Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Harus Lebih Agresif!


__ADS_3

hanya dalam waktu dua bulan lagi, Issac akan segera berumur 17 tahun. satu tahun terlewat tanpa terasa. Aurellia dan kedua kakaknya telah lulus dari akademi. Albert dan Geitz juga. meskipun jelas, Geitz lulus dengan nilai yang sangat buruk. satu-satunya alasan akademi meluluskan dia adalah karena Geitz anak dari Marquis yang terhormat. itu saja. jika bukan karena itu, dia mungkin sudah dikeluarkan dari akademi sejak lama karena perilakunya yang brengsek.


"seperti yang aku pikirkan, musim dingin membuat semuanya menjadi lebih buruk."


Aurellia tidak bisa merasakan apapun selain kesedihan saat ia mengetahui kondisi rakyatnya di berbagai tempat. karena dia sudah lulus, Aurellia bisa lebih fokus dalam mengurus domain miliknya sendiri, yang pembangunannya sudah selesai.


sebenarnya Adonia baik-baik saja. nasibnya sama seperti Wilayah Randall. mereka panen besar meskipun paceklik. itu karena sistem irigasi yang bagus dan bibit yang lebih unggul sehingga tanaman mereka tidak dirusak oleh penyakit. selain itu, Aurellia secara rutin melakukan pengendalian hama seperti tikus, burung, dan belalang.


tapi tetap saja, sebagai keluarga kerajaan, Aurellia memiliki tanggung jawab untuk memastikan rakyatnya sejahtera. rasa bersalahnya lebih besar daripada rasa bangganya. namun jika dia sedih sekalipun, dia tetap tidak bisa melakukan apapun. dia tidak akan bisa ikut campur dalam urusan internal setiap Bangsawan. bukan karena dia tidak ingin, tapi memang begitulah aturan yang berlaku.


tapi kalau itu Issac.... tidak! selama di akademi Aurellia tidak menyadarinya, tetapi setelah ia lulus, Aurellia akhirnya paham kalau dia terlalu bergantung padanya sampai-sampai ia berpikir, tanpa Issac, mungkin dia tidak akan bertahan.


bukan berarti dia membenci Issac. sebaliknya, dia sangat menyayangi dan mencintainya. tetapi, suatu saat, jika Issac tidak ada di sisinya, Aurellia mungkin akan terjatuh lagi. lagipula, meskipun belum resmi, Aurellia merasa bahwa Issac sudah menjadi separuh hatinya saat ini. posisinya tidak tergantikan oleh siapapun.


"permisi tuan putri, saya masuk." Dia adalah Celia. seorang maid yang telah menemani dan melayani Aurellia sejak ia masih kecil. umur mereka tidak berbeda jauh. itulah kenapa, meskipun mereka tercatat sebagai tuan dan pelayan, mereka sebenarnya berteman.

__ADS_1


"ada apa tuan putri? kau menjadi murung akhir-akhir ini. apakah ada sesuatu yang membuatmu terganggu?"


"Ti-tidak ada! aku hanya memikirkan beberapa hal!"


Celia tertawa kecil. Aurellia jarang melihat eskpresinya yang seperti itu. Aurellia benar-benar tidak bisa menyembunyikan kebohongan.


"fufufu...putri, saya sudah melayani lebih dari sepuluh tahun. kita juga telah melalui banyak hal bersama. menyembunyikan kebohongan di depan saya sama sekali tidak berguna lho..."


"uhhhh"


"aku sebenarnya tidak ingin menceritakan ini. tapi...aku, mungkin tidak akan bisa hidup tanpa seorang lelaki di sisiku."


lelaki? Celia memiliki beberapa bayangan tentang orang yang Aurellia maksud. mungkinkah dia adalah laki-laki yang sering bersama Aurellia selama di akademi? dia adalah bangsawan muda yang selalu membantu Aurellia menyelesaikan masalahnya. Celia tidak berada di samping Aurelia selama dia berada di akademi. tetapi pelayannya tetap melaporkan setiap kegiatan Aurellia pada Celia.


mungkin, aku harus berterimakasih pada pemuda itu, ya? itulah yang terlintas di pikiran Celia. tanpa bantuannya, Aurellia tidak akan bisa mendapatkan kebebasan dan keceriaan seperti sekarang. tapi tetap saja, sepertinya Aurellia benar-benar jatuh hati padanya. dia penasaran pemuda seperti apa yang telah membuat tuan putrinya galau seperti ini.

__ADS_1


"Tuan putri sepertinya sangat mencintai lelaki itu ya? aku sendiri belum pernah memiliki pengalaman romantis atau jatuh cinta pada laki-laki lain. jadi aku tidak tahu bagaimana harus menjawab keresahan anda. tapi, tuan putri harus segera menyatakan cinta kepadanya kan?"


"E-ehhh!! Pe-pernyataan cinta?! sebenarnya, kami sudah beberapa kali berciuman. tetapi memang, kami tidak pernah menyatakan cinta satu sama lain."


Berciuman!? Celia mau tidak mau kaget dengan fakta itu. ternyata hubungan mereka sudah sejauh itu. tetapi dia menyembunyikan kekagetannya dengan wajah poker yang menjadi keahlian Celia.


"begitu rupanya. tapi ciuman itu sudah lebih dari cukup untuk menyatakan bahwa kalian saling mencintai satu sama lain kan? jadi putri tidak perlu khawatir kalau dia akan meninggalkanmu."


"tentu saja! aku yakin sepenuhnya akan hal itu! tapi tetap saja, yang mencintai dirinya bukan hanya aku seorang. ada banyak gadis yang mencintainya. juga, tentu saja dia mencintai gadis-gadis itu."


Ehh?! lelaki macam apa dia itu! benar-benar mengerikan! kali ini Celia tidak bisa menyembunyikan rasa kagetnya. adalah hal yang umum bagi seorang lelaki bangsawan untuk menikahinya lebih dari satu wanita. terutama untuk menjaga garis keturunan mereka tetap lestari. tapi yang dimaksud Aurellia itu artinya lebih dari dua kan?!


"Kalau begitu tuan putri, Anda harus lebih agresif lagi dalam mendekati orang yang anda cintai! anda harus bertindak sebagai pemangsa! aku yakin, dia pasti akan makin menyayangimu!"


"A-agresif!? baiklah! kalau begitu aku akan mencobanya! Terimakasih Celia! kau memang kakak terbaikku!"

__ADS_1


Celia tersenyum melihat respon Aurellia yang bersemangat. dia bahagia melihat sahabat sekaligus orang yang dia anggap sebagai adiknya sendiri bahagia. tetapi entah kenapa dia merasa sedikit kesepian.


__ADS_2