
"Tuan Issac, setelah makan malam, bisakah kita berbicara empat mata? Ya, hanya kita berdua."
Sambil menyantap makan malam yang dihidangkan oleh para pelayan Maria. Issac menoleh ke Olivia dan Carolina. Mereka mengangguk. Tidak ada masalah. Issac tersenyum dan mengelus mereka berdua.
"Baiklah. saya akan memenuhi undangan Nona Maria. Sebenarnya, saya juga tertarik untuk berbicara dengan anda."
Maria tersenyum dan berterima kasih lalu melanjutkan makan malam. Setelah itu, Carolina dan Olivia yang lelah masuk ke kamar karena lelah setelah meminta ciuman selamat malam pada Issac.
Ia mengikuti Maria masuk ke kantornya dan duduk di hadapannya. Seperti tadi siang, ia menghidangkan sebuah teh hitam yang lezat. Kali ini ditemani oleh dua buah donat. Sudah lama sejak ia tidak makan donat setelah bereinkarnasi.
"Apakah anda suka dengan kudapan ini tuan Issac? Namanya adalah donat dan biasa dilapisi oleh berbagai topping di atasnya. Semoga sesuai dengan selera anda."
"Memang benar. Kue yang anda Katakan sebagai donat ini sangat enak. Saya baru memakan ini. Benar-benar luar biasa."
Issac mengeluarkan pendapat jujurnya tentang donat. Tapi jelas, Maria di sini bukan untuk membicarakan soal donat.
"Bagaimana tuan Issac, apakah anda menyukai kekaisaran Moskov? Bolehkah saya tahu pendapat anda tentang kekaisaran ini?"
Menyeruput teh hitamnya dengan khidmat, Issac menikmati setiap bagian dari tehnya.
"Anda meminta pendapat yang jujur? Atau hanya sekedar menginginkan pujian?"
"Fufufu.....tentu saja pendapat yang jujur. Anda tidak perlu sungkan. Saya ingin anda untuk mengatakan semua yang ada di dalam kepala anda tanpa menahan diri."
Setelah menelan donatnya, Issac mulai mengatakan semua yang terlintas di kepalanya.
"Kekaisaran Moskov yah....saya pikir ini adalah kekaisaran yang besar dengan wilayah paling luas dan populasi paling banyak di benua Lantos. Kekuatan militernya juga besar begitu juga dengan ekonomi.
"Tapi jika saya diizinkan untuk mengatakan satu kata yang tepat tentang kekaisaran ini, itu adalah 'busuk'."
__ADS_1
Maria memiringkan kepalanya. Sedikit rasa kesal terlihat di wajahnya. Itu terlalu kasar. Mau bagaimana pun ia masihlah warga kekaisaran Moskov. Tapi ia memutuskan untuk mendengarkan Issac sampai selesai bicara.
"Mungkin itu terlalu kasar tapi saya tidak akan meminta maaf untuk hal itu. Wilayah kekaisaran luas. Tapi para pejabat dan bangsawannya terlalu bodoh dalam mengawasi setiap sudut wilayahnya.
"Sekarang aku yakin, ada banyak upaya dari bekas kerajaan yang ditaklukan untuk melepaskan diri mereka. Populasinya juga banyak, tapi sebagian besar dari mereka hidup dalam garis kemiskinan.
"Kekayaan terpusat di tangan beberapa orang sementara sisanya dibiarkan miskin atau dimiskinkan. Kekuatan militer kekaisaran ini memang kuat. Tetapi hanya itu.
"Jika pertempuran antara kekaisaran Moskov dan kerajaan Heinz sekarang terjadi, kekaisaran Moskov memang akan menang. Tetapi jika kalian berniat untuk berperang jangka panjang dengan kerajaan, kalian akan kalah di pertempuran yang menentukan."
Wajah Maria terlihat merah karena menahan marah. Tetapi setelah menghirup nafas dalam-dalam, kemarahannya sedikit mereda. Jujur saja sepanjang percakapan tadi dia mungkin saja telah menebas Issac. Tapi ia menahan diri untuk tidak melakukan hal itu.
"Anda terlihat sangat percaya diri tuan Issac. Apa yang membuat anda yakin untuk mengatakan hal itu? Apakah itu berarti kerajaan lebih baik daripada Kekaisaran Moskov?"
Issac berdiri dan berjalan ke arah jendela yang menghadap luar. Bulan dan bintang tidak terlihat malam ini. Mungkin mendung dan besok akan hujan.
"Mungkin hal ini subjektif tapi memang benar bahwa saya menganggap kerajaan lebih baik daripada Kekaisaran. Teritorial kami memang lebih kecil daripada Moskov.
"Kami tidak memberikan otonomi kepada Setiap provinsi dan kota untuk mengembangkan sendiri wilayah mereka. Jika mereka berhasil, mereka akan diberikan banyak hadiah dan kenaikan pangkat. Hal sebaliknya berlaku.
"Hasilnya itu berdampak ke banyak hal. Yah saya tidak perlu menjabarkan dengan panjang. Tapi yang jelas, jika di bandingkan dengan kekaisaran, kami telah sepuluh langkah di depan dengan banyak hal."
Bukan hanya Soal wilayah. Populasi di kerajaan perlahan juga meningkat. Angka kelahiran meninggi dan angka kematian ibu merendah. Surplus panen dinikmati oleh rakyat dan ledakan populasi terjadi.
Banyaknya populasi artinya semakin banyak tenaga kerja. Dan semakin banyak tenaga kerja artinya semakin banyak uang yang masuk ke kas kerajaan. Mekanismenya agak sulit dipahami tetapi kurang lebih seperti itu.
"Tahukah anda nona Maria? Satu dari tiga roti yang masyarakat kekaisaran konsumsi, gandumnya di produksi oleh kerajaan. Dua dari tiga perabotan logam yang masyarakat kekaisaran pakai seperti gunting, pisau dapur, perkakas pertanian, dan lain-lain dibuat dan dikrim dari kerajaan.
"Belum lagi obat-obatan yang kalian konsumsi, baju dan celana yang kalian pakai, bahkan perhiasan mewah yang dimiliki oleh kaisar dan keluarganya. Kebanyakan dari mereka dibuat oleh kerajaan.
__ADS_1
"Pada akhrinya anda mengerti kan apa yang terjadi ketika kekaisaran nekat berperang dengan kerajaan?"
Tubuh Maria merinding ketika mendengar semua itu. Tentu saja apa yang Issac katakan bukan sekedar isapan jempol belaka. Ia mengatakan yang sebenarnya.
Teknologi dan teknik yang dimiliki kekaisaran tidak semaju yang kerajaan miliki. Itu karena sudah lama sejak Kekaisaran memalingkan perhatian mereka dari ilmu pengetahuan.
Setiap uang yang mereka dapatkan pasti akan dihabiskan untuk bersenang-senang dan membeli properti mewah yang sebenarnya tidak berguna. Pengeluaran untuk militer juga memakan hingga dua pertiga dari total pemasukan kekaisaran. Itupun masih dikorupsi sehingga kesejahteraan para tentara tidak terjamin.
Sementara itu dari jaringan pedagang yang ia bentuk, Maria mendapatkan banyak informasi tentang kerajaan yang semakin hari menjelma menjadi monster.
Teknologi baru bermunculan seiring dengan investasi yang kerajaan lakukan untuk mengembangkan berbagai sektor produksi yang mereka buat. Pengolahan baja, kultivasi agrikultur, peningkatan produksi kain, dan banyak hal.
Militer mereka juga bertambah kuat. Ia hanya punya jumlah kasar tetapi sekitar 150.000 hingga 200.000 tentara aktif dalam dinas militer. Belum dihitung dengan korps cadangan yang siap dikerahkan kapanpun peperangan terjadi.
Itulah kekuatan kerajaan sekarang. Seperti yang Issac katakan tadi, jika kekaisaran dan kerajaan berperang hari ini, mereka mungkin akan menang. Tapi jika peperangan terus berlarut-larut, kekaisaran jelas akan kalah.
Dengan kata lain, ia tidak ingin menjadikan kerajaan sebagai musuh.
"Nona Maria, teh yang hari ini kita semua minum bukan sesuatu yang bisa ditemukan di benua ini kan?"
Maria akhirnya buyar dari lamunannya. Ia mengangguk. Sebenarnya dirinya berniat menyembunyikan ini tapi seolah-olah ia tidak bisa menyembunyikan apapun dari lawan bicaranya sekarang.
"Anda memberikan hak kepada para pelaut untuk mengarungi lautan dan mencari dunia baru. Dan sepertinya, kemajuan telah dicapai karena pelaut yang anda kirim telah menemukan daratan luas di seberang sana tetapi karena monster, mereka tidak bisa melepas sauh."
Kali ini Maria tidak bisa menahan emosinya. Ia bangkit dan menghampirinya Issac lalu mencengkeram kerah kemejanya dengan kencang.
"Dari mana kau mengetahui semua itu! Semua hal yang kau sebutkan tadi adalah rahasia yang bahkan kaisar tidak tahu! Tapi dirimu...."
"Tenanglah Nona Maria. Yah, pada intinya jangan meremehkan jaringan informasi yang telah saya bentuk. Karena itu, mulai sekarang, mohon kerjasamanya, ya?"
__ADS_1
Maria tidak punya pilihan lain. Pada akhirnya, ia menyadari satu hal. Kerajaan memang patut diwaspadai. Tetapi yang jauh harus lebih diwaspadai adalah iblis yang sekarang berdiri di depannya.