
seperti yang dijanjikan oleh Angelica dan Agatha, pagi hari ini mereka akan mengantarkan Issac berkeliling ke akademi. karena ini hari Minggu, akademi akan relatif lebih sepi daripada biasanya. ini jadi kesempatan yang bagus agar Issac mengetahui seluk beluk akademi kekaisaran. tapi masalahnya....
"Hei, Issac. maafkan aku. awalnya aku ingin memang ingin mengantarmu ke akademi. tapi karena kereta kudaku ternyata sedang rusak dan diperbaiki..."
Angelica menatap sedih ke kereta kudanya yang sedang diperbaiki. sementara Agatha hanya menggeleng kelelahan.
"hmmm... bagaimana jika menggunakan kereta milikku? mungkin tidak semewah yang kalian punya. tapi aku yakin keretaku akan membuat punggung kalian nyaman."
Issac menawarkan kereta kuda miliknya untuk ditumpangi. dia tidak keberatan sama sekali. justru Angelica dan Agatha yang malah kebingungan.
"Kamu membawa kereta kuda dari kerajaan? yah, itu wajar sih soalnya kamu kan bangsawan. ngomong-ngomong, yang mana kereta kudamu?"
"Yang itu."
Issac menunjuk ke sebuah Kereta kuda yang bodinya berbentuk kapsul. ukurannya lebih besar daripada yang dimiliki oleh Angelica dan Agatha. coraknya sangat indah mewah.
"Tunggu! itu milikmu!? besar sekali! bahkan lebih besar daripada yang dipakai oleh keluarga kaisar sekalipun!"
"apakah seperti itu? maaf deh. soalnya di kerajaan Heinz tidak ada yang terlihat protes sepertimu. jadi aku pikir itu adalah hal yang wajar."
"Tidak mungkin! kau pasti berbohong! orang-orang di kerajaan pasti akan mengeluh padamu!"
Issac hanya tertawa melihat tingkah Angelica yang seperti itu. inilah kenapa dia memiliki banyak teman dan bisa akrab dengan semua orang. dia tidak kaku bahkan ketika pertama kali bertemu dengan orang asing seperti Issac. dia senang bercanda, mengganggu orang, tapi disaat yang sama dia juga menghormati orang lain. sifatnya yang seperti ini mengingatkan dirinya dengan Olivia.
butuh waktu tiga menit bagi kusir untuk menyiapkan kereta kudanya. ketika Agatha dan Angelica memasuki kereta kuda Issac, mereka berdua sangat kagum dengan interior dan fitur yang ada di dalam kereta.
__ADS_1
"Aku tarik omonganku. ini bahkan jauh lebih mewah dan nyaman daripada yang dipakai oleh keluarga kaisar! apa-apaan kursi yang empuk dan sandaran yang bisa diturunkan ini?! lalu kotak yang bisa mengeluarkan teh hangat secara otomatis cukup dengan meletakkan gelas dibawahnya?!"
"kamu tidak perlu sampai segitunya Angie. tapi memang benar. desain interior maupun semua fitur yang ada di kereta ini sangat nyaman. tidak berlebihan jika ini di sebut sebagai kelas satu. tidak, bahkan jauh lebih hebat daripada kelas satu."
mereka tidak punya kata-kata lagi untuk menggambarkan betapa mewahnya hal ini. Issac memang menghabiskan banyak waktu dan uang untuk memproduksi benda ini. beberapa bangsawan dan keluarga raja menemui dirinya untuk dibuatkan hal seperti ini tapi Issac menolak. uang mereka tidak akan cukup.
"Issac, kau bilang dirimu adalah anak dari keluarga Randall kan? tapi kenapa nama belakang yang kau gunakan adalah Starfall dan bukan Randall?"
Itu menjadi pertanyaan Agatha sejak tadi malam. dia memperkenalkan dirinya sebagai Issac Starfall, bukan Issac Randall. Angelica juga baru sadar akan hal itu ketika Agatha menanyakannya.
"oh soal itu. sebenarnya aku memang berasal dari keluarga Randall. tetapi raja memberikanku gelar kebangsawanan ketika aku berusia sekitar 12 tahun sebagai seorang Baron. dan sejak itulah aku menggunakan nama Starfall sebagai nama belakangku."
Agatha mengangguk ketika mendengar penjelasan Issac.
"Ah maaf. tapi sekarang aku adalah seorang Viscount dan telah diberikan wewenang untuk mengatur sebuah wilayah."
"Cukup! Berhenti sampai disana!"
tidak biasanya Agatha kehilangan ekspresi tenangnya. pada akhirnya, dia jadi bulan-bulanan Angelica untuk diejek.
20 menit setelah mereka berangkat, mereka semua sampai di akademi kekaisaran. tidak seperti akademi kerajaan yang memiliki wilayah sendiri, akademi kekaisaran terletak di tengah kota. tapi ukurannya jauh lebih besar dan lebih lebar.
jika dilihat dari atas, akademi ini berbentuk persegi panjang dengan tembok yang mengelilinginya. di dalam akademi sendiri terdiri dari empat asrama. dua asrama perempuan dan dua asrama laki-laki. tapi satu asrama lagi dikhususkan untuk pelajar dari luar kekaisaran. ada juga perpustakaan. tetapi perpustakaannya lebih besar dan koleksinya juga lebih banyak daripada di kerajaan.
dan meskipun hari minggu, aktifitas di akademi tetap ramai. jumlah muridnya juga sangat banyak dan hampir sepertiganya adalah pelajar dari luar kekaisaran. termasuk kerajaan Heinz. mereka sedang berkumpul di tengah akademi yang terdiri dari sebuah ruang lebar terbuka dan ada air mancur besar di tengah-tengahnya.
__ADS_1
Angelica dan Agatha membawa Issac ke ruang kelas. ada banyak ruang kelas disini. terdiri dari urutan yang sama dengan akademi kerajaan. dari kelas S hingga kelas E.
selain ke kelas, Issac juga berkunjung ke laboratorium sihir dan alkimia. inilah yang kerajaan tidak miliki. disini para murid bereksperimen dengan berbagai sihir baru dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan alkimia.
setelah puas mengunjungi berbagai fasilitas di akademi ini, Issac diajak ke kafetaria untuk makan siang. menu yang ada disini lebih beragam. harganya juga lebih variatif. Angelica dan Agatha sendiri hanya makan di kafetaria ketika istirahat siang. untuk sarapan dan makan malam, mereka lakukan itu di mansion.
"benar juga. aku ingin bertanya pada kalian. nyonya Heid bilang kalau di mansion juga ada pelajar dari Heinz. sebenarnya siapa mereka?"
"oh, mereka ya? mereka adalah Kakak beradik. si kakak berada satu tahun di atas kita dan tahun depan dia akan lulus. sementara itu adik laki-lakinya berada satu tahun di bawah kita."
Angelica memberikan penjelasan ketika dia selesai meneguk minumannya. dia menjelaskan itu dengan ekspresi yang biasa saja. tapi berbeda dengan Agatha. dia menunjukkan ekspresi ketidaksukaan.
"Aku membencinya. tidak, bukan kakaknya. gadis itu adalah wanita baik-baik. dia fokus belajar dan mengabdikan diri dalam penelitian. dia juga bergabung di keanggotaan dewan siswa. itu membuat dirinya menjadi salah satu siswi terbaik disini. karena dia sangat sibuk, dia jarang kembali."
Agatha meneguk jus apelnya. sepertinya jika di akademi, dia sebisa mungkin menghindari anggur.
"yang aku benci adalah adik laki-lakinya. dia seringkali membuat masalah. entah itu di akademi ataupun di mansion nyonya Heid. dia pemabuk akut dan seringkali membuat onar. tidak hanya itu, dia juga suka bermain wanita, diskriminatif, penjudi, dan segala borok lainnya. dia benar-benar membuat masalah untuk Kakaknya!"
sepertinya hubungan antara Agatha dan si kakak perempuan ini tidak buruk. bisa dibilang mereka berteman baik walaupun tidak seerat dengan Angelica. tapi adiknya mungkin menghancurkan nama baik kakaknya.
dia jadi penasaran dengan mereka. siapa sebenarnya mereka ini? yang jelas mereka adalah seorang bangsawan. tidak mungkin rakyat jelata.
"Kalau kamu penasaran, tenang saja. nanti kamu pasti akan melihatnya. dia memang jarang pulang ke mansion karena sibuk. tapi setidaknya tiga kali dalam seminggu, dia pasti akan pulang. termasuk hari ini. saat makan malam, dia pasti akan bersama dengan kita!"
Angelica memberikan penjelasan tambahan. nah, kira-kira seperti apa sosok yang berhasil menjadi teman Agatha dan di hormati oleh Angelica ini? Issac semakin bertanya-tanya.
__ADS_1