Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Keangkuhan


__ADS_3

"Uhhuhh.... oke, semuanya sudah bagus. Tidak ada masalah dengan semua ini. Terimakasih sudah berusaha keras, Angie."


"Ya! Terimakasih juga karena selama ini telah membimbingku, sayang!"


Di ruang kerja milik keluarga Mariendolf, Issac dan Angelica sedang berduaan. Sejak bersatunya wilayah Mariendolf dengan kerajaan, Kepala keluarga Mariendolf sebelumnya mengajukan diri kepada kementerian dalam negeri kerajaan untuk mundur dari jabatannya dan memberikan posisinya pada anak perempuannya.


Praktis, sekarang Angelica adalah kepala keluarga Mariendolf. Dia disibukan dengan berbagai tugas untuk mengurus wilayahnya. Tetapi Issac dan dirinya selalu memiliki waktu untuk bermesraan dengan dirinya. Itulah kenapa hubungan mereka berjalan dengan sangat harmonis.


"Terimakasih karena selalu meluangkan waktu untuk diriku, sayang. Tidak peduli seberapa sibuknya dirimu, kamu pasti akan selalu meluangkan waktu untuk kita semua."


Benar, Issac meluangkan waktu untuk semua istrinya. Termasuk Rena. Ketika malam tiba, Issac membuka sebuah portal yang menuju ke salah satu lapisan dari dunia bawah. Interval waktu dengan dunianya berbeda cukup banyak. Issac punya banyak waktu untuk menikmati momen dengan istrinya di sana tanpa mengkhawatirkan apapun.


"Itu sudah kewajibanku sebagai seorang suami. Jadi tidak perlu berterimakasih untuk hal itu."


Issac dengan lembut mencium bibir Angelica. Itu bukan ciuman penuh nafsu. Hanya ciuman ringan dan sederhana. Tetapi penuh dengan cinta.


"Aku harus kembali ke Venz sekarang Angie. Aku titipkan wilayah ini padamu. Jaga yang lainnya juga oke?"

__ADS_1


Wajah Angelica sedikit sedih. Tapi ia memutuskan untuk menyanggupi permintaan Issac. Ia berjuang keras untuk para istrinya. Maka dari itu ia juga harus berjuang untuk Issac.


Tapi seketika momen kemesraan mereka berakhir. Seorang pembawa pesan secara terburu-buru mengetuk ruang kerja Angelica dan membawa sebuah surat dari komandan resimen perbatasan.


'Pagi ini, tentara dari fraksi Marquis Baldwin telah bergerak menuju kerajaan.'


Angelica dan Issac segera pergi menuju pos perbatasan.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Sebelum memutuskan untuk membawa pasukan ke teritorial kerajaan Heinz, Marquis Baldwin telah melakukan pengintaian di wilayah barat kerajaan Heinz. Salah satu metodenya adalah dengan menyamarkan tentara mereka menjadi bandit.


Atau begitulah rencananya sebelum mereka menyadari bahwa mereka sudah terlambat. Kerajaan telah membaca niat dan gelagat mereka. Sebelumnya mereka telah mengirim regu pengintai dan berusaha mengalihkan perhatian patroli lawan dan akan mengendap lewat titik curam di ngarai bukit.


Tetapi tim patroli berhasil menyergap mereka dan melakukan serangan sengit. Pada akhirnya, 450 tentara Marquis Baldwin tewas dalam aksi itu karena posisi mereka yang tidak diuntungkan.


Begitu juga dengan operasi rahasia dengan menyamarkan para tentara menjadi bandit. Jika diterapkan di negara lain, mereka mungkin berhasil. Tetapi ini bukan pertama kalinya kerajaan Heinz menghadapi hal ini.

__ADS_1


Pada akhirnya, keadaan yang mereka harapkan sama sekali tidak terjadi. Bahkan sebaliknya. Sebelum mereka memulai misi mereka, para bandit telah ditangkap dan ditahan. Kerajaan mendapatkan banyak informasi berharga dari mereka.


"Gagal ya? Siapa yang menyangka kalau mereka bisa membaca rencana rahasia kita. Aku yakin sudah banyak informasi yang jatuh ke tangan kerajaan Heinz."


"Memang sangat disayangkan. Tapi setidaknya, kita memiliki gambaran tentang seberapa besar kekuatan kerajaan Heinz."


Di belakang parade pasukannya, Marquis Baldwin dan penasihatnya sedang duduk di dalam kereta kuda dan mengobrol dengan santai. Mereka tidak membayangkan kalau Mereka akan kalah.


Bantuan dari sekutu mereka, kekaisaran Moskov, baru saja tiba beberapa hari yang lalu. Bantuan itu datang dalam bentuk bantuan finansial sehingga Marquis Baldwin memilki kemampuan untuk memproduksi kebutuhan perang yang lebih banyak.


Kalau ingin jujur, ia sendiri tidak ingin berperang lebih lama lagi. Keuangan mereka telah sangat terbebani. Utang telah menumpuk dan tanggungan pajak semakin besar. Kekurangan mineral juga membuat mereka tidak bisa memproduksi senjata lebih banyak.


Jika tidak ada bantuan dari kekaisaran Moskov, Marquis Baldwin telah lama kalah. Ini sedikit berbeda dengan fraksi Duke Manstein dan Marquis Walden. Mereka menguasai sebagian besar cadangan mineral di wilayah barat kekaisaran.


Meskipun mereka juga mengalami beban keuangan yang tidak beda jauh dengan dirinya, setidaknya mereka masih memiliki banyak hal-hal vital. Itulah kenapa, kemenangan dirinya dalam aneksasi wilayah timur kekaisaran yang telah menjadi bagian dari kerajaan Heinz akan menjadi kemenangan yang strategis.


"Kita akan menang. Tidak, kita harus menang. Pertempuran kali ini adalah pertaruhan besar bagi kita. Dengan jumlah tentara kita yang sekarang, aku bisa menjamin kemenangan yang akan kita raih."

__ADS_1


Dengan angkuh, Marquis Baldwin yakin kalau dia akan menang.


__ADS_2