
There yang sudah sampai di rumah sakit tempat nenek dirawat langsung memasuki ke ruangan yang dituju. Hatinya sangat kesal, amarahnya pun belum turun, rencananya dia ingin marah-marah dengan nenek karena sudah memberikan jabatan CEO itu kepada Anin.
Dia kesal, kenapa bukan dirinya yang dipilih nenek untuk menjadi pimpinan di Bagaskara grup. Dia merasa lebih percaya diri bahwa dia akan sanggup mengangkat Bagaskara grup dan membuat Bagaskara grup keluar dari krisis.
Dia juga merasa kesal Kenapa Anin selalu mendapatkan keberuntungan selain Dia memiliki jabatan yang sekarang menjadi sangat tinggi dibandingkan dengan dirinya, dia juga memiliki suami yang tampan dan ternyata adalah pewaris tunggal dari Weston grup.
Mungkin keluarga Bagaskara belum ada yang tahu tentang hal ini, memang There adalah satu-satunya orang yang mengetahui tentang hal ini, bahkan nenek pun belum sempat ia beritahu tentang keberadaan bahwa Vallen itu benar-benar adalah anak dari Willy Weston pemilik Weston Group.
Sesampainya Dia di ruangan VIP tempat nenek dirawat dia langsung masuk tanpa mengetuk pintu. Kekesalannya yang besar itu membuat dia menjadi di tidak mengerti tata krama dan sopan santun. Sehingga nenek yang lagi sendirian di dalam ruangan itu menjadi kaget.
" Reee? Kenapa kamu masuk tanpa mengetuk pintu." teriak nenek yang sudah kesal dengan kelakuan Tere yang kurang ajar.
" Nek!! Bagaimana bisa jabatan CEO itu nenek berikan kepada Anin? Kan nenek juga tahu bahwa aku lebih pantas menjadi CEO di Bagaskara grup." kata There dengan kesal, amarahnya semakin memuncak ketika mengingat bahwa dirinya sekarang tidak memiliki jabatan apa-apa di Bagaskara grup.
" Duduklah dulu! Nenek akan menceritakan semuanya Kenapa nenek menyerahkan semuanya itu kepada Anin." dengan wajah yang ditekuk There pun menuruti keinginan nenek agar dia menurunkan emosinya dan duduk.
" Sudah duduk nih!" kata There manyun.
__ADS_1
" Baiklah sekarang Nenek akan menceritakan 1 hal yang kamu perlu tahu, bahwa nenek sudah bisa membaca kalau Bagaskara grup diambang kehancuran dan nenek tidak sanggup untuk memperbaikinya. Nenek juga tidak sanggup untuk mengangkat Bagaskara dari krisis kalau kalian ingin tetap mendapatkan sharing profit dari pembagian saham Bagaskara group maka kalian harus bisa menyerahkan tampuk kepemimpinan itu ke tangan Anin dengan legowo karena hanya Anin lah satu-satunya orang yang bisa mengangkat krisis dari Bagaskara grup. "
" Bayangkan kita sebagai keluarga Bagaskara hanya memiliki 25% dari saham keseluruhan yang ada di Bagaskara grup dibandingkan dengan investor dan pemegang saham yang lainnya nilai yang kita miliki itu sangat kecil, karena 25% itu pun masih dibagi-bagi untuk nenek keluargamu dan juga keluarga Anin. Bayangkan saja kegilaan Apa yang sedang saat ini kita alami, kita sudah tidak berhak lagi memiliki nama Bagaskara disana karena pemilik saham 75% yang berhak mengutak-atik Bagaskara grup menjadi apapun yang mereka inginkan. Dan ini semua karena kecerobohan kalian terutama kamu sehingga kondisi saat ini tidak bisa kamu tangani dengan baik. Memang Arga memiliki 30% dari nilai saham total dari Bagaskara grup tapi gara-gara kamu tidak bisa meredam apa yang kemarin dia lakukan kan semua orang pada menjual sahamnya dengan harga murah sehingga saham di Bagaskara itu jatuh. Dan seperti yang kamu tahu akhirnya dibeli oleh 1 tangan yang nenek masih saat ini selidiki. Belum lagi kita mendapatkan investasi satu miliar dari mahkota horeka Group, sehingga dapat dipastikan bahwa mahkota akan mencari Siapa pemilik dari 45% saham dan kalau mereka menggabungkannya menjadi satu Maka itulah kekuatan terbesar di Bagaskara grup." lanjut nenek dengan nafas yang sedikit tersengal sengal.
Sedangkan There yang mendengarkan penjelasan nenek menjadi redup, Awalnya dia berapi-api ingin marah dengan nenek, ingin menjatuhkan nenek, ingin protes dengan nenek tapi ketika nenek menjelaskan kondisi dan situasi saat ini There menjadi mundur.
" Lalu apa strategi nenek?" tanyanya sendu, dengan bangkrutnya Bagaskara group Dia pun udah bukan siapa-siapa lagi, bahkan dia sudah tidak bisa lagi shopping-shopping seperti biasa.
" Nenek membiarkan Anin yang berjibaku di situ, Anin didukung banget oleh mahkota horeca Group, Maka nenek yakin dia bisa mengambil Simpati dari mahkota horeka untuk menolong Bagaskara. Paling tidak kita tidak akan mengalami kebangkrutan. Beda kalau itu dijalankan oleh nenek atau oleh kamu, kamu saja tidak bisa mempertahankan Kusuma grup apalagi saat ini sekarang. Jangan banyak mimpi ketinggian Kalau kamu tidak ingin terjatuh dengan mengenaskan!" kata nenek menasehati There.
There yang tadinya datang ke ruangan rawat inap nenek dengan berapi-api menjadi lesu seketika. dia membayangkan hal-hal yang negatif yang bakal dia terima yaitu Salah satunya dia tidak bisa lagi berbelanja belanja dan shopping shopping mewah.
" Sebenarnya dari perkataan mu yang kemarin nenek sudah bisa menduga bahwa dia pasti bukan orang yang biasa saja! Tapi kamu mesti harus mencari dengan betul Apakah benar dia adalah pewaris tunggal dari Weston Group? Jangan sampai nantinya kamu tertipu mendapatkan Kucing Garong dalam karung!" kata nenek lagi.
" Data dari orangku bener bener tepat, dan aku punya rencana bagus untuk menjebak Valen. Agar meninggalkan Anin!" kata tiri sambil menggosok-gosokkan tangannya tanda Dia sangat excited dengan apa yang ingin dia ceritakan kepada nenek.
Nenek pun hanya bisa manggut-manggut saja ketika There selesai bercerita strateginya menaklukkan Vallen dan menjebaknya dalam sebuah pernikahan supaya dirinya bisa menjadi istri sah dari Vallen.
__ADS_1
" Coba saja kamu lakukan apa yang sudah kamu rancang kan itu, mudah-mudahan saja kamu bisa menaklukkan Vallen, dan kalau memang kamu bisa menaklukan Vallen dan dia benar-benar adalah pewaris tunggal dari Weston grup berarti kamu menang banyak ,Re!!" kata Nenek tampak antusias
" Tentu saja nek aku akan bisa menaklukkan Vallen bahkan sebelum itu akan menyingkirkan terlebih dahulu Anindya, supaya dia tidak akan menghalang-halangi rancanganku untuk bisa mendapatkan suaminya yang tampan dan kaya raya itu." kata There dengan senyuman jahat di wajahnya.
" Emang Kapan kamu akan melakukan rencanamu untuk menyingkirkan Anin?" Tanya nenek dengan nada lirih dia takut kalau ada orang yang menguping di depan pintu VIP miliknya.
" Secepatnya, nek! Secepatnya!" kata There tersenyum sinis.
" Hati hati! Kamu harus benar-benar bisa memilih orang-orang yang tepat untuk mengeksekusi rencanamu itu, karena sedikit kesalahan maka Kamulah yang akan hancur!" peringat nenek lagi.
" Tentu saja, aku akan melaksanakannya mulai dari malam hari ini! Nenek kan tahu bahwa selama ini Anindya itu belum pernah melakukan hubungan suami istri dengan Vallen, aku akan memulainya dari situ dulu nek!" katanya dengan sangat percaya diri.
" Terserah kamu sajalah!" kata nenek dengan pasrah.
.
.
__ADS_1
.
TBC