
Issac bangun ketika matahari pagi masuk melewati kisi-kisi jendela. ketika dia meraba-meraba tempat tidur disampingnya, tapi pasangan tidurnya sudah tidak ada lagi di kasur. tapi sebagai gantinya, dia mencium aroma yang lezat dan harum di kamar hotel. di kamar ini disediakan dapur. tentu saja dapurnya mewah dan perabotannya sangat lengkap. jika tamu ingin masak sendiri, mereka bisa meminta staf hotel untuk membawakan bahan-bahan segar dan bumbu yang tamu inginkan.
dari aromanya, dia yakin masakan tunangannya, Anna, akan terasa sangat lezat. sepertinya selain menghabiskan waktu untuk bekerja dan belajar di akademi, Anna meluangkan waktunya untuk meningkatkan skill memasaknya. sebagai lelaki, dia merasa senang dengan hal itu.
"Ah, Is kau sudan bangun! selamat pagi!"
sepertinya setelah apa yang mereka berdua lakukan tadi malam, mood Anna menjadi sangat baik. dia tersenyum sangat lebar saat menyambut Issac.
"selamat pagi, Anna. tadi malam menyenangkan sekali ya? aku tidak akan menyangka Anna akan semesum itu."
diingatkan dengan kejadian malam tadi, Anna langsung tersipu malu. wajahnya sangat merah dan matanya berkaca-kaca karena sangat malu. yah, Issac tidak salah. tadi malam mereka berdua memang sangat bergairah. bahkan tidak cukup satu kali, Anna sampai keluar tiga kali.
melihat ekspresi lucu Anna, Issac akhirnya mencium Anna dengan ganas. sebenarnya, dia ingin mendorong dan menindihnya di atas kasur lagi. apalagi Anna dengan celemek yang dia pakai menjadi sangat seksi.
"oh hei! ini bukan saatnya untuk yang seperti itu!"
Anna mendorong Issac sedikit menjauh dari tubuhnya. bukannya dia tidak mau melanjutkan 'pertarungan' yang semalam. dia hanya sangat malu.
__ADS_1
"hahaha... baiklah! nah sepertinya masakanmu hampir matang sayang. jangan lupa diangkat oke?"
"Ahhh gawat aku lupa! ini semua karena mu Is!!"
Anna segera berlari ke kompor dan mematikan apinya. Anna segera memindahkan masakan buatannya ke sebuah mangkuk. mereka akhirnya sarapan. dan seperti yang Issac pikirkan. masakan kekasihnya sangat lezat!"
****
beberapa hari setelah kencan mereka, Semuanya berjalan seperti biasa kembali. tapi entah kenapa Issac merasakan perbedaan perilaku Aurellia sejak kembalinya dia dari kencan dengan Anna. Aurellia jadi lebih menempel dengan Issac ketika bekerja. bahkan ketika Issac masih berada di kelas, Aurellia menungguinya hingga pelajarannya selesai lalu mengajak ia makan siang bersama. hal itu Aurellia lakukan bahkan ketika di tengah keramaian.
"hmmm, Lia. aku penasaran kenapa tiga hari belakangan ini kau sangat lengket padaku. apakah sesuatu yang membuatmu takut terjadi? atau hanya salah makan?"
Issac pada akhirnya menyerah dan membiarkan Aurellia terus bergelayutan padanya. meskipun banyak mata para siswa yang tertuju padanya dengan tatapan kecemburuan dan kebencian, entah itu Issac maupun Aurellia sama-sama tidak peduli. mungkin akan ada beberapa berita miring yang sampai ke istana, tapi Issac memutuskan untuk menyelesaikan itu nanti.
di malam hari setelah siang yang panjang, Issac kedatangan seorang tamu. seorang pria dengan topeng serigala. dia adalah Wolf. nampaknya, dia memiliki informasi yang telah diminta oleh Issac.
Wolf menceritakan semua yang dia tahu pada Issac. tentang kekuatan yang dimiliki oleh pangeran William, orang-orang yang bekerja sama dengannya dan juga tentang pasukan rahasia milik William yang dia bangun secara diam-diam.
__ADS_1
Wolf juga memberikan Issac beberapa dokumen yang berisi tentang daftar para prajurit dan ksatria yang bekerja di sisi pangeran William, catatan tertulis yang berisi perjanjian antara para pendukung dengan pangeran William, serta banyaknya aset yang mereka miliki. Sejujurnya dia agak terkejut. meskipun Issac sudah memperkirakan hal-hal Semacam ini, ternyata fraksi pangeran kedua juga telah menyiapkan banyak hal untuk maju menuju tahta.
Issac yakin dengan sifat pangeran William yang otak-otot maupun para pengikutnya yang berasal dari keluarga Ksatria tidak berbeda jauh dengannya, tidak mungkin mereka bisa menyiapkan sesuatu dengan matang seperti ini. kalaupun ada, pastinya mereka akan memilih pendekatan yang lebih frontal dan keras dalam menentang kedua saudaranya.
tunggu dulu! akhirnya setelah terdiam beberapa lama Issac mulai mendapatkan benang merah yang menghubungkan semua analisisnya. bagaimana pangeran William mendapatkan dukungan material, moril, dan finansial sebanyak ini dan bagaimana pangeran William mampu membentuk sebuah pasukan rahasia yang dapat lolos dari mata Istana dan keluarga kerajaan, hanya satu orang yang bisa menangani hal ini.
Issac membolak-balik lagi tumpukan kertas yang terpampang di hadapannya dan akhirnya menemukan apa yang dia inginkan. dari sebuah dokumen, dia menemukan sebuah nama yang sangat tidak ingin dia lihat. Duke Balzaac.
Cih! ini jauh lebih merepotkan daripada yang ku pikirkan! Issac benar-benar meremas kepalanya dengan kuat. keluarga Balzaac jelas-jelas bukan keluarga yang memfokuskan diri mereka pada militer. tapi, mereka punya sejarah panjang tentang hubungan mereka dengan militer di kerajaan. apalagi Richard Balzaac, kepala keluarga Balzaac, adalah salah satu komandan perang paling terkemuka di kerajaan.
ada beberapa implikasi jika memang keluarga Balzaac bergandengan tangan dengan fraksi pangeran kedua. pertama, Keluarga Randall jelas-jelas akan mendapatkan kerugian. selama ini, ayah dan kakeknya selalu membuat keluarga Randall berada dalam fraksi yang netral dengan alasan kalau mereka adalah penjaga Perbanyak antara Kekaisaran dan kerajaan. mencoba campur tangan dalam konflik pewaris tahta hanya akan membuat sumber daya yang seharusnya digunakan untuk memaksimalkan keamanan di perbatasan menjadi terbuang percuma.
selama ini keluarga Randall dan Balzaac menjalin hubungan yang sangat baik. bahkan ibu tirinya, Maya, adalah adik dari Richard Balzaac. kakaknya, Sasha, juga memiliki darah dari keluarga Balzaac. ini adalah cara kedua belah pihak menjaga hubungan baik satu sama lain. mungkin sedari awal, Richard Balzaac menjadikan ibu tirinya sebagai bom waktu bagi keluarga Randall jika diperlukan. Maya mencintai Arthur, ayah Issac. itu tidak diragukan lagi. bahkan jika seandainya kedua keluarga ini saling berperang, dia pasti akan memihak pada suami tercintanya. tetapi Balzaac pasti menyembunyikan sesuatu di balik jubah mereka. ini yang harus Issac antisipasi. dia tidak mau keluarganya disentuh oleh siapapun. tapi suatu saat, ketika waktunya sudah tiba, keluarga Balzaac pasti akan menusuknya dari belakang.
selain itu, dan ini yang terpenting, adalah Lilianne. membuat keluarga Balzaac menjadi musuhnya itu berarti sama dengan membuat Lilianne menjadi musuhnya. dan itu yang ingin dia hindari. dan pada akhirnya, satu-satunya cara agar Lilianne bisa lepas dari keluarga Balzaac adalah segera menarik Lilianne dari tangan mereka.
tapi ada dua hal yang membuat Issac penasaran. apakah Ayahnya tidak tahu tentang hal ini? tidak, bukan itu masalahnya. bahkan jika ayahnya mengetahui ini sekalipun, dia tidak bisa mengubah apapun. itu berarti Arthur sadar kalau satu saat nanti, dia akan berhadapan dengan Richard Balzaac.
__ADS_1
dan hal yang paling ingin dia ketahui adalah, kenapa pada akhirnya keluarga Balzaac tetap menjaga hubungan baik dengan Randall jika pada akhirnya mereka akan berperang satu sama lain. apakah konflik yang disembunyikan ini telah berlangsung sejak lama? atau justru baru terjadi saat ini? bahkan jika Issac membuat hipotesis untuk hal ini, akan ada terlalu banyak kemungkinan.
tetapi dia tidak punya waktu untuk terus mengeluarkan hipotesis. dia harus segera mencari informasi terkait hal ini dan mengubah rencana yang telah ia susun dengan susah payah secara besar-besaran.