Rahasia Sang Menantu Miskin

Rahasia Sang Menantu Miskin
S2. Rencana licik 3


__ADS_3

Sedang anak buahnya Liam tentu tak tinggal diam karena mereka langsung menghajar wajah orang itu dengan sesuka hati karena melihat kode dari Liam yang ingin supaya orang ini dihajar, memaksa laki laki itu agar bisa mengetahui siapa dalang sebenarnya yang berada di belakang peristiwa ini.


Tentu saja tak semudah itu untuk memaksa laki laki bertubuh ceking dan tampak kepayahan itu untuk mengaku. Liam curiga orang ini adalah penyamar ulung karena ia berhasil lolos seleksi screening, yang biasa keluarga Weston lakukan terhadap pekerja yang bekerja untuk keluarga Weston.


" Kalau punya mulut itu digunakan sebaiknya untuk ngomong atau kalau emang ga berfungsi,lebih baik itu mulut di sobek aja, jadi ga membuat aku tambah emosi." kata Liam dengan nada dingin.


"Ampun tuan.."


"Apa mau lidahnya dipotong saja biar kamu bisa mengatakan yang sebenarnya tentang siapa yang berada di balik penyerangan ini? " tanya Liam dengan nada masih emosi banget.


"Cukup, biar ayah yang akan melanjutkan !" kata Valen sambil menyuruh kedua orang anaknya mundur sehingga ia yang akna melanjutakan penyiksaan yang akan ia lakukan kepada pelaku, orang yang sudah berani meracuni anak perempuan satu-satunya yang merupakan Permata hatinya itu.


Suara tuan Valen yang dingin menebarkan Aura mengerikan di seputaran tempat itu sehingga pelaku yang sudah berani meracuni minuman baby itu bergetar karena ketakutan.


Ia tidak merasakan aura intimidasi saat berada bersama dengan anak kembar dari tuan Vallen yang terkenal kejam itu namun Ketika tuan Vallen itu datang dan berhadapan langsung dengannya, sang pelaku langsung bisa merasakan Aura intimidasi itu dan ruangan terasa lebih dingin dibandingkan semula.


" Tuan West Ton.. ma maaf kan saya, saya..." suaranya terdengar begitu tergagap-gagap karena ketakutan itu benar-benar ada di dalam dirinya saat berhadapan langsung dengan Vallen dengan wajah datar serta ekspresi dingin yang memang sering ia tampakkan ketika bersama-sama dengan orang yang belum dia kenal sama sekali. Ia bahkan juga merasakan Aura membunuh dari tatapan mata Vallen yang begitu menusuk.

__ADS_1


"Sekarang Katakan kalau kamu tidak ingin membuat nyawamu itu hilang saat ini juga karena tubuhmu akan aku potong-potong sendiri dan akan mengumpankan Nya kepada buaya-buaya peliharaanku yang berada di belakang tempat ini." katanya dengan nada datar dan tanpa ekspresi membuat tubuh dari sang pelaku lebih bergetar lagi karena dia merasa bahwa Maju Kena Mundur pun Kena. Ia tahu nyawanya akan melayang sebentar lagi namun tidak ada salahnya bagi dirinya untuk bisa bernegosiasi dengan Tuan Vallen Siapa tahu belas kasihan nya akan tetap ada dan membuat nyawanya selamat.


"Tu tuann, ka lau boleh saya meminta sesuatu, saya janji akan mengungkap siap dan rencana meereka selanjutnya tapi jujur saya juga takut mereka akan melenyapkan keluarga saya. Saya berani melakukan semua ini karena mereka mengancam akan menjual anak gadis saya ke tempat prostitusi dan akan membunuh semua keluarga saya tidak terkecuali. Tolong saya tuan, apa yang akan saya katakan ini benar dan saya tak berbohong." katanya masih dengan nada terbatas dan juga tubuh yang bergetar hebat karena aura ketakutan yang diberikan kepada Vallen itu benar-benar mengintimidasi dirinya sehingga dia tidak bisa berpikir dengan jelas serta tidak bisa memerintahkan tubuhnya tidak berhenti bergetar karena ketakutan.


"Bicaralah.. aku akan mempertimbangkan!" katanya dengan datar dan dingin, Namun sebagai orang yang sangat berpengalaman dalam dunia hitam seperti ini membuat Valen mengerti bahwa orang yang saat ini dihadapi itu adalah orang yang belum pernah melakukan tindak kejahatan seperti ini. Sehingga dirinya tahu bahwa apa yang diungkapkan oleh orang itu adalah jujur adanya.


Mengalirlah cerita dari bibir orang itu siapa yang menjadi dalang dari penyerangan yang dilakukannya di rumah keluarga Weston dan juga apa yang menjadi rencana mereka selanjutnya berkaitan dengan baby dan juga Gustav.


Vallen harus benar-benar mengontrol emosinya dan juga mengerahkan kekuatannya untuk menahan diri supaya tidak melakukan hal yang membuat orang itu kemudian malah berhenti bercerita dan juga berhenti untuk mengungkapkan apa yang menjadi rencana mereka selanjutnya berkaitan dengan Putri semata wayangnya dan juga menantu kesayangannya itu.


Buku buku jarinya memutih karena dia benar-benar harus menahan kepalan tangannya untuk tidak menghajar orang yang ada didepannya itu sehingga mengatakan rencananya untuk melakukan pembalasan kepada orang yang memang benar-benar tepat dan yang menjadi dalang daripada kesemuanya itu.


"Jadi benar mereka yang menjadi dalang dari kesemuanya itu?" tanya Valen lagi dengan nada dingin dan datar karena ya sebenarnya sudah bisa menebak Siapa yang menjadi dalang dari semuanya itu namun jujur dia tidak mengira bahwa mereka bisa masuk di dalam rumah yang sebenarnya benar-benar ketat dalam keamanan dan juga orang-orangnya.


Dia sama sekali tidak menyangka bahwa dalamnya bisa memanipulasi orang yang ada di hadapannya itu sehingga bisa menyusup masuk ke dalam rumah yang keamanannya benar-benar super ketat.


"Benar tuan, saya tidak bohong! Bukankah nyawa dan nasib saya berada di tangan anda? Saya hanya mohonkan kselamatan keluarga dan putri saya saja tuan!" katanya sambil menunduk lemas menantikan kematiannya yang sudah di ujung waktu. Ia hanya berharap dengan kejujurannya bisa menyelamatkan banyak orang, terutama baby yang tadi diracuni oleh nya.

__ADS_1


"Baiklah... aku percaya, lalu Apakah benar kalau rencana selanjutnya adalah seperti yang kamu katakan tadi?" tanya Valen dengan nada yang masih tidak berubah, bahkan dia tidak menunjukkan ekspresi apa-apa di wajahnya.


"Benar tuan!"


"Nyawamu masih akan menempel di ragamu karena aku masih membutuhkan kamu untuk membuktikan bahwa rencana itu adalah benar adanya kalau sampai kamu berbohong makan nyawamu juga nyawa keluargamu dan putrimu sendiri akulah yang akan menjualnya." kata Vallen dengan nada yang sangat datar karena dirinya sudah sangat kesal dengan orang-orang yang mengganggu baby dan juga Gustav.


.


.


.


TBC


Readers ku sayang, jangan lupa untuk hadiah, vote dan like yang banyak ya... Komennya juga ditunggu. Spam aja deh, biar banyak komennya, kayak nopel nopel yang terkenal itu loh... he he he


Dahlah!Happy Reading!!Jangan silent reader ya, langsung like dan komen ... hadiah dan juga Vote!!! Vote itu biasanya ada kalau kalian bacanya pakai Mangatoon atau Noveltoon biasa kalau pakai noveltoon lite ga akan keluar tulisan vote.

__ADS_1


Yang mau tahu tentang Vote dan Hadiah, biasanya Vote dan hadiah itu ada di depan tempat blurb cerita itu ada. Ditunggu yang mau kasih vote dan hadiah ya... Salam cinta dari Gustav dan juga Baby, muach!


__ADS_2