Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Kondisi Dua Negara


__ADS_3

Kabar mengejutkan datang dari kerajaan Heinz. Untuk pertama kalinya, peperangan antara Fraksi pangeran pertama dan fraksi pangeran kedua meletus. Peperangan ini ditandai dengan pasukan pangeran kedua yang menyerang beberapa wilayah sekutu Duke Conrad. Termasuk Viscount Sera, Viscount Zen, dan beberapa bangsawan lainnya.


Sebagai tindakan balasan, Duke Conrad membawa pasukannya untuk menyerang wilayah penting bagi fraksi pangeran kedua, Wilayah Albatros dan Hill. Tentu saja, kedua wilayah berhasil direbut lagi oleh masing-masing fraksi. Tapi praktis, Venz berada di bawah pengaruh Fraksi pangeran Lewis.


Pangeran William mundur ke wilayah Balzaac dan mengonsolidasikan kekuatan mereka disana. Mereka mungkin berisi para Ksatria dan tentara yang kuat dan tangguh, tetapi itu tidak cukup untuk mengalahkan fraksi Pangeran Lewis yang memiliki lebih banyak sumber daya.


Randall memutuskan untuk tidak ikut campur dalam peperangan ini. Begitu juga Starfall yang secara resmi mengumumkan kenetralan mereka. Aurellia sendiri dan beberapa orang terpercayanya telah pergi ke Versailles sebelum pertempuran pecah. Jadi sekarang keadaan mereka baik-baik saja.


Peperangan kedua kubu terbesar ini membawa kerugian yang besar di kerajaan. Perang membutuhkan pengeluaran yang besar. Itulah kenapa bangsawan dari kedua belah pihak menaikkan pajak bagi penduduk mereka untuk menyokong peperangan.


Tentu saja itu membuat konflik vertikal Antara bangsawan dengan rakyat biasa semakin tajam. Golongan terdidik dari kalangan rakyat biasa memanas-manasi rakyat yang lain untuk melawan penindasan ini. Mereka segera mengadakan protes besar-besaran kepada tuan mereka dan hasilnya, tragedi pembantaian terjadi di beberapa wilayah.


Pada akhirnya, untuk sementara waktu kedua belah pihak berdamai secara tidak langsung. Mereka memutuskan untuk mengurus wilayah mereka masing-masing. Begitu keadaan sudah mereda, mereka pasti akan bertempur lagi.


"Hmmm.... pergerakan dari rakyat biasa memang agak tidak terduga. Tapi itu masih dimaklumi mengingat orang-orang dari kalangan terdidik cukup banyak. Yah tindakan mereka pasti membuat kedua belah pihak kerepotan tapi itu sudah cukup."


Issac sedang memproyeksikan pesan yang sampai padanya dari VIESTA. Sebenarnya, peperangan ini terjadi juga karena rencana Issac. Ia membocorkan rahasia kepada Fraksi pangeran kedua kalau raja sakit karena racun yang diberikan oleh fraksi pangeran Pertama.

__ADS_1


Tentu saja hal itu membuat mereka terpancing dan menyatakan perang pada pangeran pertama. Kedua belah pihak sebenarnya belum siap untuk berperang. Pada akhirnya, perang itu membuat kekuatan mereka justru melemah. Dan itulah tujuan Issac sejak awal.


"Nah, aku harus memperhitungkan peran kuil disini. Mereka cenderung mendukung pangeran Lewis tapi bukan berarti mereka tidak bermanuver secara rahasia kepada pangeran William."


Kuil pasti akan terlibat dalam perang ini. Tapi intinya mereka berdiri di dua kaki. Bahasa mudahnya, mereka hanya akan berpihak pada yang menang. Dan jika melihat arah konflik, hampir bisa dipastikan kalau pangeran Lewis dan kelompoknya yang akan meraih kemenangan dalam perang ini.


Issac tidak membenci penganutnya ataupun agama 12 Dewi. Tetapi para petinggi kuil baginya adalah parasit. Itulah kenapa dia mengawasi dengan ketat segala aktivitas mereka di Versailles dan seluruh wilayahnya.


Dan itu terbukti. Ia telah menahan beberapa pendeta yang berusaha menghasut penduduk untuk melawan dirinya. Tidak, mereka bukan ditahan. Lebih tepatnya di eksekusi. Issac memilih para pendeta yang bersedia berpihak padanya untuk melanggengkan semua rencananya.


Sementara itu kondisi di kekaisaran....yah, tidak terlalu berbeda. Meskipun belum ada perang yang pecah, mereka sedang melakukan pembersihan besar-besaran. Selangkah demi selangkah mereka mulai menyingkirkan orang-orang yang akan berpotensi untuk menghalangi mereka.


Tapi berbeda dengan para punggawa kaisar yang lain. Mereka kebanyakan meninggal secara tidak wajar dan penyebab kematiannya terlalu dibuat-buat. Ada yang terjatuh dari tangga, terpeleset di kamar mandi, tersedak, dan lain-lain.


Margrave Mariendolf juga sama sekali tidak terhindar dari target pembersihan. Puluhan orang menerobos mansionnya di tengah malam dan melakukan percobaan pembunuhan tetapi untungnya dia sedang ada urusan di wilayah Randall bersama dengan perdana menteri Eugene.


Dua negara telah dilanda kekacauan. Masing-masing tidak lagi tertarik dengan urusan luar untuk sementara waktu. Issac bisa memanfaatkan ini semua untuk membuat lebih banyak peluang untuk melemahkan kekuatan satu sama lain.

__ADS_1


"Issac, apa yang sedang kamu pikirkan?"


Seseorang memeluknya dari belakang ketika ia selesai membaca seluruh pesan yang ia dapat dan mematikan proyeksinya. Ternyata itu adalah Chris. Dia sedang berlindung di Mansion nyonya Heid. Jika ia lebih lama berdiam diri di istana, ia tidak akan aman karena tidak ada lagi orang yang ia percaya.


"Tidak ada. Aku hanya baru saja mencium bau wangi dari gadis tomboy yang tidak memakai sehelai kain pun."


Issac berdiri dan mencium Chris dengan panas lalu mendorongnya ke kasur. Meskipun selama ini Chris terlihat maskulin, Issac tetap mengagumi keindahan tubuhnya. Dua gunung kecil dengan persik merahnya membawa daya tarik tersendiri. Lagipula melihat seorang gadis yang selama ini terlihat kuat menjadi lemah seperti ini membuat Issac sangat bersemangat.


Issac mencium dan menggigit seluruh bagian tubuh Chris yang sensitif. Membuat erangan gadis tomboy itu memenuhi kamar. Gunung, ketiak, tulang selangka, dan yang terakhir adalah gua rahasia miliknya. Tidak lama kemudian teriakan kesenangan keluar dari mulut Chris.


"Ehhh...aku tidak menyangka kau akan keluar secepat ini, Chris."


"Uuuu.... tolong, perlakuan aku dengan lembut."


Issac mengangguk dan ia menyatukan dirinya dengan Chris. Meskipun ia terlihat kesakitan pada awalnya, tapi perlahan dia merasakan kenikmatan. Issac mulai menggerakkan tubuhnya dan Chris bergerak mengikuti ritme Issac dengan liar.


Tapi karena ia belum berpengalaman, Chris menyerah dan dia hanya menggerakkan pinggulnya. Karena rasa senang yang datang berkali-kali, akhirnya Chris *******. Tubuhnya menggelinjang dan bergetar hebat.

__ADS_1


"Malam masih panjang Chris. Aku tidak akan mengizinkanmu tidur sebelum kau menerima benih hangatku."


Dan hingga menjelang pagi, pertarungan mereka terus berlanjut dan Chris menyerah ketika bagian terdalamnya menerima calon anak-anak Issac sebanyak lima kali hingga dia benar-benar hampir mati lemas. wajahnya menggambarkan ekspresi penuh cinta, kenikmatan, dan kepuasan.


__ADS_2