Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Bab 129: Tekanan Dari Kuil (plus Pengumuman)


__ADS_3

"ini tidak mudah ya." Aku mengeluh tertahan ketika sedang membaca beberapa laporan mengenai pembangunan wilayah Adonia. ini sudah berjalan 80 persen secara keseluruhan. aku pikir saat musim panas tiba, proyek ini telah selesai dan kami akan melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu memperluas desa dan membentuk jaringan pemerintahan otonomi sendiri seperti wilayah bangsawan lainnya. yah, tentu saja Lia sebagai pengelolaannya.


tapi yang membuatku pusing adalah fakta bahwa menteri urusan dalam negeri menghambat kemajuan ini. secara tiba-tiba mereka mengeluarkan surat yang berisi penundaan pembangunan dan mengadakan inspeksi mendadak dengan alasan adanya dugaan penggelapan. well, aku memastikan dengan Lia bahwa hal seperti itu tidak terjadi. dan tentu saja nyatanya seperti itu.


itu mungkin hanya rumor, dan itulah kenyataannya. tetapi rumor semacam itu hanya akan mendatangkan ketidakpercayaan dari orang-orang yang menginvestasikan dana mereka dalam proyek ini. aku tidak terlalu peduli siapapun yang menyebarkan rumor ini. fakta bahwa aku sudah tahu siapa dalang di balik peristiwa ini sama sekali tidak akan merubah kondisi kecuali kami mulai mengambil tindakan balasan.


ya ampun, kerja bagus kalian semua, bangsawan sampah dan kuil. aku mungkin bisa mewajarkan motif para bangsawan, terutama yang jelas Tentu saja dari fraksi para pangeran. tetapi kuil? sampai sekarang ini masih menjadi misteri. yang jelas ada keterlibatan keluarga Sanders di balik ini. aku tidak tahu kenapa mereka ikut campur dengan urusan duniawi yang seperti ini. tetapi yang jelas, aku tidak bisa membiarkan mereka untuk melakukan lebih dari ini.

__ADS_1


"Issac sayang, apakah kau punya rencana untuk mengatasi hal ini?" upss, sepertinya aku terlalu banyak melamun Sehingga tidak menyadari panggilan dari Lia. ah ngomong-ngomong soal kata sayang, ehhh... bagaimana aku harus menjelaskan ini? pada intinya semenjak waktu yang kami habiskan di wilayah Randall, hubungan kami semakin erat. aku pikir itu bisa dipertimbangkan sebagai kekasih. setidaknya begitu.


aku memandangi wajahnya yang indah dan tersenyum padanya. dia terlihat sedikit malu tetapi tidak mengalihkan wajahnya. "Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. aku akan berusaha untuk menyelesaikan semuanya. mungkin butuh waktu yang agak lama mengingat lawan kita kali ini memiliki kekuatan yang jauh lebih besar daripada yang biasanya. tetapi semuanya akan baik-baik saja."


Lia sedikit lega mendengar perkataanku. yeah lawan kali ini memang sedikit lebih berat tetapi ini akan selesai dengan cepat. setelah mengerjakan beberapa tugas, kami segera keluar dari ruang VIP perpustakaan aku dan Lia segera berpisah. tadinya sih kami merencanakan untuk makan malam bersama berhubung yang lain tidak bisa tetapi mengingat serangan yang agak tak terduga, well, kupikir ini sama sekali bukan waktu yang tepat.


setelah berpisah aku segera bergegas menuju asramaku. sudah ada seseorang yang menungguku disana, siap melaksanakan perintah kapanpun aku siap. "Hei Wolf, sudah aku duga kau pasti sedang disini. ikut aku ke kamar. kau pasti sudah tahu apa yang aku maksud, kan?"

__ADS_1


****


yowhhh pembaca semua! terimakasih telah mendukung Author sampai sejauh ini. Terimakasih semua!!


btw, Thor berencana untuk melanjutkan proyek novel yang satunya lagi. iya, yang dibawah!


__ADS_1


jangan lupa mampir oke? juga, kalo masalah upload, mohon maaf ya kemarin-kemarin lagi kurang mood jadi gak bisa upload serutin biasanya.


sekali lagi, terimakasih atas dukungan kalian.


__ADS_2