
Hai readers, i am back!! Jangan lupa untuk like, gift dan Vote ya. Kalau bisa sih sekalian di share kan supaya ceritanya bisa di ketahui oleh yang lain. Wk wkw kw , makasih buat yang sudah like dan vote, yang kasih gift besar juga aku ucapin terima kasih ya. Berkat kalian aku ada disini. Aku seneng karena dukungan kalian, aku jadi semangat update.
Happy reading!!
***
" Woy, sabar tuan Wong! Biarkan aku menyelesaikan apa yang menjadi urusannya dulu! Dan aku berjanji kalau memang tidak bisa diajak kerjasama dengan baik, kamu silakan melakukan apa yang kamu inginkan untuk kamu lakukan! Aku sudah tidak peduli lagi dan aku tidak mau tanggung jawab. Aku juga sadar kalau kamu seorang mafia jadi kamu akan menyelesaikannya pasti dengan kekerasan."
" Persetan dengan itu semua! dia tidak akan mungkin mengaku! Aku yakin dia adalah anak buah dari Hunter Dead! Kalau kamu mendapati anak buah dari mereka, maka yakinlah bahwa mereka tidak akan mungkin berbicara satu jengkal pun! Jadi lebih baik kita bunuh dia sekarang! Aku tidak mau ada resiko keluar dari tempat ini! Kamu kan tahu ini adalah pulau pribadi dan jalannya pun sangat rahasia bisa jadi kalau mereka mengetahui apa yang sudah kita lakukan tadi pasti mereka akan bisa menerobos tempat ini dengan sangat mudah dan aku tidak mau itu terjadi, ini bisa membahayakan orang-orang ku lebih lagi! Ingat Bro aku sudah kehilangan banyak orang-orang ku yang terbaik jadi aku tidak mau mengambil resiko." bantah Tuan wong ketika mereka sudah mengetahui siapa penghianat nya maka akan terlebih baik kalau langsung dibunuh saja. Percuma melakukan persekongkolan dengan pengkhianat. Karena penghianat adalah tetap pengkhianat! Tuan Wong takut kalau sampai dirinya dan organisasi dunia hitam miliknya malah menjadi tumbal dari kerjasama dengan penghianat macam seperti perawat itu.
Valen pun menyadari bahwa perawat yang sudah tertangkap basah itu sekarang malah menjadi sangat buas. Percuma bekerjasama atau mengorek keterangan dari orang semacam itu. Mungkin benar apa yang dikatakan oleh tuan Wong bahwa orang seperti ini sudah dicuci otaknya sehingga percuma untuk mengajak bekerja sama dengan orang-orang seperti ini karena bisa jadi malah kitanya kan dijebak.
" Baiklah terserah padamu sajalah! karena aku pikir juga seperti itu! tapi apakah kita perlu untuk juga mengawasi orang-orang lain yang mungkin saat ini bekerja dengan kita tapi ternyata mereka adalah mata-mata?" sejujurnya Vallen sudah merasa trauma jadi menganggap bahwa semua orang yang bukan pengawal adalah orang-orang yang bisa jadi disusupi oleh orang-orang yang menjadi mata-mata dari Hunter Dead atau dari pihak pamannya.
" Biar anak buah aku akan menghabisi orang ini dulu. Baru nanti aku akan menjelaskan kan bagaimana cara kita menyapu bersih mata-mata yang ada di pihak kita. Ingat pakaian dan bawaan semua yang menjadi milik orang ini harus dibakar habis.
__ADS_1
Bisa jadi mereka menyelundupkan chip atau alat penyadap atau pulpen recording atau apapun itu bentuknya.
Jangan lupa barang-barang milik anak buah kamu, baik pengawal maupun perawat juga baju-baju milik kamu yang kamu bawa dari rumah tadi harus dimusnahkan." kata Tuan Wong dengan maksud untuk membersihkan semua peralatan-peralatan yang bisa jadi diselundupkan oleh mata-mata.
Pengawal kepercayaan dari Tuan Wong langsung membawa perawat yang sudah diborgol untuk segera dilenyapkan. Tentu saja perawat itu tidak serta merta mau mengikuti keinginan dari pengawal kepercayaan tuan wong itu, wanita itu berteriak dan juga memberontak karena tidak mau dihabisi oleh Tuan Wong.
Dia juga berteriak-teriak dan mengatakan bahwa dirinya tidak bersalah. Tapi pengawal Tuan wong itu tidak memperdulikan perkataan dari wanita itu. Mereka Lantas memasukkan wanita itu ke dalam ruangan eksekusi agar apa yang dilakukan oleh pengawal Tuan wong itu tidak diketahui oleh orang-orang lain. Suara ribut yang tadinya keluar dari ruangan eksekusi, berubah mendadak tenang!
Lalu sejurus kemudian, pengawal kepercayaan Tuan Wong itu keluar sambil menganggukkan kepalanya kepada tuan Wong, lalu membawa jasad wanita itu ke lautan lepas agar mereka bisa menghilangkan jejaknya.
Peristiwa itu disaksikan oleh Valen, Revan, dan juga Ayah Willy. Mereka tidak menaruh rasa iba sedikitpun kepada wanita yang baru saja dieksekusi oleh pengawal Tuan Wong. Karena akibat perbuatan wanita itu, keluarga Vallen hampir saja celaka, dan orang-orang kepercayaan tuan wong juga banyak yang meninggal.
Setelah itu Tuan Wong langsung mengajak mereka bertiga untuk duduk bersama membahas langkah selanjutnya.
Tuan wong memerintahkan pengawalnya untuk melakukan penyisiran di areal pribadi di dalam rumah yang digunakan untuk tempat beristirahat keluarga Vallen dan juga dirinya.
__ADS_1
Ini merupakan langkah selanjutnya yang diambil oleh Tuan Wong untuk membersihkan areal yang sudah dipakai oleh perawat tersebut, pengawal Tuan Wong membawa sebuah alat yang bentuknya seperti pencari logam. Mereka masuk ke dalam kamar yang seyogyanya tadi akan dipakai untuk tempat tidur Sang perawat. Perawat yang tadinya juga diinterogasi tampak ketakutan ketika melihat pengawal Tuan wong kembali masuk kedalam kamar tempat mereka tinggal. Pengawal Tuan Wong langsung menyuruh perawat itu keluar. Mereka dengan menggunakan alat yang seperti alat deteksi logam menyisir area kamar tersebut.
Bunyi Bip Bip Bip...
Pertanda ada logam tertentu yang mencurigakan berada di dalam kamar tersebut. Padahal sebelum dipakai oleh mereka kamar itu sudah benar-benar dibersihkan oleh pengawal-pengawal Tuan Wong. bukan hanya kamar itu saja tapi semua kamar yang dipakai itu bebas dari penyadap dan juga alat-alat yang yang berbahaya.
Ini yang membuat pengawal langsung menghubungi Tuan wong dan yang lainnya, yang masih berada di ruangan meeting.
Rapat pun terhenti saat pengawal masuk ke dalam ruangan meeting, Tuan Wong tahu bahwa pasti ada yang tidak beres di dalam kamar perawat yang digeledah oleh pengawal-pengawal nya.
" Ada apa?" tanyanya dengan nada ketus, tentu saja dia merasa terganggu karena dia lagi memikirkan cara-cara selanjutnya untuk bisa menangkap hunter Dead maupun Bily juga Alicia. Tapi dia juga sadar bahwa pengawalnya tidak mungkin menerobos masuk begitu saja kalau tidak ada sesuatu yang penting. Maka dia menghentikan perbincangannya dengan Vallen dan kawan-kawan, lalu menaruh perhatiannya kepada kepala pengawal yang baru saja ia suruh untuk menggeledah kamar perawat yang dipakai.
.
.
__ADS_1
.
TBC