Rahasia Sang Menantu Miskin

Rahasia Sang Menantu Miskin
S2. Prolog


__ADS_3

Hai Readers!!


Welcome backk.. ini sudah endingg session 1 dan sekaranv masuk sesion 2,ga pake extrapart biar langsung cuzz ceritanya. Jangan lupa untuk tetap like dan memberikan gift juga support autor dengan memberikan vote. Makasih  juga buat yang sudah like dan vote, yang kasih gift besar juga aku ucapin terima kasih ya


Berkat kalian aku ada disini. Aku seneng karena dukungan kalian, aku jadi semangat update. Oh ya jangan lupa mampir di cerita thor yang lain. Banyak yang sudah selesai dan bisa dibaca sampai ending!!


Mampir di Rebirth: Pembalasan dendam tuan muda.. author by nophie. Up 1x ya, promotekan juga ya...



happy reading!!


***


Wilhelmina Chalyondra  Weston, 17 tahun. Merupakan anak ketiga dari pasangan Valendra Weston dan juga Anindya Bagaskara.


Valen dan Anin memiliki 3 orang anak, yaitu: William Elkana Weston, yang biasa dipanggil Liam. William Ellios Weston yang biasa dipanggil Lios dan anak ketiganya yang bernama Wilhelmina Chalyondra  Weston, yang biasa dipanggil baby Ly.


Karena Ly adalah anak bungsu dan jarak usia dengan kakanya hanya 1 tahun, jadi mereka bagikan teman saja. Tapi kalau masalah overprotektif, namanya juga keturunan Valendra Weston, bahkan sampai sekarang usia Anin sudah 43 tahun dan Valen sudah berusia 46 tahun, perlakuan over protektif itu masih saja membuat Anin merasa jengah karena kadang Valen cemburu tidak pada tempatnya.


Saat ini mereka semua sedang ada di ruang keluarga, seperti biasa setelah makan malam, mereka bersama sama duduk di runag keluarga dan saling bercerita, bercanda bahkan saling goda. Tapi biasanya yang selalu kena bully adalah si bungsu yaitu baby Ly.


“Ayah, kak Liam tidak memperbolehkan aku ikut ke liburan bersama teman teman ku di akhir tahun. Padahal itu kan karena kita mau melakukan acara perpisahan. Sebentar lagi kita tidak akan bertemu lagi. Jadi Ly pengen bisa bareng temen temen.” Rajuknya pada ayahnya yang hanya memeluk tubuh anaknya dan mencium keningnya. 

__ADS_1


Anak bungsunya itu paling manja dengan Valen. Hampir semua keinginan dari baby Ly selalu dikabulkan ayah Valen, tapi semenjak Liam dan Lios mewarisi kepemimpinan di Weston grup, keputusan banyak ditentukan oleh Liam dan juga Lios. 


Bahkan mereka yang kepintarannya di atas rata rata sudah lulus SMA sejak 3 tahun yang lalu. Beratti usia 15 tahun mereka sudah masuk jenjang universitas dan lulus sebulan yang lalu serta langsung disuruh ayah Valen memegang tampuk kepemimpinan di Weston grup pusat. 


“Sayang, kakak bukannya tidak sayang dengan kamu. Mereka bahkan sangat menyayangi kamu. Mereka tidak mau kalau kamu pergi tanpa pengawalan dari anak buah om Erik.” Bujuk Valen dengan nada sayang. Anin yang melihat kemanjaan anak bungsunya itu hanya bisa menggelengkan kepalanya. Dia tahu tabiat  dari anak bungsunya itu.


“ Tapi ini Ly lakukan supaya Ly nyaman pergi tanpa kawalan. Ly terkadang malu kalau selalu diikuti oleh anak buah om Erik.” Bibir seksi Ly maju 5 centi. Wilhelmina Chalyondra Weston memiliki bentuk wajah yang unik. Ia termasuk gadis yang sangat cantik, berkulit putih halus mulus, selicin pualam, apalagi tubuhnya yang ditempa  oleh ayah dan juga kakakk kakak laki lakinya dengan bela diri, membuat tubuhnya menjadi langsing dan juga seksi.


Rambutnya yang panjang bergelombang indah dan tebal. Pokoknya kecantikannnya benar benar membuat kaum Adam pasti tertarik kepadanya. Sayangnya Ly itu bukan tipe yang suka tebar pesona dengan kaum Adam, tak kurang berapa banyak teman dari kakaknya yang ingin menjalin kasih dnegannya, tapi ia sama seklai tidak berminat.


Kepandaiannya juga tidak bisa diragukan, walau tidak bisa dibandingkan dengan kakak kakaknya. Ia baru saja lulus SMA dan sudah diterima di salah satu perguruan tinggi swata dengan nilai tertinggi. Sehingga ia masuk dengan  beasiswa, padahal ia adaalh termasuk jajaran orang kaya se asia tenggara,


Ly selalu dikekang sehingga ia selalu memimpikan bisa berpergian dengan teman temannya tanpa pengawalan seperti teman temannya yang lain. Tapi mimpi tinggalah mimpi, karena ia tidak bisa mewujudkannya selama yang memimpin adalah Liam dan LIos sang kakak yang diktatoris dan dingin.


“Aduh ibu!! Ibu kan tidak bisa bela diri. Sedangkan Ly itu sudah meraih ban hitam …”


“Halah, kamu itu dapatnya cuman ban sepeda, soalnya Rain hanya mengalah sama kamu.” Cibir Lios yang suka sekali menggoda adik kesayangannya itu. Sedangkan Liam yang lebih pendiam dibanding dengan Lios hanya mengerling melihat adiknya yang terus menerus manyun tidak terima dengan keputusan yang ia ambil, untuk keselamatana adiknya itu.


“Sayang, ibu bukannya tidak percaya dengan kemampuan bela diri kamu, tapi banyak cara penjahat menaklukan gadis cantik macam kamu, bahkan tanpa harus menyentuh kamu, mereka sudah bisa melakukannya. Kakak kamu hanya cemas kalau sampai itu terjadi setidaknya mereka, para pengawal bisa membantu atau memberitahu kami.” Bujuk ibunya dengan halus dan lembut. 


Saat ini baby Ly hanya bisa manyun karena apapun yang ia lakukan tetap saja tidak ada yang mau meluluskannya. Bahkan ayahnya yang sangat mendewakan dirinya saja tetap tidak bergeming saat dirayu olehnya. Bahkan ia sudah dalam tahap ngambek, tapi ayahnya tetep saja tidak bergeming.


Kalau ibunya sih selalu bilang Liam lah yang paling dewasa dan paling bisa begini begitulah!! Jelas ibunya gak bakalan pro sama dirinya, batin Ly kesal.

__ADS_1


“Keputusannya final ya, kamu boleh pergi saat perginya sama pengawal, That is the final decision ya baby Ly.” Kata Liam dengan santai, bahkan Lios hanya bisa ketawa mengejek saat ini, membuat baby Ly semakin kesallll.


“Iya iya bawa semua pengawal buat ngawal aku kemana pun aku pergi, bahkan ke kamar mandi sekalipun.” Kata baby Ly dengan kesal.


“Oh itu ide yang sangat bagus baby LY!! Kamu memang membutuhkan pengawal yang bisa mengikuti kamu smapai ke dalam kamar mandi.” Kata Liam seperti mendapatkan ide baru. Ia langsung menghubungi asistennya yang bernama Halim dan menyuruhnya untuk mencarikan oengawala perempuan sehingga bisa mengikuti baby Ly saat di dalam kamar mandi.


“Lim!! Carikan buat baby Ly seorang pengawal wanita 2 orang, supaya mereka bisa mengikuti langkah Ly ke dalam kamar mandi wanita, soalnya Ly tadi mencetuskan ide itu, yang bahkan gak kepikir olehku.” Kata Liam sambil melirik ke arah baby Ly adiknya yang sudah membuka mulutnya dan megap megap bak ikan mas koki kehabisan air. 


Baby Ly tak bisa berkata kata saat Halim dengan cepat menjawab dan menerima permintaan dari Liam untuk mencarikan pengawal wanita untuknya.


“Oh MY God!!! Kakakkkkk! Ly hanya sarkas dan sinis sama kakak! BUkan memberikan ide untuk mengurung Ly lebih ketat lagi.” Protesnya saat Liam hanya menatap dirinya dengan wajah datar dan dingin saja menanggapi protesan adiknya itu. 


Sedangkan perilaku sebaliknya terjadi dengan Lios, kakaknya yang satu itu malah tertawa terbahak bahak melihat Liam bisa lebih mengamankan adiknya dengan ide dari adiknya sendiri. Membuat Valen dan Anin semakin bahagia melihat keharmonisan keluarganya itu. Terlebih melihat putri bungsunya yang terlihat lucu dan menggemaskan kalau sedang seperti ini.


“Ayahhhh!!! Ly semakin tidak bisa bernafas kalau kayak gini, Yah!! Tolong bebaskan Ly dari penindasan kakak ini yah!!” rengeknya dengan manja.


Valen, Anin, dan kakak kakaknya hanya bisa tertawa melihat adegan itu.


.


.


.

__ADS_1


TBC


__ADS_2