
itu adalah pagi hari saat seseorang mengetuk kamar ku. matahari pagi yang hangat dan sisa rasa dingin tadi malam masih terasa. siapa ya kira-kira yang mengetuk pintu sepagi ini? aku sudah terbiasa Bangun lebih awal. rupanya kebiasaan ku dari kehidupan sebelumnya tidak hilang. tetapi jika dia mengetuk pintu kamar orang lain sepagi ini pasti dia akan kena hajar.
"Baiklah, Sebentar!" aku mencuci muka terlebih dahulu dan sedikit menyisir rambut hitam ku. yoshh, sudah rapih! aku berjalan menuju pintu dan membukanya. oh, ternyata seorang pelayan. mungkin dia adalah pelayan bangsawan lain.
setelah menundukkan kepalanya, tanpa banyak omong pelayan ini memberi ku sebuah surat undangan. oh, aku pikir dari siapa, ternyata orang itu. ini lebih cepat dari yang aku bayangkan. tetapi tidak masalah. itu tidak akan mengubah apapun.
aku mengucapkan terimakasih dan memberikannya tip lalu memintanya untuk pergi. oh, dia terlihat senang. baguslah kalau begitu. setelah dia pergi aku membaca surat itu. undangan makan malam ya. di surat ini juga tertulis tanggal, tempat, dan si pengirim dengan lengkap. hmmm, hari Minggu. aku pasti akan datang.
aku memasukkan lagi surat itu ke dalam amplop dan meletakkannya di meja. hari ini sebenarnya aku ada kelas tetapi karena mata pelajaran yang dipelajari hari ini sudah ku kuasai sepenuhnya, jadi aku memilih untuk bolos. yah, aku harus melakukan beberapa bisinis.
tenang, ini bukan rahasia. aku hanya ingin menjual barang-barang langka yang aku dapatkan dari monster. sumpah, benda-benda itu sama sekali belum habis. bahkan masih menumpuk di tas spasial Ku. yah, itu semua adalah barang langka yang sangat dibutuhkan oleh para bangsawan, penyihir dan ksatria tingkat tinggi, bahkan keluarga kerajaan. beruntungnya aku punya Sangat banyak.
baiklah, pagi ini, jam 10 aku akan pergi ke guild petualang dan menjual bagian tubuh dari para monster ini. aku pikir Guild tidak akan langsung membelinya, melainkan membawa ini ke pelelangan. sekalian, aku ingin ikut pelelangan juga.
baiklah, mari kita mempersiapkan beberapa hal terlebih dahulu.
****
Jam sepuluh tepat, aku berangkat ke Guild petualang. kali ini bukan di kota akademi, melainkan Venz. memakai kuda akan lama jadi aku akan menggunakan sihir terbang saja.
tidak perlu waktu lama. dalam 15 menit aku sudah sampai di Ibukota. sihir memang luar biasa!
sebelum masuk ke guild, aku memakai mode alter ku terlebih dahulu. yah, sebenarnya ini adalah sebuah topeng saja sih. tetapi topeng ini dapat sepenuhnya merubah persepsi orang lain atas diriku. aku yang sekarang terlihat lebih tinggi. suara ku juga agak berat. dengan penampilan seperti ini, aku akan dikenal sebagai seorang petualang misterius peringkat gold bernama The Hunt. jangan dipikirkan. ini adalah identitas palsu yang diberikan oleh ketua Guild Petualang cabang Romeon. pak tua itu benar-benar....
aku berjalan menuju Guild. karena penampilan ku cukup mencolok aku menjadi mendapat berbagai perhatian dari pejalan kaki. tetapi itu saja. tidak ada yang mengganggu ku jadi itu baik-baik saja dengan itu.
saat sampai di Guild, aku melihat sekeliling. ini lebih luas daripada guild kota akademi. resepsionisnya juga lebih banyak. saat aku melihat papan yang berisi berbagai quest, ada banyak misi yang cocok untuk party ku. oke, aku akan mengajak mereka untuk mengambil quest dari sini kapan-kapan.
aku menuju resepsionis untuk meminta bertemu dengan master guild Venz. tetapi sayangnya, seorang orang tolol menghadang langkah ku. dia cukup kuat. tapi ya hanya itu saja. kedua kakakku bisa menerbangkan dirinya hanya dengan satu pukulan.
aku mengarahkan pandangan ku tempat lain. eh, para petualang lain terlihat kasihan padaku ya. sudah kuduga orang yang menghadang ku ini sepertinya orang yang cukup hebat diantara para petualang.
__ADS_1
"Hoi hoi hoi! ada anak baru rupanya. selamat datang di Guild petualang dimana yang kuat berkuasa atas Mereka yang lemah!"
eh, maksudnya dia ingin mengatakan bahwa dia kuat dan berkuasa? ternyata itu masalahnya. dia menilai tinggi dirinya sendiri. aku sangat ingin mempermainkan seseorang seperti dia.
"Ya selamat datang kembali. aku senang atas sambutannya. tetapi maaf, aku tidak punya banyak waktu untuk meladeni orang seperti mu."
aku mengatakan itu dengan nada mengejek. dan seperti yang diperkirakan, emosinya ternyata benar-benar pendek. aku bisa merasakan amarah yang luar biasa meluap dari dirinya. sepertinya baru pertamakali sejak dia menjadi Petualang peringkat emas diperlakukan seperti ini.
"Jaga mulutmu bocah! apakah kau tahu siapa aku!? aku adal....."
"Ya ya ya. mengocehlah sesukamu. tetapi maaf, aku tidak peduli siapa kau dan apa peringkat kau. paling-paling kau menjadi peringkat emas dengan mengorbankan nyawa dan kehormatan petualang lain kan?"
mendengar perkataan ku, wajah pria yang berbadan besar ini memucat. eh? apakah aku benar? padahal aku hanya asal ceplos lho...
"BAJINGAN! APA YANG KAU KATAKAN! TARIK KATA-KATAMU DASAR BOCAH TIDAK BERGUNA!"
dia mengatakan itu. tentu saja sambil dengan cepat meninju ku. yah, seperti yang aku katakan sebelumnya. dia kuat. jika aku adalah seorang bocah berusia 14 tahun yang normal, seluruh tulang ku pasti akan remuk saat terkena hantaman nya.
tapi...yah, aku tidak normal. mencoba memukul tubuh ku dengan keras bahkan jika dia menggunakan sihir penguat tubuh sama seperti meninju sebuah beton dengan kekuatan fisik murni. hasilnya sudah jelas.
sementara peringkat emas itu sendiri sekarang meraung kesakitan setelah tangannya remuk karena menghantam orang itu.
tapi aku belum puas dengan itu. aku segera meraih lengan yang satunya dan mematahkan layaknya seutas lidi. lolongan kesakitan keluar dari mulutnya. sudah selesai? tentu saja belum. aku pergi untuk menginjak kakinya. dan seperti sebuah kripik kentang yang digilas oleh ban mobil, suara tulang remuk terdengar dari kakinya. begitu juga yang ada di sebelahnya.
aku merasa itu belum cukup, tetapi membunuh dia sama sekali tidak mendatangkan keuntungan apapun bagi ku. jadi begini saja sudah lumayan memuaskan. tidak peduli berapa kali dia berusaha menyembuhkan lukanya, itu tidak akan pernah sembuh. alias cacat permanen.
aku bukan psikopat dan aku sama sekali tidak menikmati proses penyiksaan. tetapi memperlakukan orang sombong seperti itu ternyata membuat kelegaan tersendiri. aku benci orang sombong yang kuat tetapi jauh lebih membenci orang angkuh yang lemah.
tanpa mempedulikan nasib petualang congkak itu, aku menuju resepsionis untuk meminta pertemuan dengan guild master. sebelum itu, aku mengeluarkan lencana yang membuktikan bahwa aku adalah petualang peringkat emas. mereka langsung tidak bisa berkata-kata. aku juga mengatakan bahwa aku adalah 'the hunt' dan salah satu resepsionis langsung berlari untuk menghubungi guild master.
itu wajar sih, soalnya aku sering menjual hasil buruan ku kepada Guild Romeon dengan nama itu. aku yakin dia pasti menceritakan itu kepada Guild master cabang lainnya. tidak terkecuali pusat.
__ADS_1
aku harus menunggu selama 30 menit. kemudian resepsionis datang kepadaku untuk memberitahukan bahwa sang guild master bersedia untuk bertemu dengan ku. aku mengucapkan terimakasih dan segera naik ke lantai dua, dimana guild master berkantor. yah, ini sih jauh lebih megah jika dibandingkan dengan Romeon. seperti yang diharapkan dari guild pusat!
dan, disinilah aku sekarang. di dalam kantor kerja guild master Venz. dihadapan ku adalah guild master sekaligus guru ku di akademi, pak Gerard. aku sudah lama tidak melihatnya semenjak kejadian di dalam dungeon. ternyata menjadi ketua guild Sangat sibuk sehingga dia tidak cukup kuat untuk mengambil dua pekerjaan sekaligus. dia memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai guru dan fokus di guild saja.
"Silahkan duduk tuan Hunt. saya sudah mendengar anda dari rekan saya yang menjadi ketua guild cabang Romeon, Eddy. senang bertemu dengan anda." dia mengulurkan tangannya kepadaku. tentu saja aku sambut.
"Begitu juga anda tuan Gerard. saya sudah sering mendengar reputasi Anda sebagai seorang petualang maupun sebagai ketua guild. adalah hal yang luar biasa untuk membeli hasil buruan para petualang dengan harga yang cukup tinggi."
Pak Gerard menggeleng. jadi begitu. dia merasa bahwa itu adalah kewajiban dia sebagai ketua guild sehingga dia tidak merasa pantas dipuji hany karena hal seperti itu. uwahh... benar-benar berintegritas!
aku tahu pak Gerard tidak punya banyak waktu karena masih banyak yang harus dia kerjakan. aku langsung to the point saja. aku mengatakan padanya bahwa aku berniat untuk menjual hasil buruan ku yang masih menumpuk di tas spasial ku kepada guild.
eh, tapi reaksi dia cukup tidak terduga saat aku bilang tas spasial. dia agak kaget dan mengatakan "Ternyata anda benar-benar memiliki sesuatu yang seperti itu." tapi setelah itu dia kembali tenang. mungkin saja sih Pak tua Eddy sudah memberi tahunya terlebih dahulu. hei, Spoiler itu tidak bagus!
aku mungkin tidak menceritakannya, tetapi aku pernah masuk ke dunia neraka tempat Cacha berasal. itu tidak seperti neraka yang aku bayangkan. itu semacam hutan sih. kalau dilihat dari jauh indah tetapi begitu kau masuk ke sana....ah sudahlah. bisa keluar hidup-hidup setelah masuk selama lima menit saja itu sudah prestasi yang menggemparkan satu benua.
di tempat itu, klasifikasi monster tidak lagi berlaku. karena semua yang ada di sana berada di atas rank S alias mereka sangat kuat. aku berhasil membunuh banyak dari mereka. ratusan monster berbentuk humanoid seperti goblin, Ogre, dan Orc serta ratusan monster lainnya seperti serigala berbulu emas, harimau Kulit Baja, gajah Bergading emas, dan lain-lain. hasilnya? aku panen besar! bahkan jika aku malas-malasan seumur hidupku, aku tidak akan jatuh miskin!
aku tidak berniat kesana lagi sekarang. tapi suatu saat, aku akan kembali kesana dan menceritakannya pada kalian!
kembali ke soal menjual hasil buruan ku. aku mengeluarkan sepuluh inti goblin grade satu, dua puluh taring serigala tunggangan para goblin, dan dua puluh intinya juga. Pak Gerard mengecek keasliannya.
setelah memastikan beberapa kali lagi, badan pak Gerard bergetar. itu semua asli. dan berbagai jenis barang yang aku berikan berasal dari monster peringkat tinggi yang bahkan sangat sulit dia lawan ketika pak Gerard masih menjadi Petualang.
setelah itu, dia berjanji kepada ku untuk membawa ini semua ke rumah lelang. dia juga mengatakan padaku bahwa lain kali langsung saja bawa barang-barang ini ke rumah lelang yang ada di distrik Komersial Venz. itu ide yang bagus. lain kali aku hanya akan membawa hasil buruan yang mudah dibeli oleh guild dan membawa barang yang lebih mahal langsung ke rumah lelang.
pelelangan akan dimulai dua hari lagi dan hasil penjualan itu akan diberikan padaku satu hari setelahnya. yah, aku berharap kali ini aku mendapat lebih banyak uang sih.
****
Tiga hari kemudian, setelah Issac mempercayakan semua hasil panennya kepada guild untuk dibawa ke rumah lelang, salah satu dari petugas La-Sa guild mendatanginya ke Akademi. dia membawa sebuah kantong besar. saat Issac tahu bahwa lelang kemarin menghasilkan seribu koin platinum Kekaisaran hanya untuk inti goblin, Issac sangat senang.
__ADS_1
sementara hasil dari barang lainnya juga tidak kalah banyak. mungkin jika ditotal itu akan mencapai ratusan ribu koin emas. itu adalah koin yang sangat banyak sampai-sampai harus di bawa oleh beberapa gerobak sekaligus. Issac memasukkan semua itu ke tas spasial dan dengan senang hati memberikan masing-masing dari staf La-Sa guild yang hadir uang tip sebesar 10 koin emas.
ini benar-benar hari yang sangat Indah!