Rahasia Sang Menantu Miskin

Rahasia Sang Menantu Miskin
S2. The Real Wilhelmina


__ADS_3

"Nona, saya rasa tidak pantas bagi seorang wanita yang beretika untuk memaksa mencium laki laki yang sudah beristri? Bukankah begitu?" tanya Baby yang sudah ada di ambang pintu sambil melipat tangannya dengan suara yang dingin.


"Sayang...." Gustav hanya diberi kode untuk diam oleh istrinya itu.


" Ohh, jadi ini istri kamu? Masih kecil ya? Brapa umur kamu? SMA?" tanya Feli dengan nada sinis. Ia merasa bahwa dirinya tidak kalah cantik dengan baby. Yah, ia tahu kalau Wilhelmia ini adalah anak ari keluarga Weston yang kaya raya. Tapi dirinya juga kaya raya kan?


"Emang perlu kujawab pertanyaan gak penting dari seorang wanita yang tidak punya etika, padahal usianya udah tua.Ck ck ck, pasti gak pernah diajari sopan santun sama orang tuanya ini." kata Baby dengan wajah menghina. Wajah Baby yang cantik terlihat dingin dan menakutkan, Gustav agak sedikit bergidik melihat penampakan Baby yang terlihat marah namun mampu menahan emosi sehingga yang tampak di wajah cantiknya hanyalah datar tanpa ekspresi.


"Kamu? Mas Gustav... kita kan sudah sepakat kalau aku akan membeli perhisan di tempat kamu untuk model jewelry show akhir ming...."


"Batalkan! Aku akan membayar semua yang dibeli dia, dan antarkan ke rumah keluarga Weston. Aku juga akan mengehelat acara yang sama di akhir minggu ini." kata Baby dengan suara dingin dan mata yang melotot melihat wanita penggoda itu sudah menggelayuti lengan Gustav, padahal Gustav sudah menepis pegangan tangan dari Feli itu.


"Kamu tidak usah membayarnya, sayang. Aku ...." belum selesai Gustav bicara lagi lagi Feli menggelendot di lengan Gustav sehingga membuat baby lagi lagi merasa Jengah melihat wanita yang tidak tahu malu itu. Feli sengaja melakukan hal ini karena dirinya iri dengan keadaan baby.


Wah ini wanita bisa bikin Baby naik darah dan bakalan stroke kalau dibiarkan begini saja.


"Batalkan atau aku bunuh wanita yang sudah nempel nempel sama kamu ini, mas!" kata Baby dengan nada datar dan yang sekarang menghadap ke Gustav dan memutar bola matanya malas ketika Gustav digelayuti oleh wanita penggoda itu.Namun Gustav menepiskan lengannya dan kemudian mendorong Feli menjauh dari dirinya.


"Aku batalkan sayang! Jangan marah ya!" bujuk Gustav mendekati baby, wanita yang sudah menjadi istri sahnya sejak minggu kemarin itu.


Tapi Baby menhindar dan mengeluarkan hand sanitizer yang ada di dalm tasnya dan menyemprotkan lengan Gustav yang tadi di gelayuti oleh wanita itu dan sontak kelakuannya membuat Gustav menjadi bingung.


" Sayang, ini?" Gustav kebingungan melihat baby tidak mau didekati, pikirnya baby sangat marah jadi tidak mau didekati oleh dirinya.

__ADS_1


"Kamu ketempelan bakteri, jadi harus segera di disinfektan." katanya dengan nada dingin, setelahnya ia tidak menolak saat Gustav mendekatinya dan memeluk tubuhnya yang ramping dan mencium pipinya.


"Gak ada kuliah kah?" tanya Gustav dengan nada lembut tanpa memperdulikan orang orang yang masih ada di sana termassuk Feli dan juga Ken beserta para pengawalnya. Feli melihatnya dengan tatapan cemburu dan iri betapa dia menginginkan Gustav sejak lama, namun baru saja gadis cilik itu bertemu dengan Gustav lalu langsung saja Gustav menikahinya.


"Gak!" katanya sambil ******* bibir kenyal suaminya itu dengan manja, sambil matanya melirik ke arah Feli, si wanita penggoda itu dengan tatapan sinis.


Tentu saja Feli bertindak seperti cacing kepanasan melihat atraksi intim yang diperlihatkan oleh Gustav dan juga baby.


"Mas aku benar benar akan membunuh wanita yang melihat kamu seperti itu." kata Baby sambil berbisik lirih, melihat wanita itu dengan tidak tahu malunya memperhatikan Gustav dengan taapan mupeng.


Pingin baby cungkil tuh kedua matanya karena kesal melihat wanita yang ganjen bin centil kayak wanita yang ada di hadapannya itu.


"Asisten Ken!"


"Singkirkan tamu yang tidak diundang ini? Apakah dia akan melihat kami yang akan berhubungan intim?" tanya Baby dengan vulgarnya.


"Siap nyonya Dimitri!" kata Ken sambil berusaha mendorong dengan lembut Feli, karena bagaimana pun itu adalah seorang wanita.


"Lepaskan aku! Aku itu kesini mau beli!" katanya dengan raut wajah kesal.


"Maaf, tapi istri saya bilang tak menjualnya!" kata Gustav dengan dingin dan merangkul istrinya dengan posesif.


" Sebentar emang kamu bisa beli dengan nilai berapa?" tanya Baby mempermainkan kancing baju Gustav dengan seduktif membuat Feli gelap mata dan juga cemburu.

__ADS_1


"Aku gandakan 2 x lipat dari penawaran aku semula!" katanya dengan cepat, karena ia ingin tetap bisa berhubungan bisnis dengan Gustav. Pria incarannya sejak lama.


"Hmm, baiklah, aku akan menjualnya sama kamu, tapi mulai besok kamu akan berhubungan langsung dengan aku, karena suami aku ini kan CEO, jadi sebenarnya dengan nilai penjualan yang kecil macam kamu ini, dia tidak perlu susah susah menghadapi kamu, buyyer kecil! Kalau kamu setuju, mungkin kita masih bisa menjalin kerjasama." kata baby sambil mengendus endus tubuh suaminya yang harum maskulin serta membuat pola pola abstrak di dada bidang milik suminya itu.


Jangan ditanya dengan apa yang dirasakan oleh Gustav ya soalnya dia sudah panas dingin, da kalau dia tidak sadar dengan apa yang ada di sekitarnya mungkin ia sudah menggendong Baby dan mengajaknya di kamer rahasia di rang CEO yang biasa ia gunakan untruk beristirahat di saat saat tertentu dan untuk sekedar berganti baju kalau jadwalnya sudah sangat padat.


Di ruangan rahasianya itu sudah ada banyak kemeja serta jasnya yang bisa ia gunakan untuk beberapa occasion kalau kalau ia membutuhkan.


"Ba baiklah! Aku setuju dengan apa yang kamu inginkan akan aku mampu membeli dengan 3 kali lipat harganya asalkan persetujuan bisnis ini jangan sampai diputuskan!" kata Feli dengan terbata-bata karena dia melihat Binar binar cinta di mata Gustav yang tidak pernah dia lihat saat bersama siapapun dan dimanapun, dan dia terpesona karenanya.


Dia seperti melihat binaran itu ditujukan untuknya padahal dia juga tahu persis bahwa binaran itu ditujukan hanya untuk Wilhelmina Weston yang ada dihadapan dan di dalam pelukannya Gustav saat ini.


Dia iri dan dirinya ingin sekali bisa melihat hal itu lagi di lain waktu ketika dia melakukan transaksi di Dimitris Jewelry, yang sangat terkenal karena buatannya yang halus dan desain nya yang maha Anggun membuat orang-orang yang memesan Ia pun menjadi suka dan kembali lagi ke situ bahkan di lain waktu bila pembelinya adalah wanita mereka pasti terpesona dengan CEO dari Dimitri grup yang memiliki wajah tampan dan body yang sangat menawan, sama seperti Feli juga.


Lalu kira kira apa yang baby akan lakukan selanjutnya untuk menjaga Gustav miliknya itu. Yang jelas akan ada di episode selanjutnya..


.


.


.


TBC

__ADS_1


Hai readers, mulai besok kayaknya bakal up 2 x di siang hari dan 1 di malam hari, doakan saja pekerjaan besok cepat selesai dan juga thor bisa penuhi janji ya! Jangan lupa spam like yang banyak, kasi hadiah yang oke dan juga vote yang banyak!!! Thank you! Happy Reading!


__ADS_2