
Baby Ly alias Nana semakin kesal.
Rasanya ia kemarin sudah bebas dari penjara tuan Valen, ayahnya. Sekarang ia
malah terpenjara di rumah besar milik tuan muda Gustav.
“Lah bedanya apa dong ini? Sama aja
kayak keluar dari lubang buaya, masuk gua harimau. Dasar bodoh!!!! Hu hu hu,
tau gitu enak di rumah aja, tapi kalau sekarang mau pulang, gimana cara balikin
duit kontrak kerja dong! Yang ada aku bakalan dimarahin dan dikurung sebagai
hukuman. Ayah pasti marah… ibu juga marah, Liam Lios juga marah, kalau semua
marah yang bantuin aku siapa dong??” monolog Baby Ly dnegna suara kesal.
Ia bingung harus bagaimana ini
caranya bisa bebas dari tuan muda Gustav, mana di rumah besar semua ART sudah
punya job desk masing masing jadi Nana alias baby Ly hanya menganggur saja,
membuat ia semakin kesal. Dan yang anehnya lagi dirinya tidak tidur di sebuah
kamar tersendiri, melainkan di dalam kamar pribadi tuan muda dan disuruh
menunggu disitu. Apa gak baby Ly tambah curiga dengan keinginan tuan muda yang
semakin lama semakin membuatnya bukan seperti Asisten pribadi tapi kayak calon
istri.
“Arghhh ayahhh ibuuu, aku nyeselll!!!”
teriaknya di dalam kamar itu. Ia tidak tahu kalau Gustav sengaja menaruh baby
Ly d kamar itu supaya bisa mengawasi gerak geriknya, dan ia hanya tergelak
sendiri saat melihat tampang baby Ly yang putus asa banget gara gara di suruh
di kamar pribadinya yang luas itu tanpa melakukan apa apa.
“Aku curiga, Ken! Kalau Nana itu
bukan orang biasa.” kata Gustav sambil menatap layar tablet yang berisi rekaman
CCTV di rumah besar terkhusus di kamar Gustav, akses CCTV ini hanya Gustav yang
punya, jadi dia dengan bebas menatap wajah cantik Nana Yondra yang berteriak penuh
frustasi..
“ Sama bos! Saya juga tidak menemukan
nama Nana Yondra dimana pun.” Balas Ken
dengan nada datar.
“Lalu biodata itu?” tanya Gustav
sambil matanya masih menatap ekspresi wajah Nana yang membuatnya jadi
kecanduan.
“Kayaknya itu settingan, tidak ada
nama Nana di Dispenduk Capil mana pun.” Kata Ken dengan segera.
“Jadi kamu sudah menyelidiki sejauh itu?” tanya Gustav
dengan mata tajam.
“Iya tuan muda, karena dia terlalu
ehm.. cantik dan anggun untuk menjadi seorang asisten atau pelayan.Saya justru
curiga sebenarnya ia nona muda.” kata Ken sambil menggaruk garuk tengkuknya
__ADS_1
melihat tatapan tajam tuan mudanya terasa menusuk dan dingin.
“Kamu suka?”
“Tidak berani bos!! Eh Tuan muda.”
“ Mungkin kah dia adalah orang
suruhan rival bisnis kita?” tanya Gustav sambil masih menatap Nana di layar
tabletnya. Kenapa dengan menatap tingkah Nana yang lucu dan menggemaskan
membuat Gustav terhibur.
“Kayaknya bisa jadi itu yang terjadi,
saya akan menyelidiki semua rival bisnis kita satu per satu, untuk mendapatkan
bukti bukti yang kuat dan lebih meyakinkan lagi.
“Oke aku percayakan itu untuk kamu
saja yang urus. Jangan sampai Ryu tau tentang itu, daripada nanti dia akan
sibuk menggodaku.” Kata Gustav sambil mengibaskan tangannya tanda ia tidak
ingin diganggu jadi Ken bisa melanjutkan pekerjaannya di luar saja.
Ken hanya mengulum senyumnya dan dengan
segera meninggalkan Gustav yang masih senyum senyum melihat Nana alias baby Ly
yang sedari tadi ngambek langsung tidur di kasur Gustav dengan santainya.
***
Ayah Valen dan juga Erik yang sudah
tidak sabar menantikan apa yang dilakukan Liam dan LIos langsung menghubungi
tuan Wong yang sekarang sebenarnya sudah tidak bekerja sebagai seorang mafia.
sebagai pelindung orang orang kaya yang punya masalah dengan keamanan, semacam
underground bodyguard serta menjadi informan bagi orang orang kaya yang
membutuhkan info tentang orang orang yang menjadi rival bisnis mereka.
“Rik, aku gak mau kalau terjadi
sesuatu dengan anak perempuanku itu. Aku juga tidak bisa bilang sejujurnya sama
Anin, takut ia akan kenapa kenapa.” Kata Valen sambil mengusak rambutnya dengan
frustasi.
Saat ini dirinya ada di rumah besar
miliknya, ia sudah menenangkan Anin dan berkata kalau anak perempuannya itu
udah ijin kepada dirinya tadi kalau mau pergi dan untuk urusan minuman dengan
obat pencahar yang dibuat oleh baby Ly itu tidak ia beberkan kepada Anin, takut
kalau Anin marah dan kenapa kenapa.
“Tenanglah tuan Wong juga akan
membantu kita dalam melacak keberadaan baby Ly melalui koneksi koneksi yang ia
miliki kan?” tanya Erik menyabarkan Valen yang resah dan gelisah.
“ Mana anak kembarku yang katanya
turut mencari juga tidak datang datang.” Keluh Valen dengan kesal.
“ah iya si kembar yang cerdas, aku
yakin mereka dapat dengan mudah mendeteksi dimana adiknya, jangan jangan mereka
__ADS_1
hanya tak ingin jujur sama kamu saja, ikut menyembunyikan baby Ly yang nakal itu.”
Kata Erik sambil tertawa lepas.
Tok tok tok
Anindya Bagaskara yang masih cantik
di usianya yang sudah hampir menginjak 50 tahun masuk ke ruang kerja Valen
sambil membawakan minuman dan tuan Wong juga mengikuti di belakang tubuh
istrinya itu.
“Hai, kalian sudah menunggu lama?”
tanya tuan Wong dengan nada santai.
“Emang mau ada acara apa?” tanya Anin
dnegan tatapan curiga,
“Mau mencari..” perkataan tuan Wong
terputus oleh suara Valen yang langsung
menjawab pertanyaan istrinya.
“Dia ingin mencari peluang pekerjaan
lain, sayang!” katanya sebelum tuan Wong menceritakan secara detail apa yang
dimaksudkan semula yaitu mencari keberadaan baby Ly.
Tuan wong hanya menatap Valen dnegan
raut bingung, namun Erik langsung mengedipkan mata dan ia langsung tahu kalau
Anin belum tahu dengan apa yang ia rencanakan.
“Ya udah kalau begitu, aku akan
lanjutkan untuk menyiapkan makan malam, kalain berdua ikut makan disini saja
ya, aku akan menyiapkan double porsi buat kalian.” Kata Anin sambil berjalan
keluar, ketika Anin sudah benar sampai ke luar kamar dan menutup pintunya,
Valen langsung menghirup nafas lega karena ANin masih belum tahu tentang
keberadaan baby Ly yang sbeebnarnya hilang.
“Gimana sih? “ tanya tuan Wong
sedikit berbisik.
“Kenapa berbisik?” tanya Erik
menimpali, tapi juga ikut ikut berbisik.
“Soalnya aku takut si Anin masih
nguping.” Kata tuan Wong dengan berbisik sambil menunjuk ke arah pintu.
.
.
.
TBC
Hai readers..
Mulai hari ini thor akan daily up
sampai kalian puassss… wk wk jangan lupa untuk terus dukung thor di sini ya,
kasi komentarnya dan ikuti insta nophie_author juga.
__ADS_1
Jangan lupa untuk terus like, gift dan vote ya, selamat tahun baru!!!! Happy Reading!!