
aku memutuskan untuk tiga hari tinggal di kota Romeon dan hari ini aku memutuskan untuk kembali ke Venz. tidak ada masalah yang terjadi di mansion. begitu juga dengan keseluruhan wilayah Randall. mulai dari kota Romeon hingga Chevron. berdasarkan pengamatan dari agenku, nyaris tidak ada spionase disini. yah, sebenarnya aku tidak melarang-melarang amat. silahkan saja kalau mereka ingin memata-matai kami, toh, mereka tidak akan bisa mendapatkan apapun disini.
paling yang hanya bisa mereka laporkan pada tuan mereka hanyalah "sepertinya panen di wilayah Randall meningkat sekian kali lipat" atau "kota Romeon dan Chevron menjadi lebih makmur", atau semacamnya. mereka tidak akan bisa menyentuh jauh ke dalam jantung keluarga Randall. pengecualian bagi Selia dan Carla. tapi bahkan mereka juga tidak diberi akses untuk mengetahui seluruh plan yang telah dirancang oleh kak Albert. yeah kak Albert memang orang yang waspada sih.
itulah kenapa aku sempat bingung pada saat aku bernegosiasi dengannya. mengapa dia membiarkan Selia dan Carla untuk ikut melihat dan mendengar isi dari apa yang kami bicarakan? mungkinkah itu bertujuan untuk menguji kesetiaan mereka? apakah itu berarti dia mengerti kalau Selia dan Carla ternyata adalah mata-mata? yah, semakin aku pikirkan, itu akan semakin pusing. jadi kalau kak Albert punya caranya sendiri, maka biarkan saja dia memakai itu. aku tidak akan ikut campur.
di kereta, aku membuka buku catatanku. disitu ada berbagai daftar kegiatan yang harus aku lakukan selama liburan. hmmm kebanyakan dari mereka telah dicoret. mengunjungi markas, menyebarkan rumor aneh tentang Clifford, memberikan bantuan di kota Cliff dan sekitarnya, serta menyelesaikan mekanisme perekrutan untuk Ksatria yang akan ditugaskan di Adonia.
ah ada juga tentang perekrutan dan penyerapan orang-orang untuk dijadikan tenaga kerja. ini juga sudah aku coret. oh, tersisa beberapa lagi ya. tapi sebagian dari mereka bisa diselesaikan oleh stafku yang lain. tapi ada hal yang harus aku lakukan dengan usahaku sendiri. berbicara dengan para bangsawan yang membenci keluarga Clifford. dan salah satunya adalah Viscount Zen.
setelah melewati kota Chevron dan wilayah bekas Sinovac yang hijau, akhirnya kami sampai ke wilayah Zen. sebelum masuk ke kota, aku sudah mengirimkan pada Ksatria yang menjaga gerbang dan pesanku telah sampai kepada Viscount Zen. jadi dia sudah tahu kalau aku akan mampir.
Viscount yang sekarang bernama Erick Zen. dia adalah anak dari Viscount Zen sebelumnya yang pernah terlibat dengan Baron Sinovac dan Duke Conrad dalam kasus bandit. dia membenci Clifford. alasannya, dalang dibalik kematian ayahnya adalah Earl Clifford. demi menjaga nama baik Fraksi Conrad, Clifford mendesaknya untuk bunuh diri. kelihatannya sampai sekarang dendam Erick Zen sama sekali belum padam. benar-benar alat terbaik untuk menghancurkan Clifford.
di depan mansionnya, Zen telah menungguku. dengan senyum tersungging di wajahnya. sambutan yang hangat ya. aku turun dan langsung berjabat tangan dengannya.
"Selamat datang di gubuk saya, tuan Starfall. silahkan masuk. kudapan sederhana sudah menunggu anda." ehhh, orang ini rendah hati sekali. tapi aku merasakan sedikit kelicikan dan tipu daya didalamnya. well, benar-benar buah jatuh tidak jauh dari pohonnya kan?
kami langsung menuju sebuah ruang yang biasa dia gunakan untuk menjamu para tamunya. ruangan ini cukup mewah. semua barang-barangnya seperti lemari, sofa, lantai, dan seluruh bagian dari ruangan ini dibuat dengan bahan-bahan berkualitas. setelah sedikit basa-basi, akhirnya Zen menanyakan tujuan ku.
__ADS_1
"jadi, apa maksud kedatangan Anda kesini tuan Starfall? saya rasa, itu adalah hal yang sangat penting."
entah kenapa tanpa aku sadari, sebuah seringai muncul di bibirku. Zen yang melihat itu menggidik ketakutan. ehem. oke, aku menghapus seringaiku dan mulai berbicara serius. tapi sebelum itu, aku melihatnya ke beberapa penjaganya. Zen yang sadar dengan maksudku, menyuruh mereka keluar.
aku mulai membicarakan rencanaku pada Zen
****
"K-kau benar-benar bisa membuat itu terjadi? ha-hahaha! baiklah! baiklah! kalau begitu aku akan bekerjasama denganmu untuk menghancurkan mereka! karena mereka, karena merekalah ayahku mati dan posisi kami semakin terpojok! kalau ada cara yang mudah untuk membuat mereka runtuh, tidak peduli siapa orangnya, aku akan bekerja sama dengannya!"
benar-benar orang yang bersemangat ya? yah, aku tahu dia membenci Clifford tapi aku tidak menyangka akan sedalam ini. aku menepuk pundaknya.
"Tentu saja. aku akan dengan senang hati bekerjasama denganmu, tuan Starfall. saya akan memastikan semua kebutuhan yang anda perlukan untuk menghancurkannya akan saya penuhi."
mata Zen memancarkan rasa kesenangan yang tinggi. mungkinkah saat yang dia tunggu selama ini telah tiba? tidak hanya bekerjasama dengan Starfall akan membuat Clifford hancur sehancur-hancurnya, dia juga bisa mengembalikan kepercayaan dari Duke Conrad. itulah yang Zen pikirkan.
aku terkekeh saja melihat tingkahnya seperti itu. baiklah sudah saatnya aku kembali jadi aku tidak punya banyak waktu. ah, benar juga, setelah ini aku akan melintasi wilayah Rutsell juga. perlukah aku mampir ke kediamannya? sepertinya tidak ya. aku juga sudah kangen dengan Via dan kedua kakak tercintaku.
"baiklah, kalau begitu saya permisi dulu tuan Zen. saya pasti akan mengabarkan anda jika sesuatu terjadi pada Clifford."
__ADS_1
Erick Zen dengan senang hati menjabat tanganku. dia bahkan mengantarku hingga beranda mansionnya dengan wajah sumringah. aku menundukkan kepala sebagai salam dan segera pergi dari mansion Zen untuk melanjutkan perjalanan.
"Anda terlihat dalam mood yang baik, tuan." wah, ternyata Black Tiger bisa memahami itu ya. ah, aku pikir tidak juga. setiap orang yang bisa melihat ekspresi wajahku sekarang pasti akan mengerti dengan suasana hatiku.
"Tentu saja. aku tidak menyangka bahwa akan semudah itu mengajak Zen dalam rencanaku untuk menghancurkan keluarga Clifford. bohong kalau aku bilang tidak senang dengan hal itu. walaupun akan ada hal merepotkan lainnya, aku rasa ini sudah cukup sekarang."
Black Tiger manggut-manggut. oh, sepertinya dia masih punya pertanyaan.
"Apakah anda benar-benar mempercayai mereka tuan? bukankah Zen terlibat dalam upaya menghancurkan keluarga Randall?"
aku terkikik. "Memangnya aku terlihat mempercayai dia? ayolah, aku tidak senaif yang kau bayangkan kok. tentu saja setelah dia mencapai misinya, yaitu menyingkirkan Clifford dan menjadi orang kepercayaan Conrad, dia pasti akan menekan balik diriku. makanya aku sudah punya cara untuk menjegal seluruh plannya. pada akhirnya, dia tidak lebih dari pion sekali pakai."
"Wahhh! kata-kata anda sangat mengerikan tuan. apakah anda berniat untuk menjadi penjahat atau semacamnya?"
"hahaha! mana mungkin dasar bodoh! ayo jangan berbicara terus, atau kau dan kudamu akan menabrak pohon nanti."
menyingkirkan Clifford, kah? awalnya aku pikir ini akan menjadi masalah pribadi saja. tetapi setelah aku renungkan lebih dalam, ini jauh lebih kompleks dari yang aku bayangkan. tapi sederhananya, Clifford adalah tangan kanan dan orang kepercayaan Conrad. tentunya jika Clifford mati dan keluarganya hancur, Conrad sekeras mungkin akan berusaha untuk mengejar pelakunya dan memberikan hukuman yang mengerikan.
tentu saja jika aku yang membunuhnya, maka tidak akan ada bukti yang mengarah padaku dan keluargaku. tetapi bagiku itu masih belum aman. aku mengkhawatirkan Maximilian Conrad yang memiliki pikiran yang sangat tajam. begitu juga Bernard Rutsell. mereka mungkin tidak punya bukti tetapi kecurigaan mereka akan tetap terarah padaku.
__ADS_1
namun bagaimana jika ternyata fraksinya sendiri yang membunuh orang kepercayaannya? perpecahan pasti akan terjadi. dan itu mutlak. ketidakpercayaan Conrad kepada anak buahnya akan semakin melebar. saat itulah pengaruhnya akan melemah dan Pangeran Lewis tidak memiliki kekuatan.
aku bersiul. yeah, aku akan menunggu itu sampai saatnya tiba!