Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Bab 71: Mari Bangun Ulang Desa Ini!


__ADS_3

Di hari yang sama saat Issac sedang bersenang-senang, Di sebuah Ruangan yang Remang-remang.....


Ini masih siang, tapi ruang ini tidak terlalu terang. lebih dominan gelap malah. wajar saja karena ini adalah salah satu ruang di bangunan bawah tanah Kuil dua belas Dewi suci di kerajaan Heinz. tentu saja tidak ada akses agar cahaya matahari bisa masuk. penerangan juga seadanya. mungkin, ruang ini memang berniat untuk disembunyikan oleh para pemegang kepentingan di kuil. yah, walaupun bangunan bawah tanah ini tidak rahasia-rahasia amat sebenarnya.


di ruang itu, sudah duduk enam orang yang menggunakan jubah kebesaran kuil. mereka adalah para Bishop yang bertanggung jawab untuk memastikan 'cahaya para Dewi tersebar ke penjuru negeri.'


"Jadi Bagaimana dengan anak itu? apakah ada sesuatu yang aneh dari dirinya."


salah satu dari mereka mulai membuka pembicaraan. namun bishop yang lain sepertinya tidak tertarik dengan pembahasan 'anak itu'.


"Maksudmu anak yang saat pengecekan mana membuat bola kristal itu berwarna hitam? ku rasa dia tidak melakukan apapun. cih, lagipula untuk apa kita melakukan sesuatu seperti memata-matai bocah itu? seperti kita tidak memiliki pekerjaan lain saja."


salah satu dari Bishop itu tidak terima dengan apa yang tadi diucapkan oleh orang yang duduk di seberangnya.


"KITA TIDAK BOLEH MELEPASKAN MATA KITA KEPADA ORANG YANG BERPOTENSI MENJADI DEWA JAHAT!"


Teriakan itu terdengar sangat kencang. jika saja di ruangan tidak dilapisi oleh sihir kedap suara, mungkin saja suara orang ini terdengar hingga seluruh kuil.


mungkin kejadian membuat bola kristal pengetes mana berwarna hitam pekat adalah hal yang baru selama ratusan tahun akademi berdiri, tapi bagi kuil, ini sudah pernah terjadi sebelumnya. begitu mereka mendapat kabar bahwa seorang bocah melakukan hal seperti itu, para Bishop langsung heboh. mereka semua menuju perpustakaan Rahasia yang menyatu dengan ruangan yang mereka tempati sekarang.


di perpustakaan itu tersimpan berbagai arsip dan catatan yang ditulis oleh para pendahulu mereka sejak lima ratus tahun yang lalu ketika benua Lantos masih menjadi sebuah kekaisaran besar. arsip-arsip ini kebetulan diletakkan di perpustakaan yang ada di kuil ini. mereka memastikan satu hal. warna hitam pekat menandakan Raja Iblis yang dibunuh oleh pahlawan lima ratus tahun yang lalu.


para Bishop terbagi menjadi dua dalam menghadapi hal ini. di satu pihak mereka ingin segera memusnahkan anak ini untuk mencegah bibit raja iblis berkembang dan menghancurkan dunia pada akhirnya.

__ADS_1


sementara di pihak lain, mereka menganggap bahwa membunuh anak itu adalah hal yang berlebihan. hanya karena bola kristal itu berwarna hitam tidak berarti anak itu adalah bibit raja iblis. lagipula pengaruh dewa jahat telah hilang di benua ini. kalaupun ada keberadaan mereka dapat dihitung dengan jari. itupun mereka beraksi di bawah kolong meja.


"Sudah, jangan ribut. itu tidak akan menyelesaikan masalah sama sekali. mari kita biarkan anak itu hidup terlebih dahulu. lagipula selama ini dia tidak melakukan hal yang mencurigakan. biarkan dia menghabiskan masa mudanya terlebih dahulu lalu...."


KRAAAKK! suara kepala boneka kayu yang patah terdengar dari Bishop yang lain. Sama seperti yang tadi berteriak, mereka di pihak yang sama.


tindakan kedua belah pihak ini membuat sang pemimpin yang sejak awal memimpin diskusi jadi kerepotan. akhirnya dia terpaksa membubarkan forum ini dan meminta Bishop lainnya untuk keluar dari ruangan ini.


Orang itu menghirup nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya.


"Issac R Starfall.... sungguh aku tidak peduli tentang hidup dan mati mu. tetapi jika karena dirimu cahaya Dewi suci akan padam, maka...." Dia menyimpan sisa perkataan itu dalam dirinya lalu meninggalkan ruangan itu.


***"


tetapi melihat bodi Anna yang luar biasa ketika seluruh pakaiannya dan tubuhnya basah itu sangat....nah mari lupakan. tidak baik untuk memperlakukan sahabat mu seperti tahu!


"Issac kau kenapa? apakah kamu sedang flu karena kedinginan?" Anna dengan lembut bertanya padaku.


Aku menggeleng. mana mungkin aku akan terkena flu hanya karena mandi di danau yang dingin. pasti ada orang yang menggosip di belakang ku. pasti!


masa bodoh, paling cuma perasaan ku saja. ah benar juga. kami sekarang sudah di rumah Bibi Mervouw. awalnya kami ingin pulang hari ini tapi mengingat ini sudah agak sore, aku memutuskan untuk kembali ke akademi besok saja. tenang saja, bangsawan bebas!


kami pasti dihukum sih, tapi dalam banyak kasus, bangsawan yang telat datang setelah liburan akhir pekan tidak akan dihukum. yah mungkin di mata para bangsawan aku berandalan tapi di mata guru aku masih seorang bangsawan. sesekali memanfaatkan hak istimewa tidak ada salahnya, iya kan!?

__ADS_1


sambil menunggu malam datang, sahabat-sahabat ku memutuskan untuk bersenang-senang lagi di luar rumah. desa ini cukup indah. banyak tempat yang belum dikunjungi. sepertinya mereka memutuskan untuk mendatangi tempat yang belum pernah dijelajahi.


sementara aku sekarang berada di di rumah Bibi Mervouw. seperti yang aku janjikan, aku akan membantu desa ini bangkit dari keterpurukannya tapi dengan cara yang berbeda dengan ayahku.


aku berniat untuk membuat desa ini berada di bawah kendali ku. aku bisa saja melakukan hal yang sama dengan ayah. tapi begitu aku pergi nanti, hal yang sama akan terulang kembali. itu mungkin bisa menyelesaikan masalah jangka pendek tapi tidak dengan masalah jangka panjang.


dengan memasukan desa ini di bawah kendali ku, bahkan jika aku pergi ke tempat yang jauh sekalipun, para staf ku akan tetap mengurus desa ini. yah walaupun aku jelas-jelas tidak akan menjadi pewaris Rumah Randall sih.


aku berbicara dengan Bibi Mervouw. cukup panjang sehingga aku tidak bisa menjabarkan percakapan itu disini. tapi intinya aku menawarkan beberapa hal kepada Bibi Mervouw.


yang pertama aku meminta dia untuk menjual 40 persen hasil panennya kepada perusahaan ku. tentu saja dengan harga yang sesuai. sisanya dia bisa menjualnya kepada siapapun.


yang kedua, aku akan mengambil anak-anak. nah dia sempat salah paham. pasti sih, soalnya aku mengatakan itu seolah aku adalah penjahat. tapi aku menjelaskan bahwa anak itu akan dilatih oleh orang-orang dari La-Sa Guild. yah mereka akan diajarkan baca-tulis dan aritmatika sederhana.


mereka juga akan diajarkan bagaimana caranya mengolah produk turunan dari bunga yang ditanam di desa.


sebagai gantinya, mungkin mereka akan dikenakan pajak oleh istana, tapi aku akan berusaha untuk menekan angka yang harus mereka bayar. ku pikir ada orang yang cocok untuk pekerjaan ini. aku menantikannya!


aku juga berniat untuk membawa pasukan pribadi ku ke desa ini. tapi aku pikir itu akan dilakukan nanti, setelah urusan yang berkaitan dengan administrasi beres.


Singkatnya, Bibi Mervouw yang kaget bahwa aku memiliki bisnis sendiri di usia yang amat muda, setuju dengan kondisi yang aku berikan. aku akan meminta La-Sa Guild cabang Venz untuk mengurus detail nya setelah ini.


desa ini dan Bibi Mervouw memiliki kenangan manis bagi ayah dan kedua ibu ku. mungkin saja aku juga. karena itu, aku tidak sabar untuk melihat desa ini bangkit dan memiliki pesonanya sendiri.

__ADS_1


Yah, semoga semuanya berjalan lancar.


__ADS_2