Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Bab 80: Tugas Pertama Seorang Bawahan


__ADS_3

setelah peristiwa tadi malam, aku pikir akan ada kecanggungan antara aku dan Kak Sasha. tetapi ternyata diluar dugaan ku, Kak Sasha tetap bertingkah seperti biasa hari ini. malu-malu dan masih sering mengomeli ku. aku pikir Kak Sasha menganggap bahwa semalam tidak ada Yang terjadi. baiklah, kalau kak Sasha ingin bermain seperti itu, aku juga akan ikut. toh akan aneh jika tiba-tiba Kak Sasha menjadi pendiam saat berhadapan dengan ku kan?


sekarang kami sedang sarapan. seperti biasa. aku, kedua kakakku dan adikku, serta Anna. yeah, jangan ditanya, dikelilingi oleh kecantikan seperti mereka membuat ku mendapatkan tatapan cemburu dan iri dari para siswa lelaki di akademi. terutama para bangsawan. tapi tidak perlu terganggu dengan itu kan?


sekolah hari ini diliburkan walaupun bukan akhir pekan. entah apa yang ada di pikiran para guru. walaupun aku bersyukur sih karena hari ini aku harus melaporkan progres pembangunan wilayah oleh atasan ku, Aurellia. kami memutuskan untuk menjadikan salah satu Ruang VIP di perpustakaan menjadi kantor kerja kami.


dokumen yang berasal dari La-Sa Guild dan VIESTA sudah menggunung di kamar ku. yah, deja vu, akan banyak pekerjaan kali ini.


"Kak Is, apa kau sudah mau pergi? kenapa terburu-buru Sekali." Lili menanyakan itu ketika aku sudah selesai makan dan ingin beranjak pergi.


aku tersenyum dan mengelus kepalanya. uwahh, ekspresi dia setelah di Elus imut sekali!


"Yah, ada sesuatu yang harus aku kerjakan hari ini. mungkin baru akan selesai malam. tapi aku janji akan menghabiskan lebih banyak waktu dengan kalian nanti."


mereka terlihat sedikit tidak puas tapi karena sudah tahu pasti akan menepati janji, mereka membiarkan aku pergi. nah aku berencana mengajak mereka berwisata nanti. jadi mari tunggu tanggal mainnya!


aku segera pergi ke asrama, mengambil tumpukan kertas yang menggunung dan memasukannya ke kantung spasial lalu langsung berangkat ke perpustakaan.


sesampainya di 'kantor', Aurellia sudah standby. nah, atasan yang baik harus selalu tiba lebih dulu daripada bawahannya! dia sedang asyik membaca beberapa buku. disampingnya ada maid, merangkap juga menjadi seorang pengawal. kalau ku hitung, mungkin kekuatan dia sudah setara dengan Grade satu. tidak, dia lebih kuat. walaupun belum menyentuh hingga Grade spesial.


bagaimana aku harus mengatakan ini? aku tidak meragukan lagi bahwa pengawal tuan putri kuat. itu pasti. tetapi kenapa keluarga royalti tidak menyediakan pengawal yang jauh lebih kuat lagi? lupakan saja. jika Aurellia tidak keberatan dengan itu, aku tidak punya hak untuk protes kan?


"oh kau sudah datang Issac! tetapi kenapa kau datang dengan tangan kosong? apakah kau telah menghafal semuanya di dalam kepalamu?"


Tentu saja tidak Aurellia! yah, aku bisa saja menghafal semua laporan yang bawahan ku berikan. tetapi itu akan merepotkan jadi aku menyingkirkan ide itu.

__ADS_1


"Nah itu rahasia tuan putri. saya akan memberikan penjelasannya nanti. setelah jam kerja di Mulai."


masih ada lima belas menit lagi. Aurellia menawarkan ku untuk minum teh, yang tentu saja aku terima dengan senang hati. kami mulai membicarakan beberapa hal diluar pekerjaan. termasuk peristiwa kemarin siang. ternyata dia mengetahui peristiwa itu melalui Kak Misha.


yah untungnya aku tidak terluka jadi Aurellia tidak terlalu khawatir. dia juga sadar bahwa aku tidak selemah itu jadi semua baik-baik saja.


15 menit kemudian, kami mengakhiri percakapan diluar pekerjaan ini. oke, saatnya bekerja. sebelum itu Aurellia meminta Maidnya untuk keluar ruangan. dia terlihat enggan, tetapi pada akhirnya dia menuruti Aurellia karena itu adalah perintah.


setelah maid itu keluar, aku segera mengeluarkan dokumen yang aku butuhkan untuk Aurellia. melihat sihir ku ini putri terkejut. yah, tidak perlu tanya kenapa. aku akhirnya menjelaskan bahwa ini adalah sihir spesial ku dan meminta Aurellia untuk merahasiakannya. Aurellia tidak punya pilihan. akan ada kehebohan yang tersebar jika seorang bocah menggunakan sihir seperti ini dan itu akan sulit untuk ditangani. jadi biarlah ini menjadi rahasia.


"Baiklah, mari kita mulai dari progres pembangunan fasilitas umum di Adonia. pertama adalah gedung untuk belajar anak-anak. progres pembangunan sudah 90 persen. bangunan luar sudah jadi. hanya tinggal mengurus interior bagian dalam saja. jika tidak ada hambatan, akhir pekan sudah selesai dan siap dipakai untuk keesokan harinya.


kedua, Perombakan dan penambahan gudang. kedepannya, kita akan mengembangkan komoditas lain di Adonia. termasuk diantaranya untuk keperluan pangan. maka dari itu, penambahan gudang dan kapasitasnya adalah hal yang sangat diperlukan. untuk Perombakan, itu sudah hampir selesai. selain di renovasi, kapasitas penyimpanannya juga ditambah. cukup untuk menyimpan makanan penduduk desa selama musim dingin.


sementara untuk penambahan gudang, itu baru menjadi rencana. kita akan menguji dulu sejauh mana gudang yang telah direnovasi ini dapat menyimpan persediaan. jika ternyata kurang, kita akan langsung menambahkannya."


Aurellia terlihat puas dengan kinerja dari para pekerja bangunan. sejujurnya aku juga puas. mereka bukan bagian dari La-Sa guild melainkan orang yang telah kami rekrut dan bayar untuk mengerjakan berbagai proyek. mereka sangat disiplin dan teratur dalam bekerja. bahkan bisa menyelesaikan pekerjaan mereka agak jauh sebelum tanggal deadline tiba. sepertinya kami harus menyiapkan anggaran lebih untuk bonus mereka diluar gaji yang biasa kami bayarkan.


aku juga memberi tahu pada Aurellia tentang kemungkinan untuk memperluas wilayah desa dengan membuka lahan di hutan yang mengelilingi Adonia. ini hanya perkiraan ku saja, tetapi seiring dengan berkembangnya desa, akan banyak orang yang berasal dari wilayah lain akan datang untuk mencari pekerjaan. kita juga memburu tenaga kerja untuk mengisi berbagai posisi yang tersedia nanti.


jadi, perluasan wilayah akan menjadi sesuatu yang diperlukan. Aurellia bersemangat mendengar topik ini. tetapi langsung menggembungkan pipinya saat aku mengatakan bahwa kita tidak bisa melakukannya ini dalam waktu dekat. itu akan membutuhkan dana yang besar dan penyerapan SDM yang juga besar.


aku tidak keberatan dengan itu. tetapi akan membutuhkan prosedur yang rumit mengingat bahwa Adonia adalah wilayah yang secara langsung dikelola oleh keluarga kerajaan. bahkan dengan bantuan Aurellia sekalipun, ini tidak akan menjadi mudah. paling cepat aku bisa melaksanakan proyek ini dua tahun kemudian.


hei Jangan memasang wajah seperti itu Aurellia. aku tersenyum masam saja. tapi seperti yang diharapkan dari Aurellia, dia paham dengan apa yang aku pikir jadi dia sendiri tidak keberatan.

__ADS_1


"Benar juga Issac, kita membutuhkan pasukan yang dapat menjaga keamanan Adonia bahkan jika kita tidak sedang berada di sana. aku mau kau menyiapkan itu. maaf ya, aku pikir kita tidak bisa mengandalkan para Ksatria disini."


Aku mengangguk. Aurellia benar. kami tidak bisa mengandalkan para Ksatria untuk menjaga keamanan Adonia. ini bukan karena mereka lemah. jumlah mereka yang terbatas. mereka difokuskan untuk menjaga keamanan ibu kota dan kota akademi saja. tidak mungkin para bangsawan yang mengurus ini akan melibatkan mereka dalam menjaga keamanan desa kami.


"Baiklah Putri, saya akan menyiapkan itu. saya akan membuat pengumuman dan iklan besok lalu menyebarkan itu lusa."


Aurellia menyerahkan detail ini pada ku. ini akan jadi kesempatan ku untuk melibatkan pasukan pribadiku secara langsung tetapi tidak semua. aku akan mencari orang Selain mereka untuk menjaga keseluruhan desa.


sementara untuk urusan kami dengan para bangsawan, putri yang akan Menyelesaikannya. aku akan berhadapan dengan para pedagang nanti. yah, bukan aku sih sebenarnya. aku akan mengandalkan Nimitz untuk melakukan hal seperti ini.


setelah aku menyelasaikan laporan ku, aku mengeluarkan dua tumpuk dokumen dan memberikannya pada putri. melihat itu putri tercengang. mulutnya ternganga


"Sekarang, ini adalah dokumen yang memerlukan tanda tangan putri. pastikan untuk membacanya dengan baik dan jangan melewatkan hal penting oke!"


Aurellia memberikan tatapan dendam kepada Ku. wah, dia marah! baiklah, aku akan menemaninya sampai Aurellia benar-benar menyelesaikan pekerjaannya. semangat Aurellia!


****


Butuh waktu yang cukup lama hingga akhirnya pekerjaan Aurellia selesai. Issac dan Aurellia meninggalkan ruangan VIP perpustakaan dan akhirnya berpisah. Issac menyusuri jalan ke Asrama sendirian. namun langkah nya terhenti.


dia merasakan keberadaan salah satu bawahannya. itu adalah Black Cat. dia muncul dihadapan Issac dan segera berlutut. ini melelahkan. Issac tidak suka hal seperti ini jadi dia langsung meminta Black Cat untuk menyampaikan intinya.


mendengar beberapa informasi dari Black Cat, Issac tersenyum. tidak, dia menyeringai. seringai itu bahkan membuat bulu kuduk Black Cat berdiri. tubuhnya merinding. dia tahu kalau tuannya sedang merencanakan sesuatu yan...yah, dia tidak perlu mengatakan itu. intinya menyeramkan.


setelah selesai, Black Cat langsung pergi dari hadapannya. Issac masih menyeringai.

__ADS_1


"Jadi itu yang kau mau Clifford. baik, aku tidak keberatan. aku akan menghadapi mu secara frontal jika memang itu yang kau inginkan."


mengatakan itu, Issac terus berjalan ke asramanya dengan segudang rencana di kepalanya.


__ADS_2