
Aku sedang bersemangat hari ini! seperti anak TK yang pertama kali pergi ke sekolah mereka bersama dengan ibunya! membawa tas berbentuk wajah kelinci sambil bernyanyi pagi ku cerah matahari bersinar.....
Oke itu berlebihan, tapi sejujurnya aku tetap excited. ketika aku sampai di gerbang Akademi, bermacam-macam orang berkumpul. karena aku bukan orang yang nolep-nolep amat, aku pikir setidaknya bisa mendapatkan beberapa teman!
tapi masalah mencari teman aku pikirkan nanti saja. sekarang kami, para murid baru, diharuskan untuk mengikuti prosedur wajib yang harus kami jalankan. kami pergi ke asrama masing-masing dan merapihkan barang-barang kami.
seperti biasa aku tidak membawa banyak barang. yah, aku mau sekolah bukan pindah rumah jadi wajar kan? lagipula seragam dan buku sudah disediakan oleh akademi.
Satu jam kemudian, kami dikumpulkan oleh para di sebuah hall besar yang ada ditengah Akademi. disini sudah ramai. mayoritas kursi juga sudah terisi.
Oh! kebetulan sekali ada kursi kosong! aku segera menuju kesana dan duduk di sebelah seorang pemuda seperti ku. pemudaitu berambut coklat. badannya tinggi dan cukup besar. ekspresi wajahnya terlihat galak. bukankah pesona dia malah seperti seorang om-om?!
"Yohhh, Kau murid baru juga rupanya." Ehh pemuda ini yang ternyata membuka pembicaraan. sepertinya dia orang yang asyik.
"Ya, sama seperti mu, aku murid baru juga." Si pemuda ini mengangguk-angguk.
"Oh benar juga, perkenalkan James. dari wilayah Viscount Sera di Utara." James memajukan tangannya untuk mengajak ku berjabat tangan. tentu ku terima dengan senang hati.
__ADS_1
"Aku Issac. Cukup panggil Issac saja. aku berasal dari Romeon, Wilayah Randall." hmm sepertinya sedikit merahasiakan identitas ku akan sedikit menarik.
"Ah wilayah Randall rupanya. aku sudah mendengar desas-desus disana. katanya wilayah itu sangat makmur kan?" Mendengar James mengatakan itu aku hanya tersenyum saja.
"Yah begitulah. ku rasa?" aku memberikan jawaban ambigu saja. lagipula dia memang benar. Wilayah Randall sudah semakin makmur sekarang.
kami membicarakan beberapa hal lagi. hei, ternyata berbicara dengan James cukup asyik! aku sama sekali tidak menyangka. dia masuk akademi karena ingin menjadi seorang ksatria seperti ayahnya. dia berasal dari keluarga biasa saja, bukan bangsawan. ayahnya adalah ksatria dan seringkali ditugaskan untuk menjaga keamanan wilayah Viscount Sera.
dia pernah melihat ayahnya bertarung dan menang. baginya itu sangat keren. Hei bung, ini tidak seperti film superhero! yah tapi melihat dari postur badannya yang besar dan tegap serta ototnya yang terlihat terlatih, ku pikir dia memang cocok untuk menjadi seorang ksatria. semangat James!
"Hei James kau ini berisik sekali! apa yang sebenarnya sedang kau bicarakan?!" Seorang wanita tiba-tiba muncul dari dari samping James.
nah membicarakan orang tidak baik. jadi lupakan.
"Ah benar Issac. perkenalkan ini Evelyn. dia adalah temanku sejak kecil. bisa dibilang kami adalah tetangga saat tinggal di kota Seras, wilayah Viscount Sera. dan Eve, kenalkan, dia Issac. kawan pertama ku akademi. dia berasal dari wilayah Randall."
"Eh, Wilayah Randall yang itu? bukankah itu jauh. ku dengar satu Minggu perjalanan ke ibukota."
__ADS_1
Aku tersenyum kecut mendengar itu. tidak ku sangka kesan mereka berdua tentang Randall ternyata berbeda.
Evelyn menyodorkan tangannya untuk bersalaman, "seperti yang James bilang. aku Evelyn dari wilayah Viscount Sera. senang berkenalan dengan mu."
aku menerima jabatan tangannya, "Senang berkenalan dengan mu juga Evelyn. Aku Issac. dari wilayah Randall di barat." kami melepaskan jabatan tangan kami. eh aku terpikir ide yang bagus untuk nyeletuk.
"Ah benar juga. kalian kan teman masa kecil. apa kalian sudah menjadi sepasang kekasih?" mendengar pertanyaan aku, wajah Evelyn memerah sementara James malah dengan bodoh memiringkan kepalanya.
Oi Bodoh!! kenapa kau malah bersikap seperti itu?!
"T-t-tidak seperti itu. kami bukan kekasih! lebih tepatnya belum." nah, walaupun kau mengatakan kalimat terakhir dengan suara pelan sekali, aku tetap dapat mendengarnya lho.
"Ya, benar. kami tidak memiliki hubungan seperti itu. kita adalah teman. bukan begitu Eve?" mendengar itu membuat Evelyn marah dan mencubit pinggang James. uh, pasti sakit kan?
yah itu salah dia sendiri mengatakan hal bodoh dengan wajah lurus seperti itu. sepertinya dia benar-benar tidak peka!
obrolan kami bertiga akhirnya berlanjut. tapi obrolan kami diinterupsi pada akhirnya Karena acara penyambutan bagi murid baru akan segera dimulai.
__ADS_1
semoga acaranya berjalannya lancar!