
"bagaimana sayang, apakah masalahnya sudah selesai?" begitu aku sampai di akademi, Lia langsung menghampiriku dengan wajah tertunduk. pffft.. lucu sekali. aku senang Lia menunjukkan sisi seperti ini di depanku tetapi akan ada kegaduhan jika kami terlihat seperti ini. lebih baik untuk segera pergi ke perpustakaan saja.
"jangan khawatir. aku yakin menteri urusan dalam negeri akan mencabut perintah itu secepatnya. juga, akan membentuk tim untuk melakukan investigasi untuk mengonfirmasi kebenaran apakah rumor itu benar atau tidak."
Lia menghembuskan nafas lega setelah mendengar penjelasanku. ini memang hal yang merepotkan. apalagi karena orang-orang yang seharusnya tidak terlibat malah campur tangan.
"Issac, aku membutuhkan staf lagi untuk membantuku mengerjakan ini semua. maaf, bukannya aku meremehkan kemampuanmu. aku hanya tidak ingin kau disibukkan oleh ini padahal Issac juga memiliki banyak pekerjaan lainnya."
aku tersenyum mendengar permintaan Lia ketika kami sudah sampai di ruang kerjanya. sejujurnya aku sama sekali tidak keberatan dengan membantu dia sejauh ini. lagipula aku adalah asistennya. tapi aku senang dengan kekhawatirannya atas diriku.
"baiklah jika itu memang keinginan tuan putri seperti itu. kebetulan, aku mengenal seseorang yang tepat untuk pekerjaan ini. yah, kau juga mengenalnya sih. baiklah, kalau begitu buatkan aku surat pengantarnya. aku akan berikan itu padanya nanti."
__ADS_1
****
"Permisi nona Anna. ada surat yang ditujukan untuk anda." hmmm? Anna mengirimkan Kepala. tidak biasanya ada surat datang di malam hari.
setelah menerima surat itu dari salah satu penjaga, Anna membuka amplopnya. dia baca surat itu sampai akhir dan terkejut. eh, Tuan putri memanggil?
Anna memang berteman dengan Lia mengingat tunangannya juga sahabat baik tuan putri. tetapi untuk mengirimkan surat resmi yang berisi bahwa dia diundang oleh tuan putri, dia tidak bisa tidak merasa bersyukur karena mendapatkan kehormatan seperti ini.
****
"jadi...aku paham dan senang dengan alasan yang tuan putri berikan ketika memanggilku. tetapi....kenapa ada Issac juga disini?"
__ADS_1
hari ini adalah interview antara Lia dan Anna. hmmm, kau tidak perlu terganggu dengan kehadiranku kan? Lia lah yang akan memberikan semua pertanyaannya jadi aku sama sekali tidak ikut campur tangan.
"Baiklah, jangan gugup seperti itu Anna. Issac bertugas menjadi asistenku sejauh ini. tetapi agar semakin efisien dalam bekerja, Issac merekomendasikanmu untuk menjadi asisten keduaku. maaf ini mungkin terlalu mendadak tetapi kita benar-benar membutuhkan tenaga tambahan."
"Tidak ada masalah apapun dengan itu, tuan putri. tolong angkat kepala anda. juga, saya akan berusaha terbaik untuk bisa diandalkan! bekerja dibawah Tuan putri adalah kehormatan yang luar biasa bagi saya!"
dan dengan itu wawancara dimulai. meskipun dibilang wawancara sih, ini tidak seperti seorang karyawan yang ditanyai oleh seorang HRD ketika proses perekrutan. ini hanya seperti Lia sedikit mengobrol tentang pandangan Anna tentang cara menjadi pengelola wilayah yang baik dan dari situ dia menilai kualitas Anna.
setelah 20 menit, hasilnya diputuskan. Anna menjadi bawahan Lia yang khusus mengurus keuangan wilayahnya. sementara aku, kini fokus mengurus urusan keamanan internal maupun eksternal.
aku tidak menyangkanya tetapi dengan menjadikan Anna sebagai bawahan yang mengurusi administrasi keuangan menjadikan pekerjaanku lebih mudah dan fokus. dengan begini aku bisa membawa para Ksatria terlatih segera ke wilayah kekuasaan Lia.
__ADS_1