
Banyak pekerjaan rumah ketika Aurellia secara resmi ditunjuk oleh raja menjadi ratu sementara dan Margareth saat ditunjuk oleh Jeremiah Bless menjadi perdana menteri untuk menggantikan dirinya.
Memulihkan kembali stabilitas keamana nasional, menyusun ulang sistem dan tata pemerintahan kerajaan, dan mengatasi krisis ekonomi dan kelaparan.
Itulah kenapa, sekarang di meja mereka berdua kertas yang siap diisi menumpuk seperti pegunungan. Puluhan, Tidak, ratusan dokumen akan diperlukan untuk kebutuhan birokasi.
"Jadi, apakah ini tugas pertama seorang ratu ketika naik tahta? Nee~~Is, sepertinya aku akan mengundurkan diri sebagai ratu dan menunjukmu sebagai raja."
Aurellia sendiri, yah, dia hanya pasrah sambil menyandarkan kepalanya di atas meja. Margareth tersenyum pahit dan mengelus kepala Aurellia. Walaupun usianya sedikit lebih muda, entah kenapa ia malah terlihat seperti kakak Aurellia.
"Tidak bisa, tuan putri. Kita punya banyak pekerjaan yang menanti kita. Utang menumpuk sedemikan besar sehingga kerajaan hampir bangkrut karena tidak mampu mengembalikan utang yang dipinjam dari para pedagang dan bankir.
Nah masalah kita bukan hanya itu. Jadi saya mohon tuan put, tidak, ratu kerajaan Heinz. Berjuanglah sekeras mungkin. Semakin Anda menunda pekerjaan, maka pemulihan kerajaan juga semakin jauh dari target yang telah kita tetapkan."
Issac masuk ke mode profesionalnya. Tapi ia benar. Sementara ancaman dari luar terus bergerak dan fraksi Pangeran William masih eksis, mereka tidak punya banyak waktu. Ada banyak pekerjaan yang harus mereka lakukan.
"Muuu....kamu bisa bilang begitu. Tapi yang mengurus semua ini adalah aku dan Margareth! Kamu harus menyelesaikan sisanya nanti!"
Meskipun ngambek, Aurellia dan Margareth mulai mengerjakan tugas mereka. Yah, sebenarnya tugas Issac akan lebih sulit. Dalam waktu tiga hari, para pemberi utang akan datang ke istana. Ialah yang akan menegosiasikan ulang soal pembayarannya. Mulai dari jangka waktu, skema pembayaran, hingga bentuk pengembalian.
Selain itu, ia juga yang akan mengatur susunan militer kerajaan. Ia telah meminta Aurellia untuk secara resmi menghapuskan sistem tentara pribadi para bangsawan dan menyatukan militer dibawah wewenang kerajaan. Para bangsawan yang akan dibentuk ulang nanti tidak diperbolehkan untuk memiliki pasukan pribadi.
Belum lagi kelaparan dan wabah yang menimpa penduduk, sistem pendidikan yang kolaps, ancaman dari pangeran William dan mengurus para bangsawan yang berkhianat. Semua tugas itu dibebankan padanya.
Merepotkan memang. Tapi demi Aurellia dan Margareth, ia akan melakukan yang terbaik. Sambil membantu Aurellia dan Margareth membuat dokumen, pikiran Issac melayang. Banyak yang harus diperbaiki tetapi yang paling penting sekarang adalah memastikan situasi internal.
Di Utara, pangeran William dan fraksinya telah merebut wilayah Marquis Schazar dan membangun kekuatan baru di sana. Mereka jelas-jelas menjadi batu sandungan untuk kepempimpinan Aurellia. Haruskah ia bernegosiasi dengan mereka? Mungkin itulah yang terbaik. Walaupun Issac tahu, negosiasi itu jelas-jelas tidak akan Pernah terjadi.
__ADS_1
Selama mereka masih ada dan memiliki kekuatan, ia tidak akan bisa bergerak dengan leluasa. Apalagi jika masalah ini berkaitan dengan militer yang menjadi orientasi mereka. Issac memutuskan untuk menulis ultimatum kepada mereka atas persetujuan Aurellia nanti.
Begitu seperempat pekerjaan telah selesai, mereka bertiga berisitirahat. Saat mereka makan siang di ruang kerja Aurellia, seseorang mengetuk pintu dan beberapa orang masuk ke dalam atas seizin Aurellia.
Mereka memakai jubah dan penutup kepala. Terlihat mencurigakan memang. Aurellia, Margareth langsung bersiaga. Begitu juga para ksatria istana yang bertugas untuk menjaga Kantor.
"Tidak perlu seperti itu. Mereka bukan musuh. Sebaliknya, mereka adalah sekutu yang akan membantu yang mulia ratu."
Saat Issac mengatakan itu, semua orang yang datang itu melepas penutup kepala mereka. Tidak hanya Aurellia dan Margareth, para ksatria penjaga terkejut melihat mereka.
"Ma-maximilian Conrad! Kenapa kau berada di tempat ini!? Seharusnya kau sudah melarikan diri bersama ayah dan para saudaramu dari kerajaan ini!"
Benar, ia adalah Maximilian Conrad. Penasihat utama pangeran Lewis dan salah satu orang terpenting dalam fraksi pangeran Lewis! Kenapa orang seperti dia bisa berada di tempat seperti ini?
"Tolong jangan panik yang mulia ratu. Saya memang berada di sisi pangeran Lewis kemarin. Dan saya kesini bukan untuk mencari pengampunan dari anda. Karena dari awal, saya tidak pernah berpihak kepada mereka."
Tapi Issac menyentuh bahu Aurellia untuk menenangkan dirinya. Ia tidak memasang wajah terkejut sama sekali. Sebaliknya, sebuah senyum terbentuk di bibirnya. Seolah-olah ini adalah bagian dari rencananya.
"Jangan khawatir, yang mulia. Seperti yang saya katakan tadi, Maximilian dan orang-orang yang ia bawa bukan musuh kita. Faktanya, dia adalah bagian terpenting dari fraksi kita."
Lalu Issac menjelaskan rencana yang selama ini ia rahasiakan bahkan kepada Aurellia dan lainnya. Beberapa bulan sebelum Issac ke kekaisaran Grand Aria, ia membuat kontak rahasia dengan Maximilian.
Keduanya sama-sama paham kalau cepat atau lambat, bentrok antara kedua fraksi akan pecah. Melihat situasi yang sedang berlangsung, Entah siapapun yang menang kerajaan akan hancur.
Itulah kenapa mereka berdua memutuskan untuk membuat fraksi ketiga. Ada banyak pembicaraan yang terjadi. Pada intinya, ia menjanjikan tempat dan posisi yang layak untuk Maximilian dan ibu serta kekasihnya jika ia mau bekerja untuk Aurellia.
"Itulah yang terjadi sebenarnya, yang mulia ratu. Maaf karena telah menyembunyikan ini dari anda. Ini memastikan agar kerjasama ini tidak bocor ke telinga musuh."
__ADS_1
Aurellia cemberut. Tapi mau bagaimana lagi. Ia yakin Maximilian tidak akan berkhianat bahkan jika Maximilian menginginkannya. Sementara orang-orang yang ia bawa, mereka semua adalah bagian dari Bangsawan tanpa wilayah yang biasa mengurus birokrasi kerajaan. Keberadaan mereka akan sangat berguna.
"Baiklah kalau begitu. Ingat, aku hanya percaya pada Issac bukan kalian. Jadi Issac, aku percayakan pengawasan mereka padamu. Pastikan agar mereka tidak melakukan hal-hal yang dapat membahayakan kerajaan."
Issac mengangguk dan Maximilian mengucapkan terimakasih. Ia akan terlibat dalam penyusunan kabinet nanti. Mulai sekarang, perjalanan Issac dalam membangun kerajaan di balik bayangan benar-benar dimulai.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Tiga hari kemudian, rombongan dari para pemberi utang datang. Dan seperti yang telah ia janjikan, Issac benar-benar menegosiasikan ulang pembayaran utang. Diskusi yang alot terjadi antara Issac dengan mereka.
Ini lebih merepotkan daripada yang ia bayangkan di awal. Utang yang mereka berikan ternyata disertai dengan bunga yang cukup besar. Bahkan kas kerajaan yang sekarang tidak bisa menutupi bunganya.
Total utang yang para bangsawan pinjam mencapai tiga tahun pemasukan kerajaan. Issac bisa saja mengeluarkan dana untuk membayar semua utang itu lewat saku pribadinya tapi itu tidak baik untuk keuangan kerajaan. Mereka tidak boleh bergantung padanya secara berlebihan.
Pada akhirnya mereka sepakat untuk memperpanjang tenggat waktu ketika Issac menggadaikan banyak aset penting milik kerajaan. Ini buruk tapi ia tidak punya pilihan lain. Selain itu, mereka juga sepakat untuk menurunkan bunga yang mereka berikan berdasarkan kesepakatan dengan fraksi pangeran Lewis di awal.
Untuk skema pembayaran, mereka tidak mempermasalahkan bentuk pembayarannya. Bisa dengan barang berharga ataupun uang. Ini memudahkan Issac untuk membayar nantinya.
Setelah kesepakatan baru dibuat, mereka dengan sopan meninggalkan istana. Dilihat dari sikap yang orang-orang itu ambil, mereka cukup menyegani Issac dan Aurellia. Setelah menghela nafas dalam-dalam, Maximilian mendatanginya. Sepertinya tugas yang Issac berikan sudah diselesaikan olehnya.
"Tuan Starfall, ini adalah daftar aset bernilai dan harta pribadi milik fraksi pangeran Lewis. Kami telah menyortir dan memberikan estimasi dari total aset yang mereka miliki."
Issac melihat daftar itu dan tersenyum cerah. Inilah salah satu pekerjaan Maximilian pada saat perang pecah. Selain memberikan informasi yang berharga, ia juga memiliki tugas untuk mengamankan harta pribadi para bangsawan. Hasilnya cukup memuaskan karena ia memiliki banyak uang untuk membayar utang.
Jadi yah, para bangsawan itu melarikan diri dengan kondisi tertekan karena mereka hanya bisa membawa recehan dari semua aset yang selama ini mereka kumpulkan. Tidak perlu merasa sedih, itu adalah hukuman yang pantas bagi pengkhianat seperti mereka.
Selain dari pangeran Lewis, Issac juga menyita harta pribadi milik pangeran Hermann. Para pedagang yang bekerjasama dengannya dihukum dengan berat dan mereka harus membayar denda yang sangat tinggi kepada kerajaan. Di tambah dengan harta istana, Issac bisa segera menyelesaikan urusan keuangan yang merepotkan ini sebelum tenggat waktu berakhir.
__ADS_1