
Jangan lupa untuk like dan memberikan gift juga support autor dengan memberikan vote. Makasih juga buat yang sudah like dan vote, yang kasih gift besar juga aku ucapin terima kasih ya. Berkat kalian aku ada disini. Aku seneng karena dukungan kalian, aku jadi semangat update. Oh ya jangan lupa mampir di cerita thor yang lain. Banyak yang sudah selesai dan bisa dibaca sampai ending!!
Happy reading, guys!!
***
" Bro, kamu sudah dengarkan? Kita bisa memanfaatkan ide yang diberikan oleh Kepala pengembangan teknologi ku ini dan melakukan penyerangan kepada Hunter Dead. Jadi satu persatu dari orang yang dipakai oleh Paman kamu itu akan kita hancurkan supaya dia tidak bisa lagi meminta tolong kepada yang lainnya. Gimana?"
" Setuju!!" sahut Revan.sambil mengacungkan tangannya.
" Aku mengerti! Jadi aku sekarang akan menghubungi komandan polisi Nawa dan juga interpol yang sudah menghubungi aku. Kalau nggak salah pihak interpol juga akan menggunakan kapal selam untuk menyusup masuk ke dalam Pulau pribadi itu. Memang dia tidak mengatakan bahwa akan menanam bom di dalam Pulau itu. Tapi ide itu mungkin bisa jadi menarik karena yang harus kita basmi saat ini adalah Hunter Dead. Mereka sangat berbahaya untuk kalangan biasa seperti diriku dan juga kepolisian yang umum. Bahkan mungkin interpol saja tidak bisa mengatasi Hunter Dead sendirian. Untung saja kalian sebagai mafia bisa mengulik masalah ini sehingga kita bisa menyerang tanpa harus kehilangan banyak korban atau mungkin malah tidak mendapatkan korban sama sekali dari pihak kita." kata Vallen sambil menjentikkan jarinya tanda Dia sangat excited dengan apa yang sudah diungkapkan oleh Kepala pengembangan teknologi milik Tuan wong itu.
" Tepat sekali Perkataanmu itu! Laksanakan saja segera! jadi paling tidak salah satu dari sasaran kita berhasil hancurkan!" kata Tuan Wong dengan nada antusias.
" Baik! Aku akan menelepon komandan polisi Nawa dan juga pihak interpol. Biar mereka yang akan mengurus sisanya. kita cukup sering tentang itu yang kita ingin lakukan dan biarkan mereka yang akan mengatur komando dengan tentara angkatan laut dan masalah peminjaman kapal selam untuk kepentingan penyusupan ini." kata Valens sambil menjauh dari mereka semua karena dia hendak menelepon komandan polisi Nawa.
Tuan wong menggosok-gosokkan tangannya tanda Dia sangat antusias dengan akhir dari pelarian Paman Bill dan juga Alicia.
Alicia sudah berada di dalam tangannya dan sebentar lagi yahhh mungkin setelah dia siksa sekitar 3 hari, tubuhnya akan dia potong-potong dan akan dikirim ke laut lepas sebagai makanan ikan sehingga jejaknya pun tidak akan terendus oleh siapapun.
Alicia yang sudah tahu akan kekejaman darituan Wong awalnya ingin membunuh Tuan wong waktu di tempat prostitusi miliknya.
__ADS_1
Tapi sayangnya mungkin itu adalah keberuntungan di pihak Tuan Wong sehingga Tuan wong bisa selamat dan saat ini dia menangkap Alicia untuk membalas dendam.
Tinggal Paman Bil saja Yang Tertinggal, kalau sampai Paman Bil tertangkap maka tugasnya untuk menghabisi orang-orang yang tadinya hendak membunuh dirinya akan selesai.
Hunter Dead juga menjadi salah satu target bagi dirinya karena dengan tangan Hunter dead lah pasukan miliknya yang setia dan loyal mati.
1 per 1 dari musuh milik Tuan wong maupun Vallen akan dihancurkan. pertama Alicia kedua pasukan dari Hunter Dead dan terakhir dia akan menghabisi Paman Bil dengan caranya sendiri.
Tuan Wong melihat Vallen sudah kembali dari kerjaannya menelepon komandan polisi Nawa. Melihat raut wajah dari Vallen, Tuan Wong sudah tahu bahwa hasilnya memuaskan.
" Gimana?" tanya Tuan Wong sebagai formalitas.
" Sukses!! Kita tinggal menunggu kabar saja. Kita diharap membantu dalam rangka menyelidiki dan memantau dari satelit." kata Valen dengan binar bahagia dimatanya.
" Oke, aku akan menindaklanjuti itu."
" Kamu boleh kembali ke tempat kamu." kata Tuan Wong kepada kepala pengembangan tekhnologi yang sedari tadi hanya diam di dalam ruangan itu karena belum dapat instruksi untuk pergi dari sana.
" Siapkan orang orang yang terpilih, yang bisa berangkat ke pulau dengan koordinat 4x.41x89, 5.1x9x2. Amati dari jauh saja jangan terlalu dekat, usahakan untuk bisa membawa teropong dan memantau kondisi di sana, biar nanti kepala pengembangan teknologi akan membantu dari sini untuk melihat pergerakan dari satelit." perintah Tuan Wong kepada anak buahnya yang selalu mengikuti dirinya di belakang. anak buahnya ini yang akan memberikan perintah kepada pengawal-pengawal yang lain untuk jalankan apa yang diinginkan oleh Tuan Wong.
" Bro, sudah ada sinyal dari komandan polisi Nawa yang akan memimpin penyusup ke sana, sedang interpol juga sudah memberikan satu pasukannya ke sana. Jadi total ada 3 tim dan semuanya menggunakan kapal selam. Pasukan Katak akan mengirimkan bom dan menanamnya di Karang Karang dekat dengan peta yang sudah kita berikan pada mereka. Jadi posisinya diharapkan mendekati markas besar yang dibangun oleh Hunter Dead."
__ADS_1
kata Vallen menceritakan informasi yang sudah ia dapatkan dari komandan polisi mengawal agar mereka bisa menyingkronkan waktu penyusupan ke sana.
" Oke, lokasi target sudah kamu kirimkan juga ya? Jangan lupa kita samakan koordinat tempat supaya titik lokasi tempat kita akan datangi itu bisa sama dan juga waktu harus kita samakan." kata Tuan Wong memberikan perintah kepada Vallen sudah bisa sinkron dengan 3 tim yang lainnya.
" Oke, tadi aku sudah kasih titik koordinat tempat lokasi Pulau pribadi milik Hunter Dead. Cuman tadi aku belum menyamakan waktu. Paling aku tinggal mengirimkan penyamaan waktu saja. Dann Done!! Aku sudah mengirimkan." kata Valen menekan tombol enter di ponsel pintarnya untuk mengirimkan pesan kepada komandan polisi Nawa.
" Sipp!! Aku akan segera bersiap untuk mengiringi pengawal-pengawal ku yang akan ikut memantau di perairan dekat dengan Pulau pribadi milik Hunter Dead." kata tuan wong sambil bergegas hendak pergi keluar dari ruangan itu karena dia hendak bersiap-siap mengikuti para pengawalnya ke perairan dekat Pulau pribadi Hunter Dead.
" Eh tunggu tunggu sebentar! Lalu bagaimana dengan kita? Apakah kita juga boleh ikut atau gimana?" tanya Vallen yang sebenarnya ingin ikut dalam penyerangan itu. tapi kayaknya Tuan wong berkeberatan kalau mereka berdua ikut.
" Misi penyusupan ini sangat berbahaya loh! Aku sendiri tidak bisa menjamin keselamatan masing-masing orang. Apalagi kalian itu benar-benar masih baru dalam dunia seperti ini. Bukannya aku melarang tapi apakah kalian siap menanggung resikonya masing-masing?" tanya Tuan wong dengan nada ragu-ragu. Ia sangat memikirkan keselamatan kedua teman barunya ini. Apalagi dengan Vallen yang masih memiliki anak kecil-kecil dan juga istri yang menjadi tanggungan.
.
.
.
TBC
Bagaimana? Apakah Valen akan melewatkan petualangan ini??
__ADS_1
Thor sudah up 2 ya hari ini! Jadi selanjutnya besok yaaaa!!!