
penyelidikan telah dilakukan oleh para agen. kalau dikira-kira, aku mungkin sudah mempersempit pelaku yang meletakkan racun di makanan Lia. kalau untuk sekedar mencari siapa pelakunya, itu tidak terlalu sulit. paling-paling para koki yang bertanggung jawab atas makanan yang dikonsumsi murid-murid. yang cukup sulit adalah mencari siapa dalang dibalik kasus ini.
mari mundur kembali ke dua hari sebelum Lia jatuh sakit. ada beberapa gejala yang terlihat secara kasat mata di tubuh Lia. beberapa saat setelah menghabiskan makan siangnya, Lia kembali bekerja. dari situlah tubuhnya mulai bergetar. mungkin Anna tidak sadar dengan pergerakan seperti itu, tetapi aku bisa membacanya.
beberapa saat kemudian, Lia mulai tidak fokus. dia berulangkali menjatuhkan penanya saat menulis. aku mendekatinya tetapi dia bilang baik-baik saja. dari situlah aku mulai curiga. awalnya kondisi Lia baik-baik saja. dia tidak sakit sejak kemarin. bahkan masih sempat ikut latih tanding dengan kedua kakakku disaat istirahatnya.
tetapi semuanya mulai memburuk. Lia mulai batuk-batuk dan aku memutuskan secara sepihak untuk membawanya ke ruang kesehatan. aku sudah berpikir yang tidak-tidak. dan sayangnya, kekhawatiranku tepat. salah satu Priest mengatakan bahwa dia diracun. dia hanya mengatakan itu kepadaku sih agar tidak membuat yang lainnya panik.
untunglah, Priest telah mengambil tindakan pertolongan pertama jadi efek racun tersebut bisa diperlambat. aku juga berusaha memberikan penyembuhan pada Lia sehingga efek racunnya benar-benar hilang. Sekarang, Lia hanya perlu menghadapi proses detoksifikasi racun itu dari tubuhnya.
dengan kata lain, racun yang tak sengaja dia cerna bersama dengan makan siangnya adalah racun yang berbahaya. sangat berbahaya. Lia kuat, maka dari itu antibodi tubuhnya dapat memperlambat kecepatan penyebaran zat berbahaya yang terlanjur masuk ke tubuhnya. mungkin kalau dia tidak memiliki tubuh yang kuat, Lia bisa saja terbunuh dalam waktu 12 jam setelah dia menelan racun itu.
__ADS_1
Racun sekuat ini jelas tidak dimiliki oleh rakyat biasa. apalagi kalau dia hanya seorang juru masak atau petugas keberatan. hal seberbahaya itu pasti memiliki harga yang mahal dan diedarkan dalam jumlah yang sangat sedikit. hanya orang berduitlah yang bisa membeli itu. Dan sudah tertebak, itu jatuh kepada para bangsawan. tetapi bangsawan mana yang membeli itu dan berniat melukai Lia, aku belum tahu.
pada akhirnya kami semakin hectic. tugas yang awalnya di pegang oleh Lia kini dilimpahkan padaku dan Anna. tidak masalah sih. sampai penyakitnya sembuh total, aku akan melarangnya untuk bekerja.
"Issac, apakah menurutmu, tuan putri benar-benar jatuh sakit hanya karena kebanyakan kerja? aki rasa itu....cukup mustahil." aku yang sedang menulis sesuatu menghentikannya gerakan tanganku. cepat atau lambat aku yakin Anna akan menyadari ini. berbohong di depannya sama sekali tidak berguna.
"Tidak. putri memiliki antibodi yang bagus. gaya hidupnya juga sehat. jatuh sakit karena kerja hanyalah alasan yang digunakan untuk menutupi fakta bahwa putri sakit karena di racun."
"Tenanglah sedikit Anna! ya ampun...jangan terlalu panik. kau sendiri sudah lihat kondisi putri, kan? dia sudah baik-baik saja. jika putri fokus beristirahat, dua hari lagi dia sudah sembuh total. tapi sebelum itu terjadi...."
sebelum itu terjadi, aku harus menangkap pelakunya. ini hanya firasat, tetapi kali ini, yang melakukan percobaan pembunuhan bukan berasal dari Fraksi Duke Conrad. aku rasa, Maximilian tidak cukup bodoh untuk tidak menyadari kehadiranku dalam melindungi Lia. jadi, dia pasti akan mencari cara lain untuk memisahkan aku dengannya.
__ADS_1
kuil juga mustahil. selama ini serangan yang mereka lancarkan hanya ditujukan padaku. rumor yang kemarin mereka sebarkan juga bukan ditujukan untuk menyerang Lia. sebaliknya, itu adalah usaha untuk menjatuhkan nama baikku.
kalau begitu, hanya ada dua kemungkinan yang tersisa. pertama ini adalah ulah pangeran William yang didukung oleh para Ksatria atau yang kedua, ini adalah kerjaan pangeran ketiga yang disokong oleh para pedagang besar. akan aneh jika pangeran William yang melakukan itu tetapi akan bisa dipahami jika pangeran ketiga lah yang meracuni Lia.
pangeran ketiga ya... pangeran Hermann kah? dia disokong oleh para pedagang besar untuk duduk di kursi kerajaan. sebagai gantinya, dia menjanjikan bahwa para pedagang yang mendukungnya akan diberikan hak untuk memonopoli sebagian besar urusan perdagangan di kerajaan Heinz.
wajar kalau tindakan Lia yang sedang menapaki jalan kekuasaannya dianggap gangguan oleh mereka. mengingat bahwa apa yang Lia lakukan membuat para pedagang dan pengusaha yang awalnya berusaha mereka miskinkan dan singkirkan mendapatkan tempat kembali di Adonia. juga, Lia memutuskan untuk tidak bekerjasama dengan mereka karena tahu kelicikan mereka.
tapi itu baru hipotesis. aku sama sekali belum menemukan bukti yang tepat untuk membenarkan analisisku. Anna kembali mengerjakan tugasnya sementara aku pergi keluar sebentar untuk menyegarkan diri. nah, itu hanya alasan saja. tujuanku sebenarnya adalah bertemu dengan salah satu agenku.
"Tuan, kami sudah menemukan pelaku yang meracuni makanan tuan putri. apakah anda ingin mengulik information darinya sekarang?"
__ADS_1
oh, sudah tertangkap? aku entah kenapa menyeringai. dengan begini semuanya menjadi lebih mudah. dibimbing agen VIESTA, aku berjalan menuju tempat pelakunya ditahan.