
Setelah tiba di kerajaan, Para kekasih Issac dari kekaisaran tidak langsung kembali. Mereka memutuskan untuk berkeliling provinsi perbatasan Randall dan Venz. Mungkin agak aneh karena kesannya mereka mengabaikan tugas mereka.
Tapi karena mereka telah bekerja sangat keras, membiarkan para kekasihnya untuk sedikit menikmati liburan tidak ada salahnya. Lagipula terlalu banyak bekerja akan membuat seseorang menjadi tertekan dan menjadi penghambat dalam produktivitas.
Syukurlah mereka memiliki orang terpercaya yang akan menggantikan tugas mereka saat semuanya pergi. Jadi jika tidak dalam waktu yang lama, Issac pikir tidak akan ada masalah.
Semuanya mengagumi kerajaan. Meskipun Venz tidak sebesar Reichstaag, tapi semua berjalan dengan tertib dan teratur bahkan saat ramai sekalipun. Tidak ada gang-gang sempit yang kumuh. Anak-anak bermain dengan riang dan gembira di taman-taman terbuka yang tersebar di seluruh Venz.
Jalan raya yang menjadi lalu lintas kendaraan seperti kereta kuda maupun gerobak terpisah dengan area pejalan kaki. Ini tidak terbatas di area tempat tinggal para bangsawan. Distrik rakyat biasa juga sama rapihnya.
Sementara di distrik komersial, tidak hanya toko dan pasar saja yang berdiri. Gedung-gedung baru yang menjadi pusat aktivitas keuangan di kerajaan juga ada di sana. Termasuk lembaga keuangan nasional dan lembaga keuangan milik beberapa serikat dagang. jika dibandingkan Reichstaag, perputaran uang dan modal di tempat ini pasti jauh lebih besar bahkan jika mereka sedang dalan keadaan damai.
"Di bawah kekuasaan yang mulia ratu Aurellia, kerajaan mencapai kemakmuran dalam waktu tiga tahun. Ini berkat kecerdasan dan kerja kerasnya. Apalagi dia dibantu oleh Margareth. Gadis paling cerdas di kerajaan. Keduanya adalah duet mematikan."
"Itu menarik. Aku sudah banyak mengobrol dengan yang mulia ratu Aurellia saat berada di kekaisaran dengan alat komunikasi yang kamu berikan. Kalau bisa, aku ingin berbicara dengannya secara langsung."
Hohhh... ternyata Aurellia telah berteman dengan Chris tanpa sepengetahuannya ya. Yah tidak ada masalah sih. Mereka memang memiliki banyak kesamaan dan aku yakin mereka bisa berteman dekat. Itulah yang ia pikirkan.
"Lia sangat sibuk. Tapi aku bisa mengatur jadwal untuk kalian berdua nanti. Kalau itu dirimu, aku yakin ia dengan senang hati akan bertemu denganmu."
Chris mengangguk senang. Hmmm, wajahnya terlihat sangat manis dan cantik meskipun ia berpakaian seperti pria. Mungkinkah ia masih menyembunyikan jati dirinya?
"Bagaima denganku, sayang? Apakah kamu bisa menghubungkanku dengan Via? Aku juga ingin mengobrol banyak dengannya."
Ketika Chris memeluk lengan kanannya, Carolina memeluk tangan kirinya. Ia membawa dua bunga kecantikan sekarang. Kalau Angelica dan Agatha, mereka sedang asyik menyantap roti bakar isi daging yang dijual di pinggir jalan.
"Tidak ada masalah. Nanti aku akan menghubunginya oke?"
Mereka memutuskan untuk langsung ke istana dengan sihir teleportasi milik Issac dan tiba di ruang kerjanya. Setelah menunggu beberapa saat, Aurellia dan Olivia datang ke kantor Issac dan menghabiskan waktu dengan semua gadis kekaisaran.
Senang rasanya melihat semua kekasihnya akur. Tapi suasana hatinya sedikit rusak ketika salah satu utusan datang dengan membawa sebuah surat yang ditujukan padanya. Dan moodnya bertambah buruk ketika membaca isi surat itu.
__ADS_1
Isi suratnya kurang lebih seperti ini;
"Tim pengintai telah dikirim menuju hutan yang menjadi perbatasan antara kerajaan Heinz dan federasi Garlin. Mereka mendeteksi aktivitas mencurigakan di beberapa titik.
"Sementara itu di sungai Baltik, sepuluh perahu yang berisi beastmen telah bentrok dengan pasukan resimen perbatasan. Ada kemungkinan, mereka akan melakukan serangan dengan skala yang lebih besar dalam waktu dekat.
"Tertanda, Anna Starfall."
Issac mengklik lidahnya. Ini lebih cepat dari yang ia bayangkan. Resimen perbatasan telah mengarahkan sebuah kapal pengintai di pinggiran sungai untuk terus mengawasi pergerakan musuh. Mereka diperlengkapi dengan tiga buah meriam. Ada juga beberapa kapal nelayan yang digunakan untuk misi penyamaran.
Tentara keempat dan tentara kelima yang bermarkas di provinsi timur juga telah bersiaga di berbagai titik untuk mencegah kemungkinan adanya serangan mendadak.
Aurellia sudah tahu informasi ini. Setelah pembicaraan dengan Chris dan lainnya selesai, ia akan mengajak Aurellia untuk mengadakan rapat darurat dengan kementrian urusan militer untuk mengambil tindakan lanjutan.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Di markas tentara keempat, letnan jenderal Adnold, mantan kepala ksatria pengawas pelabuhan yang sekarang menjadi pemimpin dari tentara keempat kerajaan Heinz sedang mengadakan pertemuan dengan pemimpin tentara kelima. Ia adalah Letnan jenderal Charles Hill. Mantan pemimpin pasukan Starfall.
"Aku tidak tahu apa motif mereka untuk menyerang kita. Tetapi bahkan jika itu serangan skala kecil, kita tidak bisa menganggap enteng hal ini."
Arnold memulai pembicaraannya. Apa yang ia katakan tidak salah. Setiap tindakan agresif yang dilakukan oleh negara lain terhadap kerajaan Heinz adalah pelanggaran kedaulatan. Ia tidak bisa menganggap remeh hal ini.
"Memang benar. Lagipula kita juga tidak punya waktu untuk menyelidiki motif mereka. Sambil menunggu perintah dari Venz, mari kita persiapkan sesuatu yang bisa kita lakukan."
"Ya. Kita akan terus berkoordinasi dengan resimen perbatasan untuk memantau keadaan. Tapi kemungkinan terburuknya, serangan dengan skala yang lebih besar akan terjadi. Jika kita mengacu pada prosedur di masa darurat, kita akan langsung mengirimkan pasukan untuk melakukan serangan balasan."
Charles mengangguk. Pemimpin brigade lain juga setuju. Mereka telah menyiagakan pasukan mereka di berbagai titik. Bahkan jika perang terjadi dalam waktu dekat, mereka siap untuk membela kehormatan ratu Aurellia dan kerajaan Heinz.
"Letnan Jendral Hill, saya apakah resimen perbatasan saja cukup untuk memantau aktivitas mereka? Rasanya, kita juga harus terjun ke sana untuk bekerjasama dengan mereka untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk."
Salah satu pemimpin brigade infanteri berat, James, menyarankan kedua pimpinannya untuk bekerjasama secara langsung dengan resimen perbatasan. Benar, ia adalah James. Teman baik Issac dan Anna selama di akademi.
__ADS_1
Ia memutuskan untuk keluar dari akademi karena menikah dengan kekasihnya, Evelyn, dan sibuk untuk mencari penghasilan. Karena keahlian tombak dan pedangnya yang sangat hebat, Issac secara pribadi langsung mengangkatnya menjadi komandan di brigade infanteri berat ke-12 begitu ia masuk ke dalam dinas militer.
"Masuk akal. Rasanya resimen perbatasan saja tidak cukup untuk menghalau serangan jika itu terjadi. Baiklah, dari tentara kelima, aku akan mengirimkan setengah brigade kavaleri ringan ke tiga dan beberapa regu pengintai untuk membantu resimen perbatasan."
"Sepertinya aku juga. James, bawa sepertiga dari bawahanmu untuk bergabung dengan unit perbatasan. Aku akan membuat surat pengantar untuk mereka nanti."
James menunduk dan siap untuk melaksanakan tugas itu. Secara pribadi, ia juga khawatir karena Evelyn dan anak-anaknya tinggal di Versailles yang berbatasan langsung dengan federasi Garlin. Jadi ia senang karena akan dikirim ke sana.
Rapat selesai dan pasukan yang mereka siapkan tadi langsung pergi hari itu juga menuju Versailles.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Begitulah ceritanya, aku yakin kita tidak bisa diam saja ketika kedaulatan kerajaan dilecehkan oleh kekuatan dari luar. Aku yakin cepat atau lambat, peperangan dengan federasi Garlin tidak bisa dihindari."
Aurellia sedang memimpin rapat bersama Margareth, Issac, kementrian urusan militer dan yang lainnya. Meskipun menganut kebijakan yang pasif, bukan berarti ia menghindari perang. Jika peperangan memang dibutuhkan untuk mencapai perdamaian, maka Aurellia bersedia untuk melakukan hal itu.
Setelah puas berbicara dengan Chris dan yang lainnya, Aurellia langsung mengadakan rapat darurat ini.
"Yang mulia ratu benar. Jika kita mendiamkan hal ini, kita akan lalai dan kita tidak akan pernah siap untuk menghadapi ancaman dari luar. Itulah kenapa, kami memutuskan untuk mengirimkan sinyal siaga satu kepada tentara keempat dan kelima di Timur."
Margareth punya pertimbangan yang sama dengan Aurellia. Ia tidak bisa memandang sebelah mata kejadian ini. Ia memang tidak ingin mencari masalah, tetapi jika mereka bertindak duluan, Margareth bertekad untuk membalas mereka tiga kali lipat.
"Kalau memang begitu keinginan ratu dan perdana menteri, saya akan langsung melakukan mobilisasi pasukan dengan segera. Saya yakin, tentara keempat dan kelima juga telah melakukan improvisasi berkaitan dengan hal ini."
Menteri urusan militer menyanggupi permintaan Aurellia dan Margareth. Kementeriannya akan mengatur penempatan pasukan berskala besar untuk kemungkinan perang.
"Kalau begitu, saya akan memastikan agar provinsi Timur bersiap untuk kemungkinan ini. Walaupun saya yakin, Duke Starfall sebagai penanggung jawab provinsi timur telah memiliki rencana untuk mengatasi masalah ini."
Maximilian, yang menjadi menteri urusan dalam negeri, bertanggung jawab untuk memastikan kesiapan provinsi timur untuk menyokong logistik dan kebutuhan pasukan. Tentu saja Issac yang hadir di sini siap untuk itu.
"Tentu. Saya akan menggunakan sumber daya di provinsi timur semaksimal mungkin untuk hal ini. Logistik dan kebutuhan pasukan telah disiapkan dengan matang dan pajak masa darurat akan segera diterapkan begitu berita ini menyebar."
__ADS_1
Semuanya telah mencapai kesepakatan yang sama. Peperangan dengan Federasi Garlin tidak dapat terelakkan lagi.