
Pertempuran yang melelahkan telah terjadi selama satu minggu. Kedua belah pihak, Boabdil maupun lawannya, menghentikan di malam hari. Sudah sangat banyak korban jiwa yang jatuh. Di pihak Boabdil sendiri, ia kehilangan 20.000 orang begitu juga lawannya yang kehilangan dengan jumlah yang sama.
"Yang mulia, kita masih memiliki kesempatan untuk menang. Lebih tepatnya, kita pasti akan menang. Prajurit yang kita himpun adalah elit diantara para elit. Bahkan jika kerajaan Heinz ataupun Kekaisaran Moskov menyerang sekarang, mereka tidak akan bisa mengalahkan kita."
Hans yang berdiri di samping Boabdil menuangkan alkohol ke cangkir milik Bobadil. Ia adalah perdana menteri yang mengatur semua urusan internal dan eksternal kerajaan Garlin.
Bisa dibilang, kini Hans adalah punggung bagi Boabdil. Hal yang berbeda jika Marina masih berdiri di sisinya tetapi kini, Hans bisa melakukan apapun yang dia inginkan.
"Itu semua berkat dirimu, Hans. Tanpa dirimu, kita tidak akan mendapatkan bantuan dari para bajingan Moskov itu. Tapi para bangsat itu.... berani-beraninya mereka menyusup ke kamarku di malam hari dan berusaha membunuhku!"
Boabdil melampiaskan rasa stresnya. Ia telah mengadakan pertemuan rahasia dengan beberapa bangsawan dari kekaisaran Moskov. Pertemuan terakhir mereka adalah membicarakan tentang masalah ini.
Para bangsawan Moskov mengonfirmasi bahwa pembunuhan itu bukan ulah mereka dan tidak ada sangkut pautnya dengan mereka. Bahkan ketika Hans memberikan bukti itu secara langsung, mereka masih tidak ingin mengakui hal itu sama sekali.
Kalau Boabdil dan Hans bersikeras dan masih terus mengungkit masalah itu, kekaisaran Moskov akan mengehentikan bantuan yang biasanya mereka berikan. Itulah yang disampaikan oleh salah satu bangsawan Moskov.
Hans sendiri tidak berpikir bahwa membunuh Boabdil memiliki keuntungan bagi Moskov. Sebaliknya, akan lebih banyak kerugian yang mereka dapat jika Moskov menyingkirkan Bobadil, setidaknya sekarang.
Lalu siapa yang mengirim mereka? Mungkinkah para petinggi dari kuil dua belas Dewi suci yang membenci para beastmen dan demi human lainnya? Tapi itu mustahil. Aliansi antara Moskov dan Garlin bersifat sangat rahasia.
__ADS_1
Jika mereka mengetahui adanya aliansi ini, sudah pasti Teokrasi Dea akan mencabut dukungan mereka kepada kekaisaran Moskov.
Memikirkan hal ini membuat Hans semakin pusing. Akan lebih baik jika ia beristirahat. Karena pertempuran esok, pasti akan menjadi lebih sulit daripada yang sebelumnya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Kepulan debu terebentuk di ganasnya Medan perang. Perang yang terjadi antara Boabdil adalah perang murni dengan kekuatan, tanpa strategi.
Para beastmen diuntungkan dengan kekuatan fisik mereka yang lebih kuat daripada ras humanoid lainnya. Karena itulah mereka menganggap, tidak peduli seberapa hebat strategi musuh, yang lebih kuat pasti akan menang.
Siang ini, entah kenapa Boabdil tidak maju ke garis depan. Ia hanya mengamati tentaranya dari belakang. Padahal ia sedang dalam kondisi terbaiknya hari ini.
Intuisinya lah yang mengatakan kalau ia tidak boleh turun ke garis depan. Sementara itu, Hans buru-buru lari ke arahnya.
Hans datang ke hadapannya dengan ekspresi yang bercampur. Panik, masam, marah, khawatir, dan lain-lain. Yang jelas, tidak ada satupun hal baik yang menempel di wajahnya.
Ia memberikan sebuah surat yang berasal dari seorang kurir yang berlari dengan telanjang kaki selama tiga hari penuh tanpa tidur menuju kemah utama Boabdil. Isinya cukup untuk membuat Boabdil sangat murka.
"BAJINGAN!! CECUNGUK ITU.... TIKUS-TIKUS ITU!! HANS, AYO KITA PERGI KE PESA SEKARANG! BAWA SEBANYAK MUNGKIN PASUKAN YANG KITA BISA!!"
__ADS_1
Hans menelan ludahnya dengan rasa takut yang luar biasa. Baru pertama kalinya ia melihat kemarahan Boabdil yang seperti ini. Meskipun banyak pikiran di kepalanya, ia tidak kuasa untuk menentang kehendak Boabdil atau kepalanya akan terbang.
"Baiklah yang mulia, mari kita ke Pesa sekarang dan menghabisi para pengecut itu."
Hans dengan sigap langsung menyiapkan 10.000 prajurit terbaik yang ia ketahui dan berangkat menuju Pesa. Bersama dengan Boabdil.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Butuh waktu tiga hari dari Chrom untuk menuju Pesa. Tanpa berhenti dan tanpa berisitirahat. Tetapi bahkan, 10.000 tentara yang dibawa oleh Boabdil dan Hans bisa sampai ke pinggiran Pesa dalam waktu dua hari.
Tapi tentu saja, pasukan mereka sangat kelelahan dan kelaparan. Mereka hanya makan dan minum seadanya sementara mereka dipaksa untuk terus berlari.
Dan ketika mereka berhenti di depan gerbang Pesa, 45.000 tentara kerajaan, yang sebagian dari mereka adalah beastmen, telah menyambut mereka. Ditambah dengan 100 meriam dengan daya ledak dan hancur yang siap untuk membombardir mereka.
Hans mengklik lidahnya diam-diam. Mereka jelas kalah jumlah. Moral para tentara juga sudah sangat jatuh. Kontras dengan tentara kerajaan Heinz yang sangat segar dan siap untuk berperang hari ini.
"ULTIMATUM UNTUK PARA MUSUH! MENYERAHLAH, DAN KAMI AKAN MEMPERLAKUKAN KALIAN SEBAGAI TAWANAN PERANG BERDASARKAN HUKUM KERAJAAN HEINZ!"
Ultimatum datang dari pihak lawan. Tetapi tidak ada satupun dari tentara Boabdil yang bergeming. Mungkin karena mereka siap mati untuk melindungi Boabdil. Atau mungkin, mereka hanya kelelahan sehingga tidak fokus dengan ultimatum yang lawan mereka berikan.
__ADS_1
Ketika perintah tiba, semua tentara Beastmen maju. Mereka berniat menghancurkan formasi tentara kerajaan Heinz secara frontal, yang terbukti menjadi pilihan terburuk bagi mereka.
Hari itu, tercatat dalam sejarah, sebuah pembantaian satu sisi yang sangat berdarah-darah di kerajaan Garlin. Yang menelan korban hingga lebih dari 8000 orang.