
Karena kelelahan yang luar biasa, Issac benar-benar lumpuh begitu dia sampai di mansion nyonya Heid. entah karena jet lag ataupun karena begitu besarnya perbedaan kondisi antara lapisan bawah neraka dan dunia ini, Issac sakit sampai-sampai dia tidak bisa bergerak hari ini!
"Kau tidak perlu menemaniku, Margareth. guru akan menganggap dirimu bolos kalau hari ini kau tidak berangkat sekolah."
"Memangnya kamu pikir ini salah siapa!? aku barusan bilang kemarin kalau kamu harus tetap sehat karena kegiatanmu sangat padat! tapi si bodoh yang tidak bisa mengurus dirinya sendiri malah jatuh sakit!"
Margareth mengomel sambil memeras sebuah kain yang dia rendam air panas di sebuah guci lalu menempelkannya di dahi Issac. tadi nyonya Heid telah memanggil Priest terbaik dari kuil untuk memberikan Issac pengobatan. katanya, dia tidak merasakan adanya keanehan dalam tubuh Issac dan dia bisa sembuh besok jika hari ini dia beristirahat total.
"tidak ada keanehan, ya? semoga saja begitu."
Issac hanya bisa pasrah ketika Priest memberikan sihir penyembuhan. kalau sihir penyembuhan memang bisa menghilangkan rasa sakit di tubuhnya ini, dia pasti sudah sembuh daritadi karena ia sendiri telah mengalirkan sihir penyembuhan tingkat tinggi ke seluruh tubuhnya setiap saat.
tapi mau bagaimana-pun, dia sangat bersyukur memiliki Landlady yang baik hati dan sangat perhatian. ditambah ketiga temannya yang sama perhatiannya. meskipun mereka bertiga mengomel, itu adalah tanda bahwa mereka sangat peduli dengan kondisi Issac.
__ADS_1
"Kalau begitu, pertemuan dengan para pelajar dari Heinz akan aku tunda. kamu tidak bisa pergi dalam kondisi seperti ini."
"Tidak perlu Margareth. aku yakin besok sudah sembuh! lagipula mereka pasti memiliki kegiatan lain!"
"Tu-an Star-fall! Aku bilang, di-un-d-ur! tidak ada penolakan, oke?"
Iblis! dia Iblis! mulutnya tersenyum tapi matanya tidak! selain itu, dia bisa melihat aura hitam pekat yang ada di belakangnya! baiklah. ia hanya bisa pasrah. Margareth akan menulis surat untuk perwakilan mereka dan mengatakan kalau acaranya akan diundur.
"Kamu terlihat lebih murung ya? apakah karena Kamu tidak ditemani oleh kekasihmu ketika di saat-saat seperti ini?"
Margareth sepertinya berniat menggoda Issac. dia tersenyum sambil melihat Issac yang tidak bisa melakukan apapun. yah, baru pertama kali dirinya benar-benar tidak berdaya.
"salah satunya itu sih. aku ingin sekali bertemu. tetapi dengan kondisi seperti ini, aku hanya akan membuat kekasihku khawatir dengan hal yang tidak perlu."
__ADS_1
"Kalau begitu kamu hanya perlu cepat sembuh, kan? istirahatlah. kamu tidak boleh membuatnya panik dengan kondisimu yang sekarang."
Margareth tersenyum lembut dan menyelimuti tubuh Issac. demi membantu Issac menjalankan seluruh tugasnya dengan baik, dia merelakan dirinya untuk tidak masuk kelas dan merawatnya hingga sembuh. jika duta yang dikirimkan dari kerajaan sakit, dia tidak akan bisa menjalankan tugasnya dengan maksimal.
lagipula, mau bagaimana-pun juga Issac adalah teman baiknya. meskipun baru beberapa bulan bertemu, dia telah mengenal Issac lebih banyak daripada siapapun. setidaknya di kekaisaran. lelaki itu tidak akan pernah menunjukkan kelemahannya di depan siapapun.
entah kenapa, Margareth merasa menjadi orang yang istimewa. dia bisa melihat Issac yang sakit, merengut, dan terkadang manja. hal yang tidak bisa dia tunjukkan kepada kekasihnya.
dengan suasana hati yang baik, Margareth pergi dari kamar Issac.
\=\=\=\=\=\=\=
oke, sekian untuk Chapter santainya. sisanya, Issac akan kembali bekerja seperti biasa. terimakasih kasih semuanya 🙏
__ADS_1