusi markas besar pamannya Vallen.


Para pengawal dari Tuan Wong sudah diperintah akan untuk membawa Anindya, kedua anaknya dan juga ayahnya Vallen untuk masuk ke rumah besar milik Tuan Wong.


Mereka semua diminta hadir di dalam pesta perayaan karena mereka semua berhasil keluar dari markas besar milik pamannya Vallen itu dengan selamat tanpa kekurangan satu apapun, padahal Vallen dan Erik tadi sudah sempat ditawan oleh mereka.

__ADS_1


Berkat alat-alat canggih dan juga kerjasama yang baik dari semua pihak maka penyerbuan ke markas besar Milik pamannya Vallen itu berhasil dengan gilang-gemilang.


Tidak lupa kepala pengembangan teknologi milik Tuan Wong juga dipanggil bersama semua tim yang ada untuk merayakan pesta karena mereka berhasil menghancurkan markas besar milik Tuan Billy.


Kalau tidak ada ada tim dari pengembangan teknologi milik Tuan wong ini maka niscaya mereka tidak akan dapat masuk menyelundup ke dalam markas besar milik Tuan Billy dengan selancar ini.


Terdapat semburat rasa bahagia dan Binar sukacita dari wajah Anindya dan juga Ayah Valen karena mendapati orang-orang mereka yang terkasih itu kembali dengan selamat.


Begitu pula dari pihak Tuan wong Revan dan juga Vallen, beserta Erik. Mereka sangat berbahagia karena musuh mereka sudah bisa dilumpuhkan.


***


Di tempat lain, dengan langkah tertatih seorang pemuda mengangkat tubuh seorang pria paruh baya yang berlumuran darah dan terluka di sana-sini. Pemuda itu itu berjanji akan membawa sang pria paruh baya itu ke rumah sakit terdekat. Tapi karena jauhnya lokasi di mana markas besar milik Billy itu berada, maka tanpa ada kendaraan, dapat dipastikan anak muda itu tidak akan dapat mengantarkan laki-laki yang yang terluka di sekujur tubuhnya itu.


" Son, tidak usah kamu memikirkan tentang ayah, toh Ayah sudah makan asam garam begitu rupa jadi tidak mengapa kalau kali ini ayah akan menyerah saja. Tapi kamu harus ingat bahwa kamulah yang akan melanjutkan misi Ayah untuk menghancurkan keluarga Weston." kata laki laki itu dengan nada lirih karena sudah memendam.kesakitan yang begitu rupa.


" Mereka tidak tahu tentang kamu. Mereka tahunya kalau aku tidak memiliki keluarga, jadi kamu harus menghancurkan mereka dari dalam. Jangan sampai mereka tentang keberadaan kamu." katanya dengan nada lirih.


" Tapi Dad!"


“Kamu harus bisa meneruskan perjuangan ayah kamu untuk menghancurkan  keluarga Weston sampai ke akarnya dan kuasailah hartanya sampai Valendra jatuh miskin? Kamu mengerti Gustav Alexandro Dimitri?” kata Bill Weston yang memang menamai anaknya dengan nama belakang istrinya Tiara Alexa Dimitri.


Setelah istri pertamanya meninggal, Bill Weston menikah lagi dengan seorang wanita cantik yang sakit sakitan, anak seorang konglomerat di daerah selatan yang memiliki kekayaan besar. Pernikahan ini disembunyikan karena Tiara waktu itu sudah hamil terlebih dahulu dengan Bill Weston. Ayah mertua Bill sangat marah dengan kenyataan itu, tapi akhirnya menerima saja pernikahan itu karena anaknya ini sangat mencintai Bill. Tapi malang tak dapat ditolak karena mengalami pre eklampsia saat melahirkan Gustav, jadi Tiara menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit. Agar Dimitri punya keturunan dan bukan karena cinta.


Bill menyerahkan nama belakang anaknya mengikuti papa mertuanya karena Tiara adalah anak satu satunya dari Alexandro Noxa Dimitri. Sehingga sampai sekarang, orang tahunya Gustav adaalh anak Tiara dengan orang yang tidak terkenal.

__ADS_1


“Dad! Aku tidak bisa .. jangan mati, aku hanya punya dad dan kakek saja di dunia ini.” Katanya sambil tersedu.


“Kamu pasti bisa!! Kamu anak laki lakiku yang tangguh dan tegar. Walau kami tidak ada kamu akan tetap menjadi laki laki yang kuat dan tangguh. Kamu kuburkan aku disini saja, jadi kamu tidak perlu susah susah mencari tempat lain. Biarlah aku bisa dekat dengan rumah yang selama ini melindungi aku. Kamu akan menemukan semua berkas di bank atas namamu. Ini kunci dan semua rahasia yang sudah kutulis disana.” Katanya sambil menyerahkan sebuah tempat yang berlumuran darah dari Bill, kepada Gustav.


“ Semua kejadian sudah aku tuliskan disana, sehingga kamu akan tahu apa yang harus kamu lakukan !” Katanya sambil mendesah dengan nafasnya yang makin  tersendat lalu kemudian ia mengejang mengeluarkan nafasnya yang terakhir dengan tenang,


 Membuat tangis  dari anak muda itu pecah seketika. Anak yang masih berusia sangat muda itu harus menanggung dendam berkepanjangan dari Ayahnya dengan keturunan Weston yang lainnya. 


“Tuan Muda..”seru seorang laki laki yang mengantar anak muda itu dengan nada hormat. Tadinya anak laki laki itu memang hendak mengunjungi ayahnya, tidak tahu kenapa, ia diperhadapkan pada kebakaran yang begitu hebat.


Karena ia adalah calon pewaris tempat itu jadi sudah lama Bill memberitahukan pintu masuk tempet persembunyiannya itu. Betapa terkejutnya melihat anak buah setia ayahnya sudah tergeletak tak berdaya di dalam tempat itu. Ia juga melihat ayahnya yang sudah sekarat disana. Bill memang sengaja tidak keluar dari tempat itu, karena ia tidak mau tubuhnya akan dipermalukan oleh keluarga Weston. Pemikirannya yang sudah negative dari awal membuatnya bunuh diri lebih baik daripada keluar untuk menyelamatkan diri.


“Bawa mereka semua, kubur jasad dad di sebelah kuburan mom. Jangan dikubur disini!” perintahnya dengan wajah memerah menahan amarah yang besar s eperti gunung yang hendak meletus.


“Baik tuan muda!” kata ajudan itu dengan hormat, serta memerintahkan anak buahnya yang lain untuk melakukan apa yang dikatakan oleh tuan mudanya itu.


“Aku akan membalaskan dendammu, Dad! Aku pastikan keluarga Weston akan hancur seperti apa yang kamu inginkan.” Kata Laki laki muda itu dengan mengepalkan tangannya sampai kukunya pun menancap di d aging tangannya, membuat darah segar mengalir dari sana. 


.


.


.


END 

__ADS_1


Besok akan ada extrapart dulu sebelum masuk session ke dua ya Readers!!


Tenang Extrapart hanya cerita yang manis manis kok, meredakan  ketegangan selama beberapa minggu ini. Thank you!!


__ADS_2