
mungkin kalian bertanya-tanya, kenapa aku ingin sekali memiliki pasukan elit pribadi. oke, kalaupun kalian tidak penasaran, aku tetap akan memberitahu kalian, hahaha. ekhem. maafkan aku. aku sedikit antusias dengan hal ini. banyak alasannya, tetapi salah satu yang terpenting adalah untuk mengamankan aset-asetku yang kelak akan tersebar di seluruh penjuru.
aku tidak begitu tertarik pada kekuasaan, walaupun tidak akan menolak jika diberi. tetapi aku tidak akan mencari. aku merasa akan lebih berguna jika aku membangun banyak perusahaan yang pada akhirnya orang-orang tidak akan bisa hidup tanpanya. ada banyak contoh untuk itu. misalkan dengan membeli banyak lahan dan menguasai pertanian sehingga pada akhirnya kau akan memegang kendali atas pasokan pangan.
yah, itu mengerikan memang. dan di kehidupanku sebelumnya, praktek seperti ini lumrah terjadi. ini perusahaan-perusahaan besar membeli lahan pertanian yang pada akhirnya membuat akses pangan menjadi begitu terbatas.
apakah aku akan melakukan hal yang sama? mungkin iya. tapi untuk tujuan apa? aku tidak tahu. tanpa alasan yang jelas sama sekali, aku merasa bahwa hal itu, entah kenapa, aku perlukan. tentu saja, di masa depan aku akan memiliki banyak aset dalam berbagai bentuk. dan agar kepemilikanku tidak dirampas oleh siapapun, aku membutuhkan sebuah pasukan yang dapat menjaga mereka.
itulah alasan kenapa aku memandang memiliki prajurit elit Pribadiku sendiri, terutama di era ini, sangat penting. tanpa mereka, aku mungkin tidak akan bisa memastikan semua 'barang' milikku aman. lagian, aku ingin fokus menjaga keluargaku. itu adalah tujuan utama hidupku sekarang. aku tidak mau fokus yang terpecah.
tunggu tunggu tunggu! entah kenapa aku merasa pembicaraan semakin suram, iya kan? baiklah, mari kembali ke pribadiku yang seperti biasa! ceria, polos, dan tidak berdosa! tentu saja, baik hati dan suka menolong.
setelah puas melihat-lihat bangunan yang menjadi salah satu pusat kegiatan, aku dan Hudson pergi ke arena pelatihan. arena pelatihan adalah sebuah lapangan yang begitu luas. disini, para prajurit dilatih dengan berbagai keterampilan beladiri, ketahanan fisik dan mental, bertahan hidup, dan simulasi perang.
sekarang, di depanku, kurang lebih 800 prajurit sedang menjalani simulasi pertempuran. eh, ini lebih mirip seperti Battle Royal. nah, apapun itu namanya, mereka terlihat bersemangat dan antusias. setelah lebih dari satu jam, akhirnya simulasi selesai. semua prajurit berisitirahat sebentar karena lelah. awalnya Hudson ingin mengumpulkan mereka karena kedatanganku. tetapi aku tidak memerlukan hal itu.
__ADS_1
kalau pada akhirnya kehadiranku justru mengganggu jadwal mereka, lebih baik anggap saja aku tidak ada. lagipula kedatanganku ke sini bukan untuk disambut dan diberi hormat. aku hanya mampir.
tapi meski aku mengatakan hal itu, tetap saja Hudson dengan keras kepala mengumpulkan mereka. katanya seorang prajurit harus melihat pemimpinnya. baiklah-baiklah, lakukan saja sesukamu. Hudson memanggil para prajurit dan mereka segera berkumpul dengan barisan yang rapih. para instruktur juga ikut berkumpul.
"Baiklah semuanya. di sampingku, seperti yang sekarang kalian lihat, dia adalah tuan sesungguhnya dari kalian. tuan Issac R Starfall. aku tidak tahu cara menggambarkan sebesar apa kekuatannya, tetapi jika semua dari kalian maju satu persatu ataupun bersama dengan kekuatan penuh kalian, hasilnya sama saja. kalian tidak memiliki kesempatan untuk menang."
suara gaduh muncul dari barisan mereka. o-oke ini wajar mengingat Hudson mengatakannya seperti itu. mereka disini adalah orang-orang kuat, yang juga hanya ingin dipimpin oleh orang yang lebih kuat daripada mereka. menyadari bahwa tuan mereka ternyata bukanlah Hudson melainkan bocah kecil berumur 14 tahun pasti membuat mereka kecewa ya.
nah jika memang seperti itu, aku hanya harus menunjukkan bahwa aku jauh lebih kuat daripada seluruh orang yang ada disini. aku menghirup nafas dan mengeluarkan sepersepuluh tenaga sihirku yang bertransformasi menjadi tekanan yang sangat kuat. tekanan itu membuat semua prajurit dan instruktur berlutut, terjatuh, dan merasa tercekik hingga mereka berpikir kalau mereka tidak akan bisa hidup jika hal ini berlanjut satu menit ke depan.
para prajurit dan Hudson menghembuskan nafas lega. mereka seperti baru saja lolos dari Kematian. aku minta maaf oke? tenang saja, aku tidak mungkin membunuh kalian kok! eh, tapi tergantung sih. kalau ada yang berkhianat pasti akan ku gantung.
oke cukup sampai disini saja. setidaknya aku sudah puas melihat markas ini. aku meminta Hudson untuk membawaku ke gedung administrasi. ada beberapa hal yang ingin aku bicarakan dengannya. Hudson mengangguk dan membawaku ke ruang kerjanya.
"Jadi Hudson, terimakasih karena telah membawaku berkeliling. kerja bagus. Sekarang, ada beberapa hal yang ingin aku bicarakan denganmu." aku duduk di depan Hudson yang juga duduk di meja kerjanya.
__ADS_1
"Pertama, aku tidak melihat adanya fasilitas kesehatan disini. itu salahku karena tidak merancang itu juga sebelumnya. juga tidak terpikirkan olehku awalnya. jadi, aku mau kau membuat itu. cari penyembuh terbaik yang bisa kau dapatkan dan pekerjakan mereka disini.
yang kedua, aku mau kau membangun pabrik senjata disini. selama ini kalian membeli senjata dari luar kan? itu juga baik-baik saja. tapi, akan lebih baik jika sebagian dari senjata kita dipasok oleh pandai besi milik kita sendiri. minta bantuan VIESTA untuk mencari pandai besi yang tidak memiliki tempat ataupun modal dan bawa mereka kesini.
juga untuk itu, aku akan berusaha untuk mengamankan beberapa area tambang yang berada di wilayah kerajaan Heinz. jadi tidak perlu khawatir darimana logam yang dibutuhkan untuk senjata itu berasal.
nah aku pikir itu saja untuk sekarang. aku akan memberikan dana yang dibutuhkan padamu nanti setelah kau membuat estimasinya bersama dengan para bawahanmu. juga, jangan lupa untuk memberikan transparansi dan bukti penggunaan dana yang ku berikan padamu, oke?"
Hudson mengangguk. "Baik Tuan, saya telah memahami apa yang tuan inginkan. saya akan segera membereskannya segera setelah musim dingin berlalu."
bagus! aku senang memiliki bawahan yang kompeten dan bisa diandalkan seperti Hudson. oke, urusanku disini telah selesai, aku rasa? hari juga sudah sore, saatnya aku kembali ke kota. kelihatannya Black Tiger juga sudah menungguku di lapangan.
setelah mengucapkan terimakasih pada Hudson, aku naik ke kereta kudaku dan berjalan menuju kota Romeon. karena aku sudah lama tidak kesini, aku memutuskan untuk menghabiskan waktu paling lama satu Minggu disini. sekalian, mengurus mansion. ayah agak ceroboh karena sudah lama tidak kembali kesini. jadi aku rasa, ada cukup banyak hal yang diurus ya.
aku meregangkan tubuhku. yeah, semoga tidak ada masalah yang menanti keluarga Randall.
__ADS_1