Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Ke Wilayah Mariendolf (Lagi)


__ADS_3

Di ruang kerja Lilianne, Issac berdiri seorang diri sambil mengamati sebuah peta besar yang tertempel di dinding kantornya. Malam itu, ia dengan lekat memperhatikan peta kekaisaran Moskov. Untuk melemahkan kekuatan kerajaan, kekaisaran Moskov menggunakan monster untuk menyerang wilayah kerajaan Heinz.


Yah, mungkin bisa dianggap brilian ketika mereka menerapkan strategi ini ditempat lain. Tapi mereka salah pilih lawan. Issac pernah memakai strategi ini untuk melemahkan kekuatan fraksi Duke Manstein di Grand Aria.


Tentu saja dia sudah membuat kontra strategi ini. Tidak ada yang khusus sebenarnya. Yang terpenting adalah seberapa besar kesiapan kerajaan untuk mengatasi ini dan seberapa cepat informasi ini sampai ke telinganya.


Dua minggu sebelum peristiwa ini terjadi, agen RIS telah menginformasi adanya kemungkinan bahwa wilayah perbatasan Utara akan diserang. Tapi mengingat persiapan yang sedang dilakukan oleh kekaisaran Moskov, kemungkinan adanya tindakan militer sangat kecil.


Itulah kenapa divisi riset dan analisis dari Royal Intelegence Service membuat sebuah skenario dimana wilayah perbatasan Utara akan menjadi sasaran sabotase.


Well, walaupun perkiraan mereka sedikit meleset dan kejadian itu lebih cepat daripada yang diperkirakan, setidaknya Issac sudah menyiapkan tindakan antisipatif.


Sekarang, setelah wilayah Utara, Issac melingkari wilayah bekas kekaisarsn Grand Aria. Provinsi Mariandolf. Pasti, kekaisaran Moskov akan memalingkan wajah mereka ke wilayah ini.


Marquis Baldwin adalah boneka kekaisaran Moskov. Sementara gencatan senjata sedang terjadi antara fraksinya dengan fraksi Duke Manstein, Marquis Baldwin pasti akan melakukan sesuatu.


Baiklah, saatnya pergi ke wilayah barat. Sekalian, ia ingin bertemu Sasha, Misha, Angelica, dan Agatha.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Semenjak teritorial Mariendolf bergabung dalam wilayah kerajaan Heinz, wilayah barat semakin luas. Karena diatur dengan baik, wilayah barat menjadi lebih makmur. Selain karena mereka adalah sentra produksi pangan, wilayah barat juga menjadi pusat produksi berbagai kebutuhan sehari-hari.


Sepatu yang penduduk kerajaan pakai, tas yang mereka bawa, dan dompet yang mereka pegang, hampir satu pertiganya diproduksi dari sana.


Bahkan dengan kemampuan produksi yang sekarang, barang yang mereka buat bisa diimpor ke berbagai wilayah yang ada di luar kerajaan Heinz.


Sekarang Issac berada di mansion keluarga Mariendolf dan berdiri tercengang. Apa-apaan ini? Misha yang perutnya menggembung besar sedang beradu pedang dengan Agatha. Itu pertarungan yang sengit.


Agatha maupun Misha adalah dua pendekar pedang terkuat yang dimiliki oleh kerajaan. Kekuatan mereka mutlak. Tidak berlebihan jika mereka dikatakan sebagai one (wo)man army. Satu dari mereka setidaknya cukup untuk mengalahkan seribu orang.


Kekuatan yang keduanya miliki tidak main-main. Ketika pedang mereka berbenturan satu sama lain, percikan apinya membakar daerah sekitar mereka dan gelombang kejutnya bisa merobohkan beberapa bangunan di sekitar mereka.


Untung saja, mansion Mariendolf sudah dilapisi oleh sihir penguat. Bangunan yang satu ini tidak akan roboh semudah itu.


"Oiii kalian! Hentika pertarungan ini! Ya ampun, ada apa dengan kalian berdua? Misha juga, kau sedang mengandung. Akan berbahaya bagi janin jika kau bergerak sebanyak ini."

__ADS_1


"Hmmm? Apa iya? Dokter bilang, kalau bisa seorang ibu harus berolahraga ringan untuk kesehatan dirinya dan si janin."


"Argghh!! Bukan begitu istriku yang manis! Bagaimana bisa kau mengatakan kalau latih tanding seperti tadi adalah olahraga ringan?!"


"Muuu...Pelit! Lihat itu Agatha, dia sangat pelit dan paranoid!"


"Umu. Itu memang benar! Dia sangat posesif!"


Issac merasa urat nadi muncul di kepalanya. Meskipun imut dan cantik, mereka terkadang menyebalkan. Memang sih, itu pesona mereka berdua, tetapi kalau terus begini.....yah, mungkin Issac tidak akan menahan diri.


CTAKK!


Aduh! Agatha dan Misha langsung memegangi kepala mereka begitu Issac menjitak mereka berdua. Itu sakit! Issac menahan tawa. Akhirnya mereka memperlihatkan wajah yang seperti itu.


Mereka bertiga masuk ke mansion setelah Issac minta maaf. Setelah ini, ia akan langsung menuju ke markas resimen perbatasan.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Sori, lagi kehabisan inspirasi dan cukup mager untuk nulis. doakan semoga cerita ini bisa terus berlanjut.


__ADS_2