Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Strategi Memecah Fokus


__ADS_3

Seekor burung merpati pembawa pesan hinggap di jendela ruang kerja Issac. Di bawah sinar bulan dan lilin yang temaram, Issac sedang menulis sesuatu di sebuah kertas kosong. Bersama dengan Rena.


Rena yang menyadari kehadiran burung itu segera menghampiri jendela dan mengambil sepucuk surat yang diikatkan di kaki merpati hitam.


"Surat dari pusat komando, tuan. Tentara kerajaan berhasil menaklukan Savoy dalam waktu tiga hari. Mereka meminta instruksi selanjutnya dari yang mulia ratu."


Rena membawa surat itu kepada Issac setelah membacakan untuknya.


"Kita akan menunda kampanye selanjutnya. Sekarang sudah masuk puncak musim dingin. Tidak peduli seberapa kuat Tentara kita, akan timbul korban yang sia-sia jika kita terus memaksakan diri. Bawa ini ke kantor kementerian urusan militer."


Rena mengambil sebuah berkas yang Issac berikan dan langsung pergi ke kantor kementerian urusan militer. Ada cap darinya dan ratu serta tanda bahwa berkas itu bersifat rahasia.


Setelah Rena pergi, Issac mulai membaca beberapa laporan dari RIS. Tentara kekaisaran Moskov telah bergerak menuju wilayah Utara mereka untuk memadamkan api pemberontakan di sana.


Tentu saja, pemberontakan yang terjadi di bagian Utara kekaisaran Moskov adalah strategi Issac untuk memeras dan memecah fokus kaisar. Romanov memang telah membantai seluruh keluarga royalti, tetapi bukan berarti loyalitas rakyat mereka telah memudar.


Memanfaatkan momentum itu, Issac mulai membujuk mereka lewat VIESTA, agen Intelijen pribadinya, untuk memberontak. Ia juga memberikan senjata dan mengirimkan pasukan pribadinya yang ia samarkan sebagai tentara bayaran untuk melatih para penduduk sipil.


Berhasil atau gagalnya pemberontakan ini tidak begitu penting. Seperti yang Issac rencakan di awal, tujuan utamanya adala mmemecah fokus kekaisaran dan membuat sumber daya perang mereka terpecah.


Selanjutnya ada informasi lain. Kapal-kapal dagang yang menuju perairan wilayah kekaisaran Moskov seringkali dihadang oleh bajak laut. Awak kapal mereka kebanyakan dibunuh dan muatannya di rampas. Nah, itu bukan urusan dia, tetapi tetap menguntungkan untuk kerajaan.


Issac tidak menggerakan bajak laut untuk menghadang kapal dagang yang menuju pelabuhan di Moskov. Lebih tepatnya tidak perlu. Di era seperti ini, bajak laut adalah sesuatu yang umum. Bahkan kapal dagang yang menuju pelabuhan di Heinz juga seringkali disergap oleh mereka.


Bedanya, Aurellia memikirkan keamanan di jalur perdagangan dengan sangat baik. Kapal-kapal perang diturunkan untuk berpatroli dan mengawal kapal dagang hingga mencapai pelabuhan dengan selamat.


Tentu saja hal yang sama dilakukan oleh kekaisaran Moskov. Tetapi keamanan publik telah menurun ketika Moskov mengarahkan seluruh kapasitas ekonomi mereka untuk berperang. Kekaisaran Moskov mungkin kaya dan kuat, tetapi pondasi mereka telah rapuh.

__ADS_1


"Kaisarnya ambisius namun bodoh. Pejabat-pejabatnya korup, dan bangsawannya menindas rakyatnya. Cepat atau lambat, kekaisaran Moskov akan runtuh. Mungkin dalam 20 tahun ke depan. Tetapi peperangan ini sepertinya membuat Moskov runtuh lebih cepat."


Memang ada orang kompeten di kekaisaran seperti Duchess Petersburg dan vassalnya. Tetapi itu tidak banyak membantu. Bahkan mereka ikut terseret dalam peperangan ini. Ya, dengan kata lain meskipun mereka memiliki posisi tawar, itu tidak cukup untuk mengubah diri mereka menjadi sebuah kekuatan yang besar untuk mengendalikan kekaisaran.


"Akan lebih baik jika Duchess Petersburg menjadi sekutu kerajaan. Itulah niat awalku. Tetapi sepertinya tidak akan semudah itu ya."


Issac menggerutu sambil sedikit memijat dahinya. Sejujurnya dia tidak menyukai hal ini. Tidak, dia sangat membencinya. Memanfaatkan api pemberontakan yang ada di Utara kekaisaran akan menimbulkan banyak korban dari rakyat biasa.


Pada akhirnya, tidak peduli siapapun yang berperang, siapapun yang menang atau yang kalah, mereka yang paling menderita adalah rakyat biasa.


Tetapi sudah sejak lama Issac bertekad untuk menanggung dosa itu. Untuk Aurellia, untuk keluarganya. Tetapi ia tidak mau anak-anaknya mengambil jalan yang sama dengannya. Itulah kenapa ia harus mendidik mereka dengan baik.


Nah, berhenti mellownya. Ini bukan saat yang tepat untuk memikirkan hal yang menyedihkan.


"Permisi, tuan."


Yang Rena tidak sadari, bahkan kehadiran dirinya menjadi penghibur untuk Issac.


"Ini tuan, silahkan...Auhh!!"


Baru saja Rena selesai menuangkan wine ke gelas, Issac sudah menarik dirinya ke pangkuannya.


Tidak hanya itu, Issac juga mencium Rena dengan liar. Lidahnya menjilati lidah Rena hingga gadis itu merasa lemas sekaligus bergairah. Ahh, ekspresinya membuat insting sadistik Issac melambung!


"Mari menghabiskan malam ini bersama, sayangku."


Membisikan kata itu di telinga Rena, Issac mulai melucuti baju Rena. Rena sangat malu, tetapi dia juga menginginkannya. Dan begitulah, kantor Issac yang hangat dipenuhi oleh suara dan aroma yang erotis.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Karena suplai yang terbatas, tentara kerajaan harus menghentikan gerak mereka setidaknya sampai musim dingin selesai. Persediaan yang mereka bawa diatur hanya untuk ekspedisi penaklukan Savoy.


Lagipula, mereka harus memperbaiki kota Savoy. Tidak banyak bangunan yang hancur. Tetapi jika dibandingkan kota-kota yang ada di kerajaan, infrastruktur di tempat ini tertinggal jauh.


Tidak ada rumah sakit, tidak ada sekolah, dan tidak ada saluran pengelola air bersih. Banyak penduduk yang akan terinfeksi penyakit diare dan penyakit berbahaya lainnya jika ini dibiarkan. Karena itu, para tentara ditugaskan untuk membangun rumah sakit sementara dan membersihkan sampah-sampah yang bertebaran di jalan. Termasuk kotoran seperti tinja.


Issac memutuskan untuk turun langsung ke lapangan bersama dengan Lilianne. Mereka menyamar. Kalau para tentara tahu bahwa dia pejabat tinggi ada di Savoy sekarang, itu akan menghalangi kinerja mereka dengan berbagai hal prosedural yang merepotkan.


"Jadi ini ya wilayah Savoy. Hanya ayah yang pergi ke sini jadi aku tidak tahu bagaimana kondisi tempat ini yang sesungguhnya."


Benar juga. Kalau dipikir-pikir lagi, keluarga Balzaac juga memiliki hubungan kekerabatan dengan keluarga Savoy. Ibunya Lilianne adalah anak dari selir Marquis Savoy dua generasi sebelumnya.


Entah kenapa Issac menjadi sedikit merasa bersalah tentang hal ini.


"Kamu tidak perlu khawatir tentang hal itu. Akan lebih baik jika seperti ini. Justru....ibuku mungkin akan sedih jika melihat Savoy terus berada dalam kekacauan."


Agak absurd memang. Tetapi jika Lilianne yang meminta hal itu maka tidak ada masalah. Ngomong-ngomong, Issac tidak membawa anaknya. Anaknya masih terlalu kecil untuk dibawa ke tempat seperti ini. Tetapi alasan terbesarnya adalah musim dingin yang menyebabkan ini!


Sekarang, anak antara Lilianne dengan dirinya sedang diasuh oleh ibu mertuanya. Dia sangat senang dengan kehadiran cucu barunya.


Kembali ke wilayah Savoy. Tempat ini sudah resmi menjadi bagian dari kerajaan. Para birokrat yang masih segar, maksudnya mereka yang telah lulus dari institut ilmu pemerintahan kerajaan, telah dikirim untuk membenahi adminstrasi tempat ini.


Nah, itu berarti segala macam kebutuhan penduduk juga harus dipikirkan oleh kerajaan. Yah, mungkin bukan Investasi yang buruk untuk mengembangkan wilayah ini.


Well, satu masalah sudah diselesaikan. Walaupun masih banyak masalah yang akan menghampiri, setidaknya untuk sementara, ini cukup.

__ADS_1


__ADS_2