Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Bab 28: Undangan Minum Teh


__ADS_3

setelah aku menyelasaikan rencana ku, sebenarnya dikerjakan Hudson sih, kami akhirnya berangkat menuju Venz. kami berangkat menuju Venz siang hari. sebisa mungkin menghindari perjalanan malam.


tidak ada yang istimewa diperjalanan kami. untungnya sih, tidak ada monster yang menghadang. juga tidak ada bandit yang berani menghadang rombongan kami.


astaga, ternyata mereka masih tahu diri dengan tidak menyentuh kereta kuda milik keluarga Royalti!


singkatnya, setelah satu Minggu kami berjalan, akhirnya sampai!


sudah ku duga tidak ada yang berubah dari Venz ya.


kereta kuda kami langsung menuju ke Area Kerajaan. tapi aku dan Via harus turun di wilayah bangsawan. iya lah, kami kan bukan keluarga Royalti jadi tidak perlu ikut masuk ke kawasan Istana.


lagipula tidak setiap orang bisa masuk Istana. bahkan para bangsawan sekalipun, terutama yang tingkat bawah, jika tidak diundang ke Istana mereka tidak boleh menginjakan kaki disana.


"terimakasih tuan putri telah memberikan kami tumpangan." kata ku sembari menundukkan kepala ketika aku dan Via sudah keluar dari kereta kuda.


"Ara~ tidak usah berterima kasih. mau bagaimana pun itu adalah permintaan ku sejak awal. ah, benar juga. kita sudah sedekat ini. jadi kau tidak perlu kaku kepada ku lagi oke."


"Jika itu keinginan tuan putri, saya tidak akan menahan diri lagi."


"yups, baguslah kalau kau mengerti. dan, maukah kamu menemani ku untuk minum teh di halaman belakang istana kapan-kapan?


"tentu saja. jika itu undangan dari tuan putri, saya tidak perlu ragu-ragu." kataku. wah diajak untuk minum teh oleh seorang putri cantik mana mungkin aku tolak!


sepertinya putri mengerti niatku. dia bahkan terkekeh.

__ADS_1


"baiklah kalau begitu kami berangkat dahulu.",


setelah saling mengucapkan salam, Putri Aurellia langsung pergi ke Area Istana dengan kereta kudanya.


baiklah, ayo langsung istirahat! aku mungkin baik-baik saja tapi Via sepertinya kelelahan. yah untuk anak 11 tahun berpergian dari wilayah Randall ke Venz memang sangat melelahkan.


(kau juga masih anak-anak, bocah)


hai Hades-sama, apakah anda masih menganggur?


aku dan Via akhirnya masuk ke dalam mansion. disambut oleh para pelayan dan yang lainnya. Karena menjadi pelayan pribadi ku, Via diperlukan agak spesial.


aku langsung ke kamar ku sementara Via kelihatannya diajak ngobrol oleh para maid lainnya.


"Hei, Olivia sedang kelelahan, jadi biarkan dia beristirahat dulu!!" aku berteriak kepada mereka agar membiarkan Via beristirahat.


baiklah, mari istirahat, itu yang awalnya aku pikirkan. tapi ketika masuk kamar, aku melihat dua tumpukan kertas yang menggunung. WTF, apa-apaan ini?! di atas tumpukan kertas itu ada secarik surat dari Charles.


'hai tuan, pasti anda telah sampai di Venz. ini adalah laporan yang harus anda baca dan dokumen yang membutuhkan tanda tangan anda. jangan bekerja terlalu keras oke :)'


CHARLES BAJ****N! Kenapa pula kau berikan kertas ini sekarang!!! heh baiklah, mengeluh pun tidak ada gunanya. sepertinya aku harus menurunkan gaji Charles nanti, kan?


aku membaca berbagai laporan dari kantor cabang Venz dan menandatangani dokumen yang berhubungan dengan Operasi di Venz maupun dokumen dari La-Sa Guild. karena aku sedang di ibukota jadi operasi VIESTA akan lebih di fokuskan di Venz. sementara itu kegiatan La-Sa Guild akan tetap berjalan sebagaimana mestinya di Romeon.


akhirnya tugas ku selesai!! hahhh... sepertinya diluar sudah sore. saking sibuknya aku lupa membuka tirai di jendelaku. saat ku buka benar, ternyata sudah sore. sepertinya aku melewatkan makan siang.

__ADS_1


tak apalah, dengan kekuatan ku yang sekarang, tidak makan dan minum selama tiga hari bukan masalah. ah benar aku lupa! harusnya aku mengabarkan Lili- Chan kalau aku sudah di ibukota! aku segera menulis surat untuknya. aku mengajaknya untuk minum teh di hari Rabu.


aku segera memberikan surat itu ke pelayan untuk diantar ke kediaman Duke Balzaac. semoga dia tidak menolak undangan ku. tentu saja aku sudah membawakan dia banyak Manisan enak di tas spasial ku.


****


di sore hari yang sama, Lilianne sedang berlatih sihir di arena latihan yang terletak di samping mansionnya. dengan fokus Lilianne mengumpulkan mana di telapak tangannya dan mewujudkan sebuah sihir api berwarna merah membara.


dia membuat bola api dari sihir itu dan segera menembakan bola itu ke target yang paling jauh. hasilnya? sangat akurat. Tidak hanya itu, bahkan target tersebut yang telah diperkuat oleh material anti sihir ikut hancur berantakan.


para instruktur sihirnya terkejut melihat perkembangan Lilianne. material anti sihir yang digunakan sebagai target adalah material terbaik yang ada di kerajaan. bahkan keluarga royalti tidak memiliki banyak stok untuk material itu.


dan Lilianne, bocah berusia 12 tahun, dapat menghancurkan itu dengan mudah. mereka tidak bisa tidak tercengang. sebesar apa kapasitas mana anak ini? dan seberapa kuat daya hancur anak ini? memikirkan hal itu membuat para pelatihnya merinding.


Lilianne beristirahat sejenak. sejujurnya untuk mengeluarkan sebuah sihir seperti itu cukup melelahkan. seorang pelayan mendatanginya dengan membawa nampan berisi segelas air dingin. Lilianne meminum habis air itu dalam sekali teguk.


tiba-tiba datang seorang pelayan yang membawa sepucuk surat. dia dengan hormat memberikan surat itu kepada Lilianne. Lilianne yang penasaran lalu membuka surat itu. isinya,


"hai Lili-chan, bagaimana kabar mu? aku tebak sekarang kau pasti sedang berlatih sihir dengan para instruktur mu. benar kan? hari ini aku sudah berada di Ibu kota. maaf jika aku tidak mengabari mu sebelumnya.


sebagai permintaan maaf ku, maukah kamu datang untuk minum teh di belakang mansion Randall. tentu aku sudah menyiapkan banyak manisan kesukaan mu.


sekian saja surat dari ku Lili-chan. jika kau ingin memberi undangan ku, buatlah surat untuk itu dan berikan kepada salah satu pelayan mu.


Issac."

__ADS_1


mendapat surat itu, wajah Lilianne yang awalnya kelelahan, tiba-tiba cerah seketika. dia memunculkan senyum manis yang sangat indah! akhirnya Is nii-chan mengundang ku untuk minum teh!


semuanya senang melihat senyum manis Lilianne. namun dari kejauhan, seorang bocah lelaki terlihat menggertakan giginya dan memasang wajah dengki. entah kepada siapa ekspresi itu ditujukan.


__ADS_2