Rahasia Sang Menantu Miskin

Rahasia Sang Menantu Miskin
S2. Pertemuan Keluarga 1


__ADS_3

setelah Gustav sampai ke rumah besar milik keluarga Dimitri dirinya bergegas untuk membersihkan diri dan langsung pergi lagi untuk mendatangi pertemuan bersama dengan keluarga Wijaya Hadi yang notabene adalah kakeknya dari pihak ayahnya.


Sebetulnya setelah makan di rumah besar milik keluarga Weston tadi dirinya sudah cukup lelah dan ingin segera beristirahat apalagi ini sudah pukul 8 malam di mana Ia biasanya udah tidak kemana-mana lagi selain di rumah besar saja, kecuali ada meeting di luar. Apalagi dua hari kemarin saat Nana alias baby Ly ada di rumahnya. Gustav malah menikmati berduaan saja bersama dengan Nana yang saat itu menjadi pelayan dan asisten pribadinya.


" Setelah tidak ada gadis itu, rasanya di rumah ini tambah sepi ya, huft!" Gunam Gustav dengan lirih sambil menatap ke seluruh penjuru ruangan kamar tidur yang dia tempati saat ini yang biasanya dibersihkan oleh asisten pribadinya itu selama 2 hari kebelakang ini.


Tok tok tok


" Tuan jadi berangkat untuk menghadiri pertemuan pertama keluarga Wijaya Hadi?" tanya asisten pribadinya dengan nada datar, dia melihat raut bosnya yang serasa enggan untuk mengikuti pertemuan yang dijadwalkan oleh Ryu itu.


" Hmm, toh sudah di dibuat oleh asistennya kakek kan? ya udah, kita ikutin saja apa mau mereka, toh kita hanya suruh datang saja kan?" tanya Gustav dengan nada enggan.


" Oh ya jangan lupa kamu memberitahukan semua orang yang ada disini untuk ikut acara lamaran besok! kamu juga menginformasikan kepada ada Rio supaya menjadi wakil kakek, untuk melamar Wilhelmina Weston untukku." kata Gustav sambil berganti pakaian dengan pakaian yang lebih formal karena dia ingin menunjukkan bahwa sekalipun dirinya sebatangkara namun dirinya bisa mengatur dan mengurus dirinya sendiri sehingga secara penampilan dan juga secara finansial dirinya masih bisa berada di atas rata-rata.


Memang selain wajahnya yang sangat tampan, bodynya juga atletis, hartanya yang tidak habis tujuh turunan, apalagi dengan kemampuan bela dirinya yang sudah sekelas Master membuat dirinya ini menjadi impian para wanita yang ada di sekitarnya.


Saat ini Gustav dengan menggunakan kemeja bermerek dan celana jeans warna hitam serta menggunakan jam tangan Richard Mille dengan harga 2 juta dollar AS atau lebih kurang Rp 29 miliar, Gustav tampil dengan percaya diri. Belum lagi, Gustav juga memakai sepatu sneakers merk Adidas semi casual dengan harga 4jutaan, membuat penampilan Gustav semakin paripurna. Bahkan asisten pribadinya saja hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya melihat penampilan dari bosnya yang semakin terlihat tampan dan menawan, tak heran kalau sekelas Wilhelmina Weston pun merasa terpesona dengan penampilan yang ditunjukkan oleh Bosnya itu dari hari ke hari.

__ADS_1


Padahal Wilhelmina Weston sama sekali tidak tertarik dengan penampilan dari bosnya tapi tertarik dengan ciuman dari Bosnya itu, tapi tentu saja asisten pribadi dari Gustav tidak mengetahui tentang hal itu. Masalah ciuman itu hanya diketahui oleh Nana seorang diri, bahkan Gustav pun tidak tahu bahwa Nana tertarik untuk mau dinikahi olehnya karena menurut Nana dirinya sudah terpesona dengan gaya ciuman dari Gustav.


" Baiklah kalau begitu, saya akan membicarakan hal ini dengan asisten Ryu. By the way, bagaimana dengan seserahan Yang tadi kita lakukan di keluarga Weston? Amplop coklat yang berisi surat dan berkas-berkas tanah di Pulau Permata masih saya simpan, karena itu membutuhkan otorisasi dari pengacara kita, jadi hanya itu yang tidak saya tinggal di rumah besar keluarga Weston." kata Ken dengan nada santai sambil merincikan barang-barang yang sudah ditinggal di rumah besar keluarga Weston, sehingga dia tinggal menunggu apa saja yang besok pagi dia harus bawa untuk menggantikan seserahan yang tadi dia tinggal di rumah keluarga Weston.


" Aku tidak semiskin itu untuk membawakan keluarga Weston seserahan dengan bentuk lain, Bukankah kemarin aku juga sudah membuat sebuah perhiasan set dengan blue diamond di atasnya? kamu boleh bawa itu juga untuk acara seserahan besok. Jangan lupa untuk couple watch juga untuk aku dan Nana. Eh kira kira ibu mertuaku suka apa ya? Mengingat dia sangat bersahaja, aku jadi bingung mau bawain apa buat ibu mertua aku." kata Gustav sambil merenung.


" Bos kemarin kita bikin AntVia necklace, produk terbaru dari Dimitri's jewellery. Bentuk semut kecil dari emas 23 karat dan mata dari black obsidian. Sangat elegan dan menunjukan kepribadian dari ibu mertua bos yang rajin dan anggun." kata asisten pribadi dari Gustav yang menunjukkan foto dari bentuk produk terbaru milik keluarga Dimitri.


" Wow, benar sekali katamu. Bawa itu juga buat ibu mertuaku. " kata Gustav sambil berjalan keluar dari kamarnya menuju ruang garasi mobil dimana supir pribadinya tengah menunggu.


" Apakah Tuan berencana membawa keluarga dari Widjaya Hadi untuk turut melamar ke kediaman keluarga Weston besok?" tanya Ken yang duduk di depan bersama sopir pribadi dari Gustav.


***


Setibanya mereka di rumah makan bintang 5 yang cukup terkenal di sudut kota, asisten pribadi dari Gustav langsung menemui asisten pribadi kakeknya yang sudah menunggu di depan lobby restoran bintang 5 itu, karena rencananya mereka akan masuk bersama.


" Mereka sudah datang? " Gustav dengan sedikit basa-basi kepada asisten pribadi kakeknya itu. memang Ryu asisten pribadi kakeknya itu orangnya lebih pendiam dan lebih tegas, tapi Ryu juga sering tampil sebagai orang yang dituakan dalam hubungannya bersama asisten pribadinya Gustav bahkan juga dengan Gustav. Tak jarang dirinya juga menggoda Gustav dengan banyolan-banyolan yang memecahkan kekakuan diantara mereka berdua. tapi memang pada saat serius asisten pribadi Kakek ini lebih tegas dibandingkan asisten pribadi Gustav sendiri.

__ADS_1


"Sudah! Rupanya mereka sudah tidak sabar untuk melihat cucu kesayangan mereka yang tidak pernah mereka temui selama ini. dan jangan kamu berpikir yang negatif terlebih dahulu sebelum kamu melihat mereka secara langsung. ingat, kalau kakek kamu tidak suka saat kamu selalu berpikiran negatif di atas semua yang terjadi nanti." kata asisten pribadi dari kakek itu dengan nada suara tegas. Rasa-rasanya dia sudah bisa menebak apa yang akan dilakukan oleh Gustav kepada kedua pasang paruh baya yang sedang menunggu mereka di sana.


" Iya iya.. tapi kamu sudah diinfo oleh Ken tentang lamaran besok kan? Aku minta kamu sebagai orang yang aku tuakan menjadi wakil kakek untuk melamar Nana."


" Kenapa bukan keluarga ayahmu itu? " tanya Ryu dengan nada menggoda.


" Jangan cerewet, awas aja kalau lamaran aku besok gagal gara gara kamu main main." kata Gustav yang langsung meninggalkan Ryu yang hanya terbahak melihat Gustav yang kesal.


.


.


.


TBC


tunggu next episode ya ..

__ADS_1


langsung on kok.. jangan lupa like, gift, vote, fav dan share yaaaa miach๐Ÿ’‹๐Ÿ’‹


__ADS_2