Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Bab 91: Conrad vs Starfall (part 2)


__ADS_3

Lengan Conrad terputus. darah muncrat dari tempat lengannya berasal. jeritan Conrad tidak berhenti terdengar. itu pasti sangat sakit. tim medis dengan sigap langsung turun ke lapangan dan menghentikan pendarahan Gustave. mereka adalah Priest yang sangat hebat sehingga lengannya yang terputus bisa tersambung kembali.


"ISSSACCC!!! AKAN AKU PASTIKAN KAU HANCUR BERKEPING-KEPING SETELAH MEMBERIKAN PENGHINAAN KEPADA KU!!!! WASIT! PERTANDINGAN BELUM SELESAI! AKU MASIH BISA BERTARUNG!"


Wasit yang baru saja ingin mengumumkan kemenangan Issac terdiam. dia ragu sehingga menatap Issac. tapi anak itu mengangguk. dia sama sekali tidak keberatan. pertandingan harus dilanjutkan.


Wasit mengangguk dan meninggalkan arena lagi. Issac menunggu hingga Gustave bangkit kembali. sementara Gustave, dengan tatapan Dendam mulai berdiri. nafasnya memberat. badannya yang cukup besar naik-turun.


dia mengeluarkan sesuatu dari saku celananya. itu adalah pil bulat berwarna hitam. dengan senyuman mengerikan, dia menelan pil itu. awalnya tidak ada efek tetapi tiga menit kemudian, tubuhnya bergetar hebat. aura hitam yang dapat dilihat dengan mata telanjang berkumpul di sekeliling Gustave.


matanya memerah. urat-urat terlihat dari tubuhnya. setetes darah keluar dari hidungnya. getaran yang menakutkan terasa di seluruh arena, bahkan hingga tribun. semua penonton merinding ketakutan. bahkan sahabat dan kakak Issac serta para guru. hanya Issac yang tetap berdiri dengan tenang.


Tiba-tiba sebuah penghalang berwarna merah muncul dan mengelilingi arena pertandingan. Issac sih hanya melihat penghalang itu saja. dan Gustave, mulai menjelaskan sesuatu.


"Ini adalah penghalang yang sangat kuat! bahkan para guru senior Grade satu tidak akan bisa menembus penghalang yang telah ku buat! dengan ini, aku bisa dengan puas menghajar mu dan mempermalukan mu! Hahaha!"


entah respon apa yang Gustave harapkan, tetapi lagi-lagi, itu tidak sesuai dengan ekspektasinya. tawa Gustave justru tertumpuk dengan tawa Issac.


"Hahaha, ternyata begitu. ini luar biasa! tetapi asal kau tahu, penghalang ini kurang kuat. izinkan aku untuk memperkuat penghalang ini."


Issac menepukkan tangannya berkali-kali. dan sebuah cahaya hijau bertumbukan dengan penghalang berwarna merah. membuat penghalang tersebut menjadi warna kuning. dia terlihat puas dengan hasil kerjanya.


"Nah dengan begini, kau tidak perlu menahan diri lagi. tenang saja, tidak akan ada yang bisa mengganggu pertandingan kita."


meskipun Gustave sangat murka mendengar kalimat yang lebih terdengar seperti ejekan itu, dia juga tertawa. ternyata anak itu sedang menghampiri kematiannya sendiri! ini membuat adrenalinnya semakin terpacu!


aura hitam yang daritadi menyelimuti Gustave kini mulai mengamuk seperti badai. Tubuh Gustave membesar. bahkan armornya terlepas dari badannya. Issac jadi teringat hul* dari mar*e* universe. tetapi bedanya badan Bajingan itu berwarna hitam. dia telah berubah menjadi mode berserk.


dengan ganas, Gustave melancarkan pukulan ke arah kepala Issac. dia sedikit terkejut dengan kecepatan mode berserknya. untung saja Issac berhasil menghindar tepat waktu. pukulan berserk itu hanya mengenai tanah, tetapi tanah itu hancur.

__ADS_1


Lumayan keras ya, walaupun sebenarnya Issac tidak perlu menghindar. pukulan segitu belum bisa dibandingkan dengan monster-monster di dunia neraka. tapi kalau tidak menghindar itu akan sangat heboh jadi keputusannya sudah benar.


menyadari bahwa Issac sudah tidak berada di posisinya semula, gerakan Berserk semakin Liar. kali ini dia melayangkan tendangan. Issac juga. akhirnya tendangan mereka beradu satu sama lain. membuat tanah disekitar mereka terguncang dan terlempar. berkat penghalang yang diaktifkan, pecahan tanah itu menjangkau penonton.


Issac merasakan kesemutan di kakinya. ternyata tendangan dari Gustave mode berserk cukup kencang. Gustave yang menyadari bahwa serangan fisik tidak berpengaruh pada Issac, segera memperlebar jarak. Dia terpaksa menggunakan sihir.


"Dewa penguasa kemarahan dan kebencian, dengarlah harapan ku dan wujudkan keinginan ku! hancurkanlah lawan ku dan telan dia dalam api kebencian, Gold Hurricance!"


tiba-tiba sebuah lingkaran sihir yang rumit berwarna keemasan muncul dibawah kaki Issac. itu indah tetapi mematikan. ini adalah jurus pamungkas milik Gustave dimana bayarannya adalah mana yang sangat banyak. bahkan dia hanya bisa mengeluarkan sihir ini satu kali bahkan dalam mode berserknya.


"Begitu, bajingan ini berniat untuk menyelesaikan pertarungan ini dalam sekali serang ya. sepertinya dia juga memang kehabisan tenaga. sudah ku duga mode Berserk ini tidak bisa bertahan lama. saat mode ini berakhir, dia tidak akan memiliki tenaga lagi untuk Bertarung. baiklah, jika itu maumu."


sebuah badai api emas berbentuk pusaran muncul dari lingkaran itu. awalnya besar. tetapi lama-kelamaan, pusaran itu terus mengecil seolah ingin menekan orang yang ada didalamnya. semakin kecil ukuran topan itu semakin besar tekanan yang ada di dalamnya.


semakin lama pusaran itu semakin mengecil. tidak lama kemudian, pusaran itu menggembung dan meledak. api emas memenuhi arena pertandingan namun penonton tetap aman dari ledakan maupun efeknya.


****


para guru panik. mereka menganggap bahwa Issac jelas-jelas tidak bisa menghadapi mode berserk Gustave. dia memang menghindar dan beradu tendangan. tetapi mereka berpikir itu adalah batas yang dimiliki oleh Issac.


apalagi setelah Gustave memakai sihir pamungkasnya. mereka yakin Issac tidak akan bisa keluar hidup-hidup


tetapi sepertinya, Zorgrad punya pandangan lain. dia menggeleng ketika beberapa guru meminta tolong padanya.


"maaf, aku tidak bisa melakukan itu. pertama, penghalang yang mereka pasang sama sekali tidak bisa ditembus bahkan oleh penyihir seperti ku sekalipun. yang kedua, bahkan jika aku berhasil menerobos penghalang itu, aku tidak akan bisa menghentikan pertempuran Mereka. tenang saja, jika itu Issac, dia pasti akan mengatasi masalah itu."


para guru kaget. Zorgrad adalah penyihir grade spesial bahkan tidak bisa menerobos penghalang itu!? mau bagaimana lagi. jika Zorgrad bilang tidak bisa maka itu berarti tidak bisa.


tetapi alasan Zorgrad yang sebenarnya bukan itu. seandainya jika dia menerobos sekalipun, dia sama sekali tidak berniat untuk menghentikan Issac sama sekali. itu adalah sesuatu yang harus dia selesaikan sendiri untuk membuktikan tekadnya.

__ADS_1


sebelum pertandingan, dia diberitahu oleh Anna kenapa Issac memutuskan untuk bertarung melawan Gustave. Zorgrad ingin sekali menghabisi Gustave dengan tangannya sendiri saat mendengar cerita Anna. tetapi dia mempercayakan rasa marah itu pada Issac. itulah sebabnya dia tidak akan mencampuri pertandingan ini.


dan seperti yang dipikirkan oleh Zorgrad. begitu asap dari ledakan itu menghilang, Issac muncul dalam keadaan yang baik-baik saja. tubuhnya sama sekali tidak terluka. bahkan, baju yang dia kenakan sama sekali tidak rusak.


"Hahahaha seperti yang diharapkan dari pemuda yang ditakdirkan untuk cucu tercinta ku. serangan seperti itu tidak berdampak banyak pada mu ya! baiklah, aku mengandalkan mu, cucu ku!"


****


Issac baik-baik saja. ini membuat Gustave, yang semula dipenuhi rasa bangga karena telah berhasil mengalahkan musuhnya, jatuh terduduk dengan depresi.


"Mu-mu-mustahil! kenapa kau masih hidup setelah menerima serangan ku yang dahsyat seperti itu!? dasar sialan! Aku aka...guhuhhh!!!"


Gustave belum menyelesaikan kalimatnya ketika dia memuntahkan darah dari mulutnya. Issac yang melihat kondisi tragis Gustave menyeringai dengan puas. dia tertawa puas dalam hatinya. dengan ini Gustave sudah kalah. bagian tubuh dalamnya telah rusak karena tidak bisa menanggung beban yang disebabkan oleh pil itu.


tentu saja, dia belum puas. begitu Gustave berhasil bangun, Issac segera berlari secepat kilat ke arah Gustave. dalam kondisi seperti itu Gustave sama sekali tidak punya tenaga untuk menghindar sehingga Issac berhasil meraih kepalanya dan menghancurkan wajah Gustave dengan lututnya.


belum puas, Issac mencengkeram wajah Gustave yang sudah setengah hancur dan mengangkat tubuh Gustave dengan tangan kirinya. sementara menggunakan telapak tangannya untuk memukul perutnya Gustave sebanyak lima kali. lagi-lagi darah keluar dari mulutnya yang sudah...ah sudahlah. pukulan itu membuat luka di bagian tubuh dalamnya semakin parah.


setelah itu, Issac melemparkan tubuh Gustave. sebelum tubuh tidak berdaya itu mendarat di tanah, Issac berlari mengejar tubuh Gustave, melompat, dan mendarat tepat di atas dadanya. tanah hancur bersamaan dengan tekanan tubuh Issac yang menindih dada Gustave.


bocah Conrad itu hanya pasrah. dia masih dalam keadaan sadar. lebih tepatnya dibuat sadar oleh Issac. Lagi-lagi Issac menghantam wajahnya yang awalnya setengah hancur menjadi semakin hancur. Rasa sakit mendera tubuh Gustave. Issac juga mematahkan jari kaki dan tangan Gustave serta tangan dan kakinya. tentu saja, *********** juga termasuk.


Gustave tidak bisa berteriak. suaranya telah habis karena hantaman Issac sebelumnya. mungkin kerongkongannya juga telah hancur.


setelah beberapa lama, Akhirnya Issac mengizinkan Gustave untuk pingsan dengan kondisi yang sangat mengenaskan. Issac berdiri dan melemparkan pandangannya ke seluruh arena pertandingan. termasuk tribun penonton.


Wasit yang awalnya tercengang melihat bagaimana Issac menghajar Gustave memperbaiki posisinya dan segera meneriakkan deklarasi kemenangan.


"PEMENANG DARI PERTANDINGAN INI ADALAH, ISSAC R STARFALL!!"

__ADS_1


__ADS_2