
Siang setelah kota Pesa jatuh, parade kemenangan pun akhirnya dilaksanakan. Dari atas kuda, Aurellia berjalan di tengah para tentara bersama dengan Issac. Karena kota telah hancur, tidak banyak yang bisa dilihat.
Para beastmen yang penasaran melihat parade tentara kerajaan Heinz. Ada kesedihan, kemarahan, dan dendam di wajah mereka. Tapi tidak ada yang bisa mereka lakukan.
Aurellia dan Issac memasuki Istana yang masih berdiri dengan kokoh walaupun beberapa kerusakan terlihat karena pertempuran kemarin. Marina telah menunggu di depan istana dan mengiringi Aurellia, Issac, dan beberapa petugas administrasi untuk masuk ke dalam.
Mereka langsung masuk ke dalam istana dan menuju ruang audiensi. Aurellia duduk di atas kursi tahta dan Issac berdiri di samping kanannya sementara Marina di samping kirinya.
Boabdil dibawa masuk oleh beberapa tentara dan Hans juga ada di dalamnya. Sisa kebencian masih terlihat di matanya tetapi karena ia kalah dengan Issac, dirinya tidak akan menang jika bertarung.
Dan Hans, dia memandang Marina dengan penuh kebencian karena pengkhianatan yang ia lakukan terhadap Boabdil. Tapi Marina sendiri tidak terganggu dengan hal itu.
Meskipun ia dengan sukarela menjadikan dirinya tahanan perang, tidak ada satupun usaha dari Boabdil ataupun Hans untuk membebaskannya. Itu membuat dirinya kehilangan kepercayaan pada mereka berdua dan bergabung dengan kerajaan Heinz.
Aurellia tidak berniat untuk menjadikan seluruh wilayah Garlin menjadi bagian dari wilayahnya. Begitulah saran Issac. Memang menguntungkan untuk memiliki wilayah yang sangat luas.
Tetapi itu membutuhkan usaha yang sangat mahal dan sulit untuk mengawasi dan mempertahankan keutuhan wilayah kerajaan Heinz jika seluruh kerajaan Garlin diserap menjadi satu.
Karena itulah, kerajaan akan sebagian wilayah barat kerajaan Garlin dan sebagian wilayah tenggara yang telah diduduki oleh tentara kerajaan. Tentu saja Boabdil dan Hans dengan keras menolak hal itu.
Tetapi merekalah yang memulai perang dan mereka kalah. Mereka tidak berhak untuk menolak proposal yang diberikan oleh Aurellia dan Issac. Tetapi tidak hanya sampai di situ.
Sebagai pihak yang kalah, mereka diwajibkan untuk membayar reparasi perang kepada kerajaan Heinz. Biaya reparasi yang harus mereka bayarkan cukup besar.
Mereka wajib membayar dengan emas batangan murni seberat 1000 kilogram dan Orichalum batangan seberat 300 kilogram sebagai kompensasi. Tidak hanya itu, mereka juga harus menebus tawanan beastmen juga.
__ADS_1
Boabdil dan Hans tidak bisa melakukan apapun selain menyetujui itu semua. Selain Bobadil dan Hans, ada juga Perwakilan dari kerajaan Dwarf dan kekaisaran Elf. Ada cukup banyak elf yang ikut berperang dan menjadi tawanan. Begitu juga dengan Dwarf yang memiliki tugas sebagai produsen senjata bagi tentara gabungan.
Kekaisaran Elf harus membayar jika ingin para elf dikembalikan. Biaya yang harus mereka bayarkan sama sekali tidak murah. Tetapi karena tidak terlalu terlibat, Aurellia memberikan mereka keringanan.
Sementara untuk para Dwarf, karena mereka dibutuhkan oleh kerajaan, ia tidak mengizinkan para Dwarf yang ditangkap oleh kerajaan Heinz. Mereka akan dibawa ke kerajaan Heinz sebagai tahanan perang.
Dokumen dibuat dan kesepakatan pun ditanda tangani oleh masing-masing perwakilan. Setelah urusan di Pesa selesai, Aurellia, Issac, dan Marina serta para tentara kembali ke kerajaan Heinz.
Sebanyak 10.000 tentara ditempatkan di wilayah yang dulunya adalah kerajaan Garlin yang kini menjadi bagian dari kerajaan Heinz untuk memastikan keamanan dan proses pembangunan berjalan dengan lancar.
"Aku tidak menyangka kalian akan membiarkan kerajaan Garlin tetap eksis. Kalian tidak takut dengan Boabdil yang mungkin akan merebut kembali wilayahnya?"
"Tidak. Mereka tidak bisa melakukan itu. Pertama, mereka butuh waktu yang sangat lama untuk membangun kembali angkatan bersenjata mereka. Kas kerajaan Garlin telah kosong sementara hubungan mereka dengan kekaisaran Elf dan kerajaan Dwarf menjadi tegang.
"Mereka sama sekali tidak punya waktu untuk merebut kembali wilayah mereka. Yang kedua, aku akan memastikan bahwa kerajaan Garlin tidak akan bisa hidup tanpa kerajaan Heinz."
Sementara Aurellia tidur, diskusi Issac dan Marina terus berlanjut.
"Tidak bisa hidup tanpa kerajaan? Maksudmu?"
"Mereka membutuhkan banyak sumber daya untuk membangun kembali kerajaan Garlin yang berada di ambang kehancuran. Uang, sumber daya manusia, material untuk membangun fasilitas yang vital, dan lain-lain.
"Para pengusaha dan pebisnis di Venz pasti akan melihat ini sebagai kesempatan mereka untuk berinvestasi. Para kontraktor dari kerajaan Heinz akan membangun jalanan, jembatan, dan saluran irigasi untuk pertanian.
"Sementara itu, para pedagang akan datang ke wilayah kerajaan Garlin untuk membeli hasil bumi mereka dengan harga murah lalu menjualnya ke wilayah kerajaan. Atau, para pedagang akan kesini untuk menjual produk yang tidak dimiliki oleh kerajaan Garlin.
__ADS_1
"Dengan begitu, entah itu raja, pejabat, bangsawan, ataupun rakyat biasa akan memiliki ketergantungan ekonomi pada kerajaan Heinz. Beginilah cara aku dan Lia tersayangku untuk mengikat mereka. Tanpa kerajaan Heinz, mereka tidak akan bisa hidup."
"Berarti kau berniat untuk menciptakan negara boneka!?"
"Tidak juga. Kerajaan Heinz tidak akan campur tangan terhadap urusan internal kerajaan Garlin atau apapun nanti bentuk pemerintahannya. Sejauh tindakan mereka tidak merugikan Heinz, kami tidak akan melakukan apapun."
"Lalu, bagaimana jika tindakan mereka ternyata membuat kerajaan Heinz mengalami kerugian? Kalau begitu sama saja kan?"
"Tentu saja aku akan mengambil tindakan. Tapi kami tidak akan melakukan intervensi lebih jauh seperti militer dan melakukan agresi. Yah, kalau itu terjadi, aku bertanggung jawab untuk menyelesaikannya lewat 'pintu belakang'."
Marina menggeleng. Meskipun wajahnya tenang, tapi hawa dingin menjalar ke punggungnya. Ia tahu meskipun dari tadi Issac menggunakan kata kami, sebenarnya ia sendirilah yang merancang semua rencana itu dengan matang dan teliti.
Issac adalah orang yang tidak ingin Marina jadikan musuh. Pengetahuannya tentang ekonomi, politik, strategi, dan lainnya termasuk kebijaksanaan dan pengalamannya sangat mengerikan.
Jika cahaya Aurellia mungkin telah menyelimuti seluruh wilayah kerajaan Heinz, bayangan Issac pasti telah menutupi musuh-musuhnya. Tidak ada satupun yang bisa lolos dari pengawasannya. Begitulah yang Marina pikirkan.
"Benar juga Marina. Aku dan Aurellia telah sepakat untuk mengangkatmu menjadi gubernur baru yang akan bertanggung jawab atas wilayah barat bekas kerajaan Garlin.
"Kau akan mendapatkan pendidikan tentang pemerintahan di Royal institute. Kau akan dilatih selama satu tahun dan kembali ke wilayah barat, atau Timur jika itu dari kerajaan Heinz dan menjadi gubernur.
"Selamat atas pengangkatan dirimu. Kita akan mengadakan pesta di istana nanti, termasuk perayaan atas kemenangan kerajaan Heinz dan terbentuknya provinsi baru."
Marina membuka mulutnya lebar-lebar karena terkejut. Gubernur!? Yang benar saja! Ia memang membuat kesepakatan dengan Issac berkaitan dengan posisi yang akan ia dapatkan tetapi kenapa Gubernur!?
Sementara Marina masih terkejut, Issac mencium dahi Aurellia dengan lembut dan menikmati ekspresi tidur Aurellia dan eskpresi kaget Marina. Ia benar-benar manis dan cantik seperti Rena.
__ADS_1
Sisa perjalanan mereka menuju Venz dihabiskan dengan candaan Issac dan Marina yang terus berlanjut.