
Issac sudah mengatakan kepada teman-temannya kalau kekasihnya akan datang ke kekaisaran. karena itu, satu bulan setelah informasi dari Anna datang, Issac menunggu kedatangannya di Reichstaag. dia sudah menghubungi Lilianne waktu itu. eskpresinya sangat cerah dan sumringah. Issac juga sudah memberitahu Lilianne dimana dia tinggal dan Lilianne berniat untuk tinggal bersama Issac.
"Aku penasaran bagaimana tampang kekasih Issac. apakah dia seorang wanita bangsawan berbadan gemuk yang memakai pakaian mewah?"
"jangan berkata seperti itu, Agatha. aku yakin seleranya tidak seburuk itu. pasti dia lebih memilih yang kurus!"
"Sudah-sudah! jangan membicarakan hal seperti itu aku yakin sebagai bangsawan yang kaya dia memiliki dua kekasih yang berbadan gemuk dan kurus!"
tunggu....kenapa mereka jadi mengejek selera dirinya!? lagian bukannya secara tidak langsung mereka mengejek kekasihnya!? yah, lagipula Issac tidak tahu kalau kalimat mereka berisi 30 persen ejekan dan 70 persen lainnya adalah kecemburuan!
tapi lebih baik membiarkan mereka melihat sendiri kan? bagi Issac, Lilianne adalah tercantik diantara yang tercantik! dia juga imut dan manis!
"ah itu dia, keretanya sudah datang."
Issac menunjuk ke sebuah kereta yang menuju ke arah mansion nyonya Heid. kereta kuda itu versi lite dari kereta kuda milik Issac. dia secara khusus mengupgrade fitur itu khusus untuk Lilianne.
Kereta kuda itu berhenti tepat di depan mereka. dari dalam seorang gadis berusia 16 tahun dengan tinggi sedada Issac keluar dan langsung lompat ke pelukan Issac.
"Kak Is!! aku merindukanmu!"
__ADS_1
"Ya Lili. aku juga merindukanmu."
Lilianne menenggelamkan kepalanya di dada Issac sementara Issac memeluknya dan mencium kepalanya berkali-kali. walaupun baru berpisah selama enam bulan, sepertinya itu tetap menyakitkan bagi mereka karena terpisah.
Sementara itu ketiga gadis lainnya....
"Apa-apaan itu?! Di-dia sangat cantik! Ba-bagaimana mungkin laki-laki yang tidak bertanggung jawab memiliki kekasih secantik dia?"
"A-aku juga tidak menyangka dia sangat cantik. se-seperti itu! dia seperti... bidadari."
"ya....entah kenapa aku jadi merasa minder berhadapan dengannya."
"Benar juga Lili. ini adalah tiga teman baikku selama di sini. mereka sudah banyak menolongku."
Lilianne dengan enggan berpisah dari pelukannya. tetapi berterimakasih kepada mereka bertiga juga penting. jadi Lilianne mulai memperkenalkan dirinya.
"Namaku Lilianne Balzaac. senang bertemu kalian semua. Kak Is sering membicarakan tentang kalian yang selalu membantunya padaku. terimakasih banyak."
"A-ahh... tidak perlu seperti itu, nona Lilianne. saya Agatha Von Schafer. anda bisa memanggil saya Agatha."
__ADS_1
"Aku Angelica Von Mariendolf. senang berkenalan denganmu, Lilianne!"
"sepertinya aku tidak perlu mengenalkan diri lagi ya, Lili. lama tidak bertemu."
Issac memandangi mereka berempat dengan ekspresi lembut di wajahnya. entah kenapa ia merasa mereka bisa akur dengan mudah. apalagi dengan Margareth. ternyata Lilianne adalah teman masa kecil Margareth.
Nyoya Heid akhirnya keluar dari mansionnya. dia dengan hangat dan gembira menyambut Lilianne. dia senang karena ada penghuni baru di mansion miliknya. karena sebentar lagi makan malam, Nyonya Heid menyuruh mereka untuk masuk dan menunjukkan kamar yang akan ditempati oleh Lilianne.
malam itu, saat yang lain sudah istirahat, kamar Issac diketuk. itu pasti Lilianne. dia membuka pintunya dan ternyata benar. Lilianne telah mengenakan gaun tidurnya. tapi gaun itu terbuka sehingga lelaki manapun yang melihat pasti akan tergoda.
"Lili, apa yang kau lakukan malam-malam seperti ini? kau harus istirahat karena baru saja sampai di ibukota."
"Ya, aku akan beristirahat.... tapi setelah bersatu denganmu malam ini."
Lilianne berjinjit dan mencium bibir Issac. karena Issac sudah lama tidak menumpahkan nafsunya, ini lah saatnya! Dia mendorong Lilianne ke atas kasurnya dan menciumnya dengan liar!
lidahnya benar-benar mengemut lidah Lilianne sampai-sampai erangan yang manis keluar dari bibir Lilianne. Issac menurunkan gaun malamnya dan dua gunung indah dengan persik berwarna merah muda di puncaknya terlihat jelas di mata Issac.
Malam itu, untuk pertama kalinya, Lilianne bersatu dengan Issac dan melepaskan mahkota kewanitaannya dan tubuhnya sepenuhnya menjadi milik Issac.
__ADS_1