Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Bab 95: Perjalanan Panjang Menuju Clifford (part 1)


__ADS_3

tiga hari setelah kami datang ke guild, hari keberangkatan kami ke wilayah Clifford datang. dengan dana hasil urunan, kami menyewa sebuah gerobak untuk membawa barang-barang kami.


sebenarnya aku berpikir untuk membawa barang-barang mereka dan membayar seluruh sewa gerobak tanpa harus mengumpulkan uang, tetapi mereka dengan serentak mengatakan, ""Maaf Issac, kami menyambut niat baikmu, tetapi kami juga tidak bisa terus-terusan untuk bergantung dengan bantuan mu!""


sejujurnya aku Senang ketika mereka punya kesadaran seperti itu. mereka berusaha untuk mandiri bahkan ketika mereka sedang berada dalam kondisi yang sulit. aku tidak membenci upaya semacam itu sama sekali. tetapi tetap saja aku merasa terabaikan tahu!


setelah mengangkut semua barang bawaan, kami langsung berangkat menuju Wilayah Clifford. butuh tiga sampai lima hari untuk mencapai wilayah Clifford. tergantung dengan kondisi jalannya. di tengah musim dingin dimana salju menutupi jalan, aku pikir kita akan sampai sana dalam waktu empat hari. sudah termasuk istirahat.


selama perjalanan kami membicarakan banyak hal. termasuk desa Adonia yang sekarang dikelola oleh Aurellia. mereka belum tahu tentang itu dan ketika aku beritahu, tubuh mereka langsung membeku. oke aku mungkin terlalu berlebihan dalam menggambarkannya, tetapi itu benar-benar terjadi!


"Tu-tuan Putri ki-kita yang agung dan Indah turun tangan secara langsung untuk memerintah de-desa itu!?" Evelyn akhirnya mengatakan sesuatu setelah membeku selama tiga menit!


nah, kau tidak perlu sekaget itu oke. kalian juga sama! aku berdeham untuk menghilangkan ketegangan. tetapi keterkejutan seperti itu memang wajar mengingat Aurellia adalah keluarga kerajaan. bahkan dalam pandangan Anna yang seorang bangsawan sekalipun, menganggap bahwa seorang putri yang menjadi simbol keluarga kerajaan secara langsung turun tangan untuk mengurus sebuah desa adalah hal yang tidak wajar.


"Ini pasti ulahmu kan, Issac?" Anna menatapku dengan mata terpicing. aku menggaruk kepalaku yang tidak gatal. Anna tidak sepenuhnya salah sih, aku memang terlibat tetapi masalah Aurellia ingin membangun desa Adonia adalah kehendak dia sendiri.

__ADS_1


"Kau tahu, sebelumnya aku pernah berjanji pada Bibi Mervouw untuk membantu dia membangun kembali desa. tetapi jika aku berdiri sendiri tanpa ada legalitas hukum yang melindungi tindakan ku, banyak Bangsawan pemeras dan pedagang culas yang akan menggangguku.


jadi aku meminta tolong pada tuan putri untuk membantuku menyelesaikan masalah ini. tidak aku sangka setelah melihat langsung kondisi desa yang terpuruk, dia malah bertekad untuk terlibat secara langsung dalam merekonstruksi desa. begitulah ceritanya. jadi itu sama sekali bukan salahku oke!?"


Anna terkikik saat melihat responku. ah, begitu rupanya. ternyata gadis kecil ini hanya ingin menggodaku ya. kau menggemaskan dengan ekspresi yang seperti itu tapi aku tetap kesal.


kalau sudah begini sih, hanya ada satu cara untuk mengatasinya. aku mencubit pipi Anna hingga dia hampir menangis. nah dengan begini impas. aku benar-benar puas melihat wajah Anna yang memelas! hahaha....


"Issac, ekspresi wajah mu sangat....uhh, aneh!" Evelyn juga mengafirmasi perkataan James. yeah, sepertinya aku terlalu berlebihan. Anna akhirnya mencubit pinggangku sebagai balasan atas tindakanku yang sebelumnya.


"Hei Nak, apa benar kalian ingin pergi ke Wilayah Earl Clifford?"


"Ohh ternyata begitu. kalian petualang sih jadi wajar untuk berpergian jauh seperti ini. tapi juga tidak banyak lho murid akademi yang mengambil yang jauh seperti ini dari akademi. Kalian memang luar biasa ya!"


"fufufu.... terimakasih atas pujiannya paman. Paman juga luar biasa karena ingin mengantar kami dengan tarif seperti biasa. padahal sekarang sedang musim dingin."

__ADS_1


karena Anna adalah representasi keceriaan, jadi dia yang membalas pujian dari pak kusir. sepertinya mereka berdua saling klop satu sama lain ya. pak kusir tertawa senang mendengar pujian Anna. yah, aku bisa membayangkan sih rasa senang ketika pekerjaan atau profesimu yang biasanya diremehkan orang lain secara tiba-tiba dipuji seperti itu. apalagi oleh seorang bangsawan.


"Hahaha. Jangan dipikirkan. saya memang dibayar untuk melakukan hal itu. toh, saya juga merasa beruntung karena gerobak saya yang sudah reot ini ditumpangi oleh bangsawan seperti anda.


ah benar juga, menurut kabar dari kawan-kawan saya, keadaan di wilayah kekuasaan Earl Clifford sedang pelik."


kami semua memiringkan kepala (termasuk aku. anggap saja aku hanya seorang murid akademi yang tidak berdosa) eh, apa yang gerangan terjadi di sana? (ingat, aku hanya murid akademi yang tidak berdosa!)


"apa yang terjadi paman? sepertinya itu adalah hal yang sangat berbahaya?"


Pak kusir mengangguk. "di akhir musim gugur kemarin, Earl Clifford melakukan pembatasan yang ketat di gerbang masuk wilayah Clifford. oh, maaf. maksud saya di perbatasan wilayah Clifford. dimulai dari musim panas, sudah banyak warga lokal yang pindah Menuju wilayah lain.


yah, untuk mengantisipasi itu akhirnya Earl Clifford membatasi akses keluar-masuk di wilayahnya. awalnya itu terbatas di gerbang kota saja, tetapi lama kelamaan melebar hingga perbatasan wilayah. itu menyulitkan para pedagang dan petualang dari wilayah lain untuk beraktifitas disana.


mau bagaimana lagi kan? akhirnya para pedagang malas menjual barang mereka kesana. para petualang juga enggan untuk menjalankan misi. alhasil krisis pangan terjadi disana dan desa-desa seringkali diserang monster. pencurian banyak terjadi disana. itu sih yang teman-teman saya katakan. soalnya mereka dibayar untuk mengangkut barang para pedagang jadi saya tahu informasi itu dari mereka."

__ADS_1


kami semua manggut-manggut. Anna dan yang lainnya sedikit khawatir dengan ini. mereka takut dengan kemungkinan terburuk yang akan terjadi. terutama soal pencurian. yah, kalau begitu kita harus berjaga-jaga secara ekstra ya.


setelah itu, kami membicarakan banyak hal dengan pak kusir hingga tidak terasa, kami sudah keluar ibukota melewati gerbang timur. dengan ini, perjalanan panjang kami Menuju Clifford telah dimulai.


__ADS_2