
Sabtu telah datang. keempat sahabat itu, Issac, Anna, James, dan Evelyn sudah bersiap menuju Guild petualang ketika mereka lupa akan satu hal. James, Anna, dan Evelyn ada belum menyiapkan peralatan bertualang mereka!
dan yang lebih bodoh nya lagi, mereka belum mempersiapkan uang untuk membeli perlengkapan itu. nah, kebodohan mereka double rupanya. tentu saja kecuali Issac karena dia sudah pernah membuat perlengkapannya sendiri saat memburu monster tingkat tinggi.
pada akhirnya, Issac-lah yang meminjamkan uang untuk mereka. sebenernya Issac tidak keberatan untuk membayar semua perlengkapan mereka tanpa harus dikembalikan, namun ketiga orang itu bersikeras untuk mengembalikan uangnya nanti.
setelah berbelanja sebentar di toko dekat Guild, mereka langsung pergi ke Guild untuk mengambil Quest pertama mereka. ini sudah lumayan siang jadi Guild sudah tidak terlalu ramai. mungkin para petualang telah pergi untuk menjalankan misi.
Mereka segera menuju Meja resepsionis. mereka bertemu dengan orang yang sama seperti kemarin.
"Ara, kalian rupanya. ada yang bisa saya bantu?"
kali ini Issac yang menjawabnya, "Ya, kami berniat untuk mengambil quest pertama kami."
Resepsionis itu mengarahkan mereka ke sebuah dinding yang dipenuhi oleh berbagai kertas. disitulah berbagai permintaan berkumpul. ada cukup banyak quest yang tersedia untuk peringkat perunggu seperti mereka tapi hampir semua quest untuk memetik bahan obat-obatan.
mereka hampir saja mengambil quest itu ketika akhirnya sudut mata Issac tidak sengaja menangkap quest yang menurutnya sesuai dengan peringkat perunggu untuk mereka, Pembasmian Goblin. mereka memutuskan untuk mengambil misi itu.
__ADS_1
"hmmm misi pembasmian goblin ya, ini cocok untuk kalian yang masih berperingkat rendah tapi ingin menaikkan peringkat dengan cepat. baiklah, tapi kegagalan akan diganjar dengan denda oke."
itulah yang resepsionis katakan ketika mereka membawa kertas itu ke hadapannya. apa yang dia katakan memang benar. pembasmian goblin itu gampang-gampang susah. mudah jika mereka hanya membasmi goblin biasa tapi akan sulit jika mereka bertemu goblin warior atau goblin mage yang sedikit lebih cerdas.
"Baiklah ini dia. quest ini diminta oleh penduduk desa yang berada tiga kilometer dari kota akademi. ini adalah misi rutin yang mereka berikan kepada para petualang setiap bulannya. hadiah dari misi ini adalah sepuluh Silver. jika kalian gagal, kalian harus membayar sebanyak lima silver. pastikan untuk berhasil jika kalian tidak ingin merogoh kocek lebih dalam lagi ya."
keempatnya mengangguk setelah mendengar penjelasan dari resepsionis. setelah itu, diberikan peta desa itu, mereka langsung pergi menuju ke lokasi tempat misi ini akan dilaksanakan. hanya tiga kilometer. itu tidak terlalu jauh. mereka juga tidak membawa perbekalan yang berlebihan. hanya sekantong air dan beberapa daging kering. sisanya, mereka bisa membeli makanan dari desa yang meminta Misi ini.
"Kalian tahu, kenapa desa ini sampai harus menyewa para petualang untuk memberantas para goblin?"
Issac mulai bertanya saat mereka sudah berjalan di luar kota akademi. tiga orang lainnya hanya saling tatap. mungkin memikirkan jawaban terbaik.
Mendengar jawaban James, Issac mengangguk. lalu lanjut bertanya,
"Lantas, kenapa mereka hanya bisa mengandalkan para petualang? apakah mereka tidak punya cara lain agar tidak perlu menghabiskan 10 koin silver setiap bulannya? tidak, bahkan lebih. biasanya Guild juga menarik bayaran lain sebagai retribusi."
ketiga orang itu sepertinya sudah menyerah menghadapi pertanyaan Issac sehingga mereka menggelengkan kepala mereka. melihat respon ketiga sahabatnya, Issac tersenyum dengan lembut.
__ADS_1
"Itu karena kelalaian orang-orang yang berkuasa. kalian tahu, faktanya, para Bangsawan seringkali mengutus beberapa orang atau tim untuk berkeliling ke seluruh wilayah mereka untuk menarik pajak setiap tahunnya.
yang jadi masalah adalah pajak yang mereka minta sangat tinggi. bahkan dalam kasus tertentu, mereka menarik pajak sebesar 50 persen, itu setengah dari pendapatan rakyat mereka. tidak hanya pajak pribadi, mereka juga menarik pajak ke desa-desa yang kebetulan berada di wilayah kekuasaan mereka. hasilnya? tentu saja desa itu semakin miskin dari hari ke hari.
jika mereka tidak mampu membayar? siap-siap untuk dirampas. semuanya. entah itu harta benda mereka atau bahkan yang lebih parah lagi, biasanya jika mereka kebetulan memiliki putri yang cantik atau istri, mereka akan segera diambil dan dijadikan mainan **** untuk para bangsawan.
baiklah, mari kembali ke pajak. idealnya, Pajak yang telah dibayarkan oleh rakyat kepada para pemimpin mereka akan kembali kepada rakyat dalam bentuk tidak langsung seperti pembangunan jalan, penyediaan dan perbaikan fasilitas umum, termasuk salah satunya menjamin keamanan bagi penduduk karena dari uang pajak itulah para tentara dibayar.
tentu saja, sebagai hasil dari kerja keras, sang tuan tanah berhak untuk mengambil bagian dari pajak itu. bisa dibilang itu semacam timbal balik. para penguasa memastikan bahwa penduduk yang ada di wilayahnya dapat hidup dengan tenang sementara itu berkat pengabdian tuannya, para rakyat diwajibkan membayar pajak.
idealnya seperti itu. kenyataannya? kalian akan lihat sendiri nanti. mungkin dari luar, desa itu akan terlihat tenang. tapi jika kalian lebih teliti, mata mereka pasti akan kosong. begitupun perut mereka. mungkin kalian tidak percaya pada ku sekarang, tapi mari lihat nanti.
dan juga ingat ini Anna, keluarga mu, Sera, tidak lepas dari praktek seperti ini."
mungkin apa yang Issac katakan tepat sasaran. Karena itulah yang dia dan ayahnya temukan ketika keluarga Randall diberikan hak untuk mengelola wilayah bekas Sinovac. catatan keuangan, kesaksian para korban, dan pengakuan para kroninya membuat kebejatan Sinovac semakin jelas. mengingat ini membuat Issac tersenyum pahit.
sementara Anna, ekspresi wajahnya memperlihatkan kekhawatiran. sehingga tanpa dia sadari, kepalanya tersender ke bahu Issac. membuat dirinya dan Issac terasa hangat. keduanya terlihat saling menenangkan diri satu sama lain. melihat itu, James dan Evelyn merasa bahwa Anna dan Issac sedang menjalin hubungan khusus.
__ADS_1
pada akhirnya, perjalanan menuju ke desa tempat misi mereka berjalan dipenuhi dengan godaan dan ejekan dari James dan Evelyn yang membuat wajah Anna maupun Issac memerah seperti kepiting rebus.
sungguh, sore yang indah bagi mereka.