Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Sang Ratu Yang Revolusioner


__ADS_3

"Tidak! Raja tidak mati karena sakit! Ia meninggal karena dibunuh oleh seseorang di dalam Istana! Aku yakin seratus persen!"


Di balik sukacita saat upacara pemahkotaan Aurellia, ada kelompok yang tidak senang dengan perkembangan ini. Mereka adalah bagian dari the guardian king atau para penjaga raja. Tugas mereka adalah melindungi keluarga kerajaan terkhusus raja itu sendiri.


Bisa dibilang, mereka setia kepada raja Leonidas II. Atau lebih tepatnya, raja telah membeli kesetiaan mereka dibeli oleh uang dari raja. Mereka memang kuat. Itu harus diakui. Kebanyakan dari mereka adalah pria yang berasal dari keluarga ksatria yang terkenal ataupun veteran petualang peringkat emas.


Selama ini mereka menikmati banyak dari fasilitas dari raja. Perlengkapan super mewah, gaji yang tinggi, dan tunjangan yang besar. Selain itu mereka juga menerima suap dari para bangsawan. Itulah yang membuat mereka menjadi sangat nyaman.


Tapi semenjak kelahan para bangsawan terutama dari fraksi pangeran Lewis, pemasukan mereka turun drastis karena tidak lagi menerima suap dari para bangsawan. Tetapi berkat raja yang masih hidup, mereka masih menikmati fasilitas dari kas kerajaan yang pada dasarnya membuat keuangan kerajaan terbebani.


Tetapi sejak mangkatnya raja Leonidas, ratu Aurellia pasti akan mengambil kebijakan yang sangat berbeda dari raja Leonidas. Pengeluaran untuk membiayai para penjaga raja adalah pengeluaran yang sia-sia. Ratu yang baru pasti akan membubarkan mereka.


"Sebelum itu terjadi, mari kita bersumpah setia pada ratu. Dia adalah perempuan yang naif. Ia pasti akan merasa tidak tega dan membiarkan kita tetap eksis. Lagipula, kita masih memiliki banyak kartu truf penting. Termasuk kekuatan rahasia yang pangeran Lewis susun untuk menghancurkan kekuasaan ratu suatu saat nanti."


Salah satu dari mereka mengusulkan hal itu, yang disetujui oleh ksatria yang lain. Kekuatan rahasia yang mereka maksud tentu saja adalah mereka sendiri dan sisa tentara fraksi pangeran Lewis yang sekarang sedang bersembunyi di bawah tanah.


Awalnya, mereka yang tersisa ini berusaha menghancurkan kekuatan Aurellia dari dalam. Mereka berencana untuk menyusup ke berbagai kementerian dan tubuh militer lalu menciptakan konflik internal.


Tapi sayang, kepala staf istana sudah membaca gelagat mereka dan membuat sistem seleksi yang mudah tapi ketat sehingga tidak memungkinkan mereka untuk melaksanakan misi itu.


Alhasil, yang mereka lakukan adalah bersembunyi di balik bayang-bayang hingga saat yang tepat tiba sambil mengirim informasi kepada fraksi Duke Conrad yang telah melarikan diri ke benua Nebula.


"Tapi sayang, hal itu tidak akan pernah terjadi. Kekuatan kalian telah rapuh dan keropos. Kalian tidak lagi memiliki siapapun yang berpihak kepada orang-orang bodoh."


Tetapi atmosfer mereka yang awalnya penuh kedamaian berubah menjadi suasana yang mencekam. Tidak ada satupun dari mereka yang bisa bergerak dan berbicara. Itu karena tiba-tiba kepala staf isatana kerajaan Heinz masuk ke markas mereka dan menebarkan hawa membunuh yang sangat kuat.


"Undang-undang kerajaan tentang tindak kriminal berat, pasal 01 nomor 04. Siapapun yang berkhianat dan dalam bentuk apapun akan diganjar hukuman mati."


Sang kepala staf, Issac, mencabut katana dari sarungnya. Bilahnya yang mengkilap bersatu dengan sinar bulan sehingga membuat siluet yang merupakan perwujudan dari bayangan kematian dan kehancuran.

__ADS_1


"Selamat tinggal, babi-babi bodoh. Rekan kalian telah menunggu kalian semua di kerak terbawah neraka."


Hanya dengan satu tebasan. Tanpa sihir dan murni dengan kekuatan fisik, sebuah siluet tajam terbentuk dan tubuh para ksatria yang berjumlah lebih dari 300 orang langsung terbelah menjadi dua. Jiwa mereka telah terpisah dari raganya.


Serempak, 30 orang berdiri di belakang Issac. Tugas mereka sederhana. Membersihkan tubuh dan darah mayat-mayat itu. Satu penghalang telah musnah. Siapapun yang menghalangi langkah ratu, mereka semua akan berhadapan dengan penderitaan.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Salah satu kebijakan yang cukup revolusioner dari ratu Aurellia adalah pembentukan parlemen. Untuk mencegah seorang penguasa menjadi tirani, dibutuhkan check and balance internal. Dan parlemen adalah salah satunya.


Tugas mereka terlihat sederhana namun sebenarnya rumit. Sebelum ratu mengeluarkan sebuah aturan mengenai kebijakan tertentu, kebijakan itu harus ditinjau terlebih dahulu oleh anggota parlemen.


Jika kebijakan itu bermasalah, parlemen akan menolak proposal kebijakan itu dan bersama dengan ratu serta para kementerian, mereka akan merancang peraturan yang sesuai dengan situasi dan kondisi.


Selain menjadi sarana pembatasan bagi kekuasaan, parlemen juga berfungsi mendengar keluhan masyarakat kerajaan. Ratu sangat sibuk sehingga tidak memiliki banyak waktu untuk mendengarkan keluhan rakyat. Karena itulah parlemen akan menjadi tempat bagi para rakyat untuk menyuarakan keluhan mereka.


Mereka akan menindak para kriminal yang melancarkan aksi mereka di seluruh wilayah kerajaan dan menghukum mereka. Badan kepolisian Nasional berada di bawah wewenang kementerian urusan militer, divisi kepolisian militer.


Dan untuk memastikan bahwa keuangan kerajaan tidak disalah gunakan dibentuklah sebuah lembaga independen anti korupsi. Tugas mereka adalah memantau para pejabat dan memastikan bahwa semua bentuk korupsi, suap, dan gratifikasi tidak dilakukan oleh para pejabat parlemen maupun Istana.


"Arrghhh Sibuk, sibuk! Kenapa banyak sekali dokumen yang dibutuhkan untuk sesuatu semacam ini!? Nee~~Issac, Ayo bantu aku!"


"Benar! Lihat tumpukan kertas yang berisi keluhan dan Aspirasi dari masyarakat yang diberikan oleh parlemen! Apakah kita harus membaca satu-satu?! Kapan kita bisa istirahat!?"


Dan seperti biasa, ruang kerja ratu dan perdana menteri sangat ramai walaupun hanya ada tiga orang di dalamnya. Sepertinya Aurellia dan Margareth sangat stress karena pekerjaan yang menumpuk, ya.


Tetapi bahkan Issac sendiri telah menyelesaikan banyak dokumen yang seharusnya dibuat oleh ratu Aurellia dan membaca keluhan dari masyarakat yang seharunsu dibaca oleh Margareth. Yah, dia bekerja keras lebih dari siapapun.


"Ayolah, berhenti mengeluh kalian berdua. Salah kalian sendiri karena ingin menjadi ratu dan perdana menteri, kan? Ayo cepat selesaikan ini semua atau kita tidak akan memiliki waktu Istirahat yang cukup."

__ADS_1


Meskipun mereka berdua mengeluh, sebenarnya tangan Aurellia dan Margareth tetap bekerja tanpa henti. Aurellia membuat dokumen yang berkaitan dengan kebijakan nasional dan Margareth membaca draft keluhan dan Aspirasi rakyat lalu menyortir mereka semua dan mencari cara untuk menyelesaikan masalah yang mereka ajukan.


Sementara Issac, well, dia mengerjakan keduanya. Entah kenapa dia menjadi sangat gila kerja sekarang. Untung Anna mewakilinya untuk mengelola provinsi timur. Jika tidak, mungkin ia tidak akan punya waktu sama sekali untuk tidur. Walaupun tidak masalah sih.


Yah, meskipun terasa komikal, mereka bertiga tetap serius dan berdedikasi pada pekerjaan mereka masing-masing. Saling mendukung dan menopang. Ketiganya tidak bisa dihentikan sama sekali.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Lima kapal milik angkatan laut kerajaan sedang berpatroli di sungai Baltik. Tugas mereka adalah mengawasi pergerakan dari negara tetangga, federasi Garlin. Para beastmen yang ditangkap oleh para prajurit dari resimen perbatasan timur beberapa waktu yang lalu bunuh diri sehingga tidak ada informasi yang bisa kerajaan dapatkan.


Tentara dari angkatan darat dan laut dikerahkan untuk memastikan bahwa keamanan kerajaan benar-benar terjaga. Sejauh ini, tidak ada pergerakan yang mencurigakan dari mereka.


Tetapi itu tidak berlangsung lama. Karena dari sungai yang masuk ke dalam teritorial federasi Garlin, lebih dari dua puluh kapal nelayan terombang-ambing di hempas oleh gelombang sungai.


Regu artileri segera mengarahkan meriam mereka kepada rombongan kapal nelayan butut itu, tetapi kapten Arnold, yang telah diangkat sebagai admira angkatan laut kerajaan dan memimpin armada pertama, segera mencegah regu artileri untuk tidak menembak.


"Jangan Tembak! Mereka tidak bersenjata!"


Berdasarkan instingnya, ia yakin bahwa rombongan beastmen itu tidak berbahaya. Kelihatannya mereka adalah sekelompok pengungsi yang melarikan diri. Sayang ia tidak bisa bahasa Beastmen. Mungkin dia akan meminta bantuan suku serigala perak nanti untuk berkomunikasi dengan mereka.


Di kerajaan Heinz, semenjak Ratu Aurellia berkuasa, para suku serigala perak yang berada di tempat penampungan telah dibiarkan bebas berkeliaran. Tentu saja masih ada stigma buruk di antara para penduduk. Bahkan beberapa kali konflik terjadi antara mereka dan suku serigala perak.


Tetapi konflik itu tidak menyebar luas karena pada akhirnya, keduanya mencapai kesepahaman. Anak-anak yang akan menjadi generasi masa depan kerajaan Heinz tidak memendam kebencian pada beastmen ataupun ras manapun. Itu karena kerajaan memasukkan kurikulum anti rasisme di setiap sekolah yang kerajaan bangun.


Bisa dibilang, kerajaan Heinz adalah tempat yang relatif aman untuk para beastmen dan ras humanoid lainnya. Lagipula, ratu dan parlemen telah mengesahkan undang-undang anti diskriminasi rasial yang melarang adanya rasisme. Siapapun yang melakukan rasisme entah itu manusia, beastmen, demi human, dan ras lainnya akan mendapatkan hukuman yang cukup berat.


Begitu mereka diserahkan kepada resimen perbatasan yang berada di darat, mereka membawa rombongan Pengungsi yang berjumlah lebih dari 100 orang ke tempat penampungan. Di sana, Rena sebagai perwakilan suku serigala perak telah menunggu mereka dan menyambut dengan senang hati. Ia bahkan sampai menangis.


Dari para pengungsi itulah, kerajaan mendapatkan informasi yang sangat penting berkaitan dengan tindakan yang diambil oleh raja baru kerajaan Garlin, Boabdil.

__ADS_1


__ADS_2