Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Induk Segala Dosa


__ADS_3

Apakah pangeran Nicholas adalah sosok yang cerdas dan cakap? Menurut informasi yang Issac kumpulkan, begitulah adanya. Tetapi ketika melihat langsung keputusan yang dia ambil, Issac mengubah pandangannya.


Pangeran Nicholas tidak secakap yang dirinya bayangkan sebelumnya. Dia hanya terlalu percaya diri. Menganggap semua keputusan yang dia ambil adalah sesuatu yang benar tanpa mengindahkan saran dari bawahannya.


Contoh paling nyata yang Issac lihat adalah ketika pangeran Nicholas memutuskan untuk mengirimkan 50.000 tentaranya untuk mencegat 20.000 pasukan kerajaan Heinz. Oke, dia memang menang jumlah. Tapi kesalahan paling fatal yang ia lakukan adalah meremehkan pentingnya informasi.


Sementara Issac memilki data yang lengkap mengenai seluk-beluk Tentara kekaisaran, mulai dari jumlah mereka, persenjataan dan perlengkapan yang mereka pakai, kemampuan bertarung mereka secara umum, dan lain-lain, pangeran Nicholas bergerak hanya dengan asumsi bahwa tentara kerajaan hanyalah sekelompok petani yang direkrut dan memiliki kualitas yang buruk.


"Dia tidak cerdas. Nicholas tidak lebih dari seorang lelaki yang gegabah dan overconfident. Kalau bukan karena bawahannya yang berdedikasi, mungkin dia sudah lama mati dari dulu."


"Fufufu.... Sepertinya kamu frustasi ya? Aneh, biasanya orang lain mengeluh karena lawan mereka lebih cerdas atau setidaknya setara dengan mereka. Baru kali ini aku melihat ada orang yang mengeluh karena lawannya lebih bodoh daripada dirinya."


Di depan Anna yang sedang menggendong anak perempuannya, Issac mengeluh. Sekarang Anna sedang berada di Mansion Savoy. Dia pergi dari Wilayah Starfall dengan artefak yang mengandung sihir teleportasi untuk menemani Issac.

__ADS_1


"Yah, tidak masalah menjadi bodoh. Kita semua bodoh dengan cara kita sendiri. Selama ada keinginan untuk terus belajar dan memperbaiki diri, kita akan menjadi lebih baik.


"Yang bermasalah adalah mereka yang bodoh dan di saat yang sama, arogan. Tahukah kamu Anna, kalau kesombongan adalah induk segala dosa?"


Anna yang sedang asyik mengayunkan putrinya dan Issac agar tidurnya semakin nyenyak, menggeleng. Dia bertanya-tanya mengapa suami tercintanya berpikiran seperti itu.


"Yah, ini adalah kisah yang mungkin saja tidak pernah terdengar oleh siapapun. Alkisah, dulu sekali, di surga, Manusia pertama diciptakan oleh Tuhan. Dia memang manusia pertama tapi bukan berarti dia adalah makhluk yang pertama ada.


"Pada saat itu, malaikat sudah diciptakan. Termasuk juga iblis. Waktu itu, semua makhluk ini fokus untuk menyembah tuhan yang menciptakan mereka. Tidak ada satupun yang berniat membantah perintah Tuhan mereka."


Issac tertawa kecil dan mengangkat bahunya. Yah, ini adalah cerita dari dunia lamanya sih.


"Mungkin aneh, tapi mari kita lanjutkan dulu. Pada saat manusia pertama diciptakan, tuhan memerintahkan malaikat dan iblis untuk sujud kepada manusia ini. Para malaikat langsung sujud. Tapi Iblis spontan menolak perintah itu."

__ADS_1


"Hmmm? Alasannya apa?"


"Inilah permasalahan utamanya. Sang Iblis menganggap bahwa dirinya lebih baik daripada manusia ini. Manusia ini terbuat dari tanah sementara dirinya tercipta dari api.


"Begitu iblis menolak, tuhan langsung melemparkan dirinya ke neraka. Apakah iblis itu belajar dari kesalahannya? Tentu saja tidak. Dia menjadi iri dan dengki. Dari iri dan dengki itu, pada akhirnya sebuah dosa bernama dendam lahir.


"Ceritanya masih sangat panjang, tetapi pada intinya kau memahami ini kan, Anna?"


Anna mengangguk. Pada intinya Issac ingin mengatakan satu hal. Jangan sombong. Kesombongan akan membuat hati menjadi keras dan pikiran menjadi kacau. Mereka tidak akan bisa menerima saran dan masukan dari orang lain.


"Oke mari kita akhiri pembicaraan yang super berat ini! Hei Anna, sini, kau kurang dibelai kan? Malam ini, aku akan memanjakanmu sepuasnya!"


Wajah Anna memerah! Ah.... imutnya. Pesona Anna sebagai seorang gadis pemalu sekaligus ibu yang tangguh benar-benar membuat dirinya terlihat semakin menggemaskan!

__ADS_1


Anna meletakan putrinya yang sedang tertidur di keranjang bayi. Perlahan, dia berjalan menuju ranjang dan duduk di tepi kasur. Gaun malam yang ia pakai kali ini sangat menggoda. Issac tidak bisa lagi menahan dirinya dan langsung menyerbu Anna.


Untung kamar Issac di bekas mansion Savoy telah ia pasangi sihir kedap suara. Karena jika tidak, mungkin teriakan keenakan Anna akan terdengar ke seluruh tempat. Itu semua terjadi karena keganasan Issac malam itu.


__ADS_2