Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Father Time


__ADS_3

"Sayang kamu kembalii!!!"


Guhhh!! Issac ditabrak oleh Anna yang melompat ke arahnya dengan kecepatan tinggi! Itu tidak menyakitkan. Tentu saja, ditabrak oleh istrinya yang cantik tidak menyakitkan!


"Ya, terimakasih Anna. Aku merindukanmu."


"Unn!! Aku juga merindukanmu! Selamat datang di rumah, sayang."


Chu!! Anna mengambil inisiatif untuk mencium Issac. Hanya baru beberapa hari saja ia tidak kembali, tetapi Anna sudah seperti ini. Issac jelas tidak akan meninggalkan Anna kalau seperti ini.


Issac dengan senang hati menerima itu dan membalasnya. Setelah beberapa saat, bibir mereka terpisah dan mereka berada dalam posisi saling memeluk.


"Ah iya. Ngomong-ngomong, dimana gadis kita yang manis? Aku jadi ingin melihatnya sekarang."


Anna tersenyum dan menggandeng Issac ke kamar mereka berdua. Di sana, seorang bayi wanita yang berusia sekitar empat bulan sedang tidur dengan pulasnya. Wajahnya terlihat sangat menggemaskan!


"Setiap aku kembali pasti dia sedang tertidur ya. Sebagai ayahnya, entah mengapa itu sangat menyakitkan."


Issac memang tersenyum, tetapi wajahnya menggambarkan sedikit kesedihan di sana. Anna yang menyadari hal itu memeluknya dari belakang untuk menyenangkan hati suaminya.


"Tidak masalah, kan? Aku terus mengatakan padanya kalau ayahnya sibuk bekerja demi kita semua. Meskipun Victoria tidak bisa mendengarkan kita, aku yakin gadis kecil ini akan paham nantinya."

__ADS_1


Apakah begitu? Issac hanya tertawa pahit. Victoria adalah nama anak Anna dan Issac. Dia dilahirkan dengan keadaan sehat. Dia anak yang cukup energik. Tangisannya sangat keras dan cukup banyak bergerak bahkan diusianya yang belum setengah tahun.


'Apakah dia akan menjadi gadis yang ceria seperti Anna nantinya?'


Sambil tertawa kecil, Issac menggelengkan kepalanya. Ia akan melihat pertumbuhan semua anaknya mulai dari sekarang. Entah itu yang sudah lahir maupun yang belum.


Saat berpikiran seperti itulah, tiba-tiba Victoria yang sedang tidur terbangun. Dari mulutnya, tawa yang lucu dan imut keluar seolah-olah menyambut ayahnya yang kembali.


Senyum keluar dari mulut sang ayah. Ia mengangkat Victoria yang awalnya tertidur menuju gendongannya. Victoria tidak menangis. Ia malah tertawa! Tangannya yang kecil menyentuh wajah Issac. Matanya berbinar Sehingga terlihat sangat imut!


Issac mencium dahi kecil Victoria dengan ekspresi bahagia.


"Pffftt.... tolong jangan. Akan buruk untuk kesehatan mental mereka jika mengukur jejakku. Akan lebih baik untuk mereka agar menjadi seperti ibunya daripada ayahnya. Kau setuju kan, Anna?"


Anna hanya terkikik dan duduk di atas kasur. Victoria akhirnya jatuh tertidur lagi setelah bermain bersama Issac setidaknya selama satu jam. Benar-benar quality time yang menyenangkan!


Malam itu, setelah menidurkan Victoria, Anna dan Issac menghabiskan malam mereka dengan ritual pembuatan anak, lagi.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Issac membawa Victoria ke istana keesokan harinya. Di tengah kesibukannya, ia juga ingin menghabiskan banyak waktu dengan anak-anaknya.

__ADS_1


Tentu saja ia tidak membawanya ke kantor. Issac menitipkan Victoria kepada Cecilia yang juga mengasuh kedua putranya. Issac ingin semua anaknya akur ketika mereka sudah besar nanti.


Issac, Aurellia, dan Margareth bekerja seperti biasanya. Mereka mengadakan rapat dengan para pejabat negara dan bangsawan dan lain-lain. Barulah setelah istirahat untuk makan siang, ketiganya pergi ke Tempat Anak-anak mereka beristirahat.


Arnold dan Reinhardt. Itu adalah nama dari putra Aurellia dan Margareth. Mereka berdua mewarisi ciri-ciri yang sama dengan ibunya.


"Lihat Arnold, ini ayahmu. Ayo beri salam."


"Reinhard, ayo bermain dengan ayahmu."


Jadilah Issac menggendong tiga anak sekaligus hari ini. Ah empat karena ada Victoria dan Clara. Issac sendiri tidak keberatan. Dia malah sangat senang.


Issac mungkin adalah sosok politisi yang luar biasa. Dia juga memiliki kekuatan yang sangat luar biasa. Tetapi di luar itu, Issac juga hanyalah seorang ayah yang mencintai keluarganya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Sedang tidak semangat untuk update. Terus semangati Author agar terus update secara rutin! Kalau ada ide dan usulan, boleh langsung ditulis di kolom komentar.


feel free untuk diskusi di nomor ini: 081310737701.


sampai bertemu di chapter selanjutnya!!

__ADS_1


__ADS_2