
Bencana yang terjadi di wilayah Savoy membuat kekaisaran maupun kerajaan sangat heboh. Baru pertama kalinya sejak kekaisaran berdiri, bencana seperti ini terjadi. Entah bagaimana ceritanya wilayah Savoy yang dikatakan salah satu bangsawan yang fokus kepada militer kebobolan seperti itu.
Sementara di kerajaan, kehebohan ditanggapi dengan cara yang berbeda. Tentu bukan suka cita, tapi untuk sekarang, setidaknya potensi peperangan telah direduksi hingga ke persentase yang rendah.
Arch Savoy sendiri selamat. Tapi luka yang ia dapatkan sangat parah sehingga dibawa ke Kiev dan dirawat di sana. Arch Savoy dikenal sebagai salah satu orang terkuat di kekaisaran. Untuk bisa melukainya sebesar ini, siapa yang melakukannya. Tetapi bahkan Arch Savoy sendiri tidak buka suara.
Sementara Isaac.....well, dia sedang bersenang-senang dengan gadis kerajaan. Kamarnya di Istana penuh dengan aroma afterglow. Kasurnya sangat basah dimana-mana. Aurellia, Misha, Sasha, Lilianne, Anna, Olivia, dan Margareth terkapar tidak berdaya di kasur tetapi wajah mereka terlihat sangat puas.
Karena tidak nyaman, Issac mengeringkan kasurnya dengan sihir dan membersihkan dari kotoran. Dengan ini mereka bisa tidur dengan nyenyak. Issac menuju balkon dan meminum secangkir teh. Sangat nikmat.
"Kau harus tanggung jawab tahu ketika salah satu dari kita hamil."
Dari belakang, kakak sekaligus tercintanya, Misha, memeluk dirinya. Dia masih tidak memakai sehelai pakaian pun. Dua gunungnya yang besar menyentuh punggung Issac.
"Jangankan salah satu dari kalian. Bahkan jika kalian semua hamil, aku akan tanggung jawab."
Issac berbalik dan dengan penuh kasih sayang memeluk Misha. Misha menguburkan wajahnya di dada Issac yang sangat kokoh dan hangat. Sejujurnya Misha sendiri khawatir. Hubungan seperti ini antar saudara bukan praktik yang tabu di benua Lantos.
Tetapi ada efek samping ketika mereka melahirkan seorang anak. Mungkin kasar, tapi biasanya mereka memiliki catatan bawaan. Itulah konsekuensi dari Incest.
Tetapi Issac sendiri tidak perlu khawatir. Berkat kemampuannya, ia bisa dengan bebas mengubah struktur dan kode genetiknya. Ketika ia bercinta dengan kedua saudaranya, ia mengubahnya.
"Tidak perlu khawatir tentang masalah anak yang akan lahir. Aku punya cara untuk mengatasinya."
Chuuu. Issac mencium bibir Misha dengan lembut dan membawanya ke kasur dengan gendongan ala tuan putri. Setelah berbaring sejenak, ia tertidur pulas karena kelelahan.
Bagiamana aku akan mengurus mereka setelah ini? Itu yang Issac pikirkan. Ia ingin menikahi semua kekasihnya yang sekarang ataupun yang akan menyusul nanti. Bukan sesuatu yang berat tapi ia ingin mencari waktu yang tepat.
Dalam waktu dekat, ia akan menikahi mereka semua. Karena itu ia akan berkonsultasi dengan Jeremiah Bless yang sekarang menjadi chamberlain atau bendahara istana yang bertugas untuk mengurus kebutuhan istana.
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Jadi anda ingin menikahi kekasih anda, Tuan Issac? Itu bukan sesuatu yang sulit. Anda bisa menikahi Ratu dengan mudah berhubung semua warga sudah tahu bagaimana hubungan kalian selama ini.
"Masalahnya adalah hubungan anda dengan yang lainnya. Begitu ratu melahirkan seorang anak, ia akan menjadi pewaris tahta selanjutnya. Terutama jika yang lahir adalah laki-laki.
"Tetapi jika kekasih anda yang lahir juga ikut melahirkan, yah mungkin posisi mereka akan sedikit ambigu. Kecuali jika anda menjadi raja atau anda bersedia untuk menjadikan yang lain sebagai selir atau simpanan."
Selir atau simpanan ya? Issac berpikir. Sejujurnya ia sendiri tidak pilih-pilih dalam mencintai kekasihnya. Ia menyayangi dan mencintai semuanya tanpa pandang bulu. Jadi ia tidak ingin meletakkan posisi hierarkis di antara mereka bahkan dengan alasan politik.
Issac juga yakin kalau Jeremiah enggan menjadikan putrinya sebagai selir atau simpanan milik Issac. Ia mau Margareth berada dalam posisi setara dengan yang lainnya. Mungkin itu tidak profesional, tapi itu hanyalah kasih sayang seorang ayah yang Issac bisa pahami.
"Ah, tapi tenang saja. Anda adalah pahlawan negara ini, tuan. Dalam beberapa hal, posisi pahlawan lebih Tinggi daripada penguasa. Anda bisa menggunakan itu sebagai solusi!"
Ah benar juga! Sebenarnya ia sendiri enggan dijuluki pahlawan oleh warga kerajaan. Tetapi siapa sangka julukan dan status ini akan berguna baginya di saat seperti ini.
"Terimakasih banyak Jeremiah untuk nasihatnya! Aku senang telah memilihmu untuk menjad bendahara istana."
"Sebagai ayah, saya berharap untuk kebahagiaan putri saya. Tolong, jaga dan perlakukan Margareth dengan baik."
Issac menepuk pundak Jeremiah untuk menenangkannya. Ia tidak berniat untuk memperlakukan Margareth dengan buruk. Sebaliknya, yang ia inginkan hanyalah kebahagiaan dirinya dan yang lainnya.
Dengan begitu, waktu pernikahan telah ditentukan. Tiga bulan lagi adalah hari yang berbahagia untuk seluruh warga kerajaan Heinz.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Tujuh hari kemudian, Issac mendapatkan kabar yang kurang mengenakan. Sekarang ia berada di Bekas wilayah kerajaan Garlin yang menjadi bagian dari kerajaan Heinz bersama dengan Marina dan Rena.
Mereka bertiga meninjau pembangunan yang ada di wilayah baru itu. Semua berjalan dengan lancar. Ini juga berkat bantuan dari Investasi Maria Petersburg yang menyediakan banyak dana segar untuk pembangunan sekolah, rumah sakit, jaringan jalan raya, pasar, dan lain-lain.
__ADS_1
"Wajahmu sangat buruk hari ini! Ada apa denganmu!?"
"Ma-marina! Tolong bersikaplah yang sopan kepada Tu-tuan Issac!"
Marina mengejek Issac sementara Rena bereaksi dengan panik. Mereka awalnya berada di posisi yang bermusuhan. Tetapi karena mereka telah berada di bawah kerajaan, hubungan mereka lumayan membaik. Keduanya telah menganggap satu sama lain sebagai teman.
"Hmmmpphh, Biarin! Karena lelaki ini lah aku berada di posisi yang sekarang!"
Issac tersenyum dengan pahit. Rubah ini....
"Itu sesuatu yang harusnya kau syukuri tahu. Daripada diasingkan atau bahkan dihukum mati, ini jauh lebih baik kan?"
"Bodo amat!"
Ya ampun. Issac berhenti berjalan. Mereka juga. Issac meraih pundak Marina lalu mencium bibirnya yang merah dan lembut. Tentu saja gadis rubah itu spontan melawan. Tetapi hanya sebentar karena setelah itu ia menyerah dan membiarkan dirinya terbuai.
"Awawawa!! Tu-tuan Issac apa yang k-kau lakukan....hummppp!"
Setelah Marina, giliran Rena. Tentu saja gadis serigala perak yang cantik itu panik. Tapi ia tidak melawan dan menikmati ciuman yang Issac berikan. Sama seperti Marina, itu adalah ciuman yang dalam.
Begitu bibir mereka terpisah, sebuah benang perak muncul di antara mereka.
"Tu-tuan...."
"Bajingan!! Apa yang kau lakukan!?"
Issac tertawa menikmati reaksi mereka yang kontras. Rena yang malu terlihat sangat imut seperti hewan kecil. Sementara Marina, ia marah dan malu meskipun ekspresi kegembiraan juga bisa dilihat darinya.
Ngomong-ngomong, berita itu adalah ketujuh kekasih yang Issac yang jatuh sakit berturut-turut. Aurellia di hari pertama, Margareth baru kedua, dan begitu seterusnya. Mereka pusing-pusing dan mual. Emosi mereka juga tidak stabil.
__ADS_1
Dokter istana mendiagnosa mereka demam biasa. Baiklah, setelah ini, ia akan mengurus mereka semua! Tapi sebelum itu, ia akan mengurus kedua gadis ini di sini.