
Lewat sihir teleportasi, Gadis kekaisaran telah sampai di Istana kerajaan Heinz ketika mereka mendapatkan kabar kalau sahabat sekaligus keluarga mereka jatuh sakit. Karena itulah, Chris, Angelica, Agatha, dan Carolina memutuskan untuk merawat mereka.
"Ya ampun. Aku tidak menyangka gadis seaktif kalian bisa jatuh sakit seperti ini sampai tubuhnya lemas. Beristirahatlah oke? Jangan membuat dirinya khawatir."
Chris dengan telaten menyuapi Aurellia yang tidak berdaya. Aurellia yang cantik dan feminim serta Chris yang cantik dan tomboi. Meskipun kontras, tetapi mereka cocok satu sama lain.
"Fufufu. Maaf Chris. Mungkin karena kami terlalu banyak bekerja, kami semua jatuh sakit. Tetapi tidak perlu khawatir. Hasil yang kami semua dapatkan setimpal."
Huh, apa sih yang Aurellia bicarakan? Chris memiringkan kepalanya. Untuk reaksi Chris yang bingung, Aurellia tersenyum lembut. Cantik! Sangat cantik! Senyuman lembut seperti itu bahkan membuat hatinya berdesir.
Tapi Chris akhirnya paham ketika Aurellia mengelus salah satu bagian tubuhnya. Chris tertegun.
"Lia, jangan-jangan kamu sudah...ehh?"
"Ssssttt!! Tolong jangan keras-keras. Kamu akan membangunkan yang lain nanti."
__ADS_1
"Tapi.... baiklah. Selamat ya, Lia. Sejujurnya aku juga ingin....humppp!"
Karena bisa merasakan kebahagiaan sekaligus kesedihan dari Chris, Aurellia mendekatkan wajahnya ke Chris lalu mencium bibirnya. Mereka adalah partner Issac ketika Threesome di atas ranjang. Jadi hubungan mereka sangat dekat.
"Kamu mempunyai hobi yang aneh ya Lia. Apa tidak masalah untuk menciumku seperti tadi?"
"Hehehe. Tidak juga. Kita keluarga tahu. Wajar kan kalau kita melakukan hal yang seperti itu?"
Chris menggeleng dengan kencang!
"Mana mungkin seperti itu! Kalau hal itu wajar, kita adalah Keluarga yang sangat aneh berarti!"
Keheningan terjadi di antara keduanya. Tapi sepuluh detik kemudian, tawa pecah dari mereka berdua. Yah.....mereka memang Keluarga yang aneh.
Esok paginya, Issac kembali dari wilayah bekas kerajaan Garlin. Awalnya ia ingin 'mengurus' dua gadis beastmen itu tapi ia yakin ini bukan saat yang tepat. Firasatnya mengatakan seperti itu.
__ADS_1
Ia segera pergi ke klinik di Istana kerajaan dengan berlari. Tentu saja tidak peduli sekuat apapun dirinya yang sekarang, ia masihlah seorang lelaki yang mengkhawatirkan keadaan calon istrinya.
Saat ia sampai di klinik, dokter istana sudah ada di sana. Ia mempersilakan Issac untuk masuk dan melihat keadaan calon istrinya. Di sana ada semua kekasihnya. Aurellia dan yang lainnya sudah bangun. Mereka terlihat sudah segar. Mereka sedang duduk mengelilingi sebuah meja besar.
"Aurellia, semuanya.... syukurlah kalian baik-baik saja."
Issac menghela nafas lega lalu memeluk dan mencium mereka satu persatu. Semuanya tersenyum dan memeluk Issac balik. Sementara Chris dan yang lainnya melihat mereka dengan hangat meskipun ada kecemburuan di hati mereka.
"Kau tahu Is, kami semua telah..... mengandung anakmu."
Huh? Anak? Mengandung? Issac sempat bingung, tapi beberapa detik kemudian teriakan kesenangan keluar dari mulutnya. Ia memeluk mereka semua dan menggendong mereka satu persatu ke atas sambil tertawa bahagia.
"Mouu...Is seperti anak kecil."
Anna sedikit merajuk walaupun ia senang. Mungkin terlihat kekanakan. Tapi itu memang menjadi pemandangan yang langka mengingat dirinya sering menahan diri dan bersikap kuat di hadapan para kekasihnya.
__ADS_1
"Dengan begini, kamu bisa membuat mereka sama seperti kami kan, sayang?"
Margareth melihat para wanita kekaisaran. Mata mereka dengan liar memandangi Issac. Ia sendiri mengangguk. Dengan begini, ia akan memastikan bahwa mereka juga akan mengandung anaknya!