Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Savoy Nan Malang


__ADS_3

Sementara Issac sedang menerima kabar gembira di Venz, Arch Savoy di Kiev mengalami nasib yang sangat berbeda. Ia sudah sadar tapi luka yang ia derita membutuhkan waktu yang lama untuk sembuh.


Wilayahnya, Savoy, mengalami krisis yang parah menjelang musim dingin. Gudang tempat penyimpanan persediaan makanan mereka terbakar habis. Begitu juga markas Ksatria yang menjadi ujung tombak keamanan wilayahnya.


Harga kebutuhan menjadi naik dan banyak gelandang yang bermunculan. Berita ini sendiri sudah sampai ke telinga Savoy. Tetapi ia sendiri tidak bisa Melakukan apapun karena seluruh simpanan yang ia miliki di mansionnya telah habis dirampas oleh musuh misteriusnya dan sisanya dipakai untuk pengobatan dirinya.


Terpaksa, penduduk di wilayahnya harus bergantung pada kerajaan Heinz. Untungnya para pedagang yang berasal dari kerajaan tidak mencari kesempatan dalam kesempitan. Mereka menjual harga kebutuhan dengan harga yang normal.


Itu adalah berita baik bagi warganya. Tapi bagi dirinya, itu sama seperti kotoran binatang yang dilempar ke mukanya. Ia membual pada kaisar dan pendukungnya bahwa dirinya akan menaklukan bagian Utara kerajaan Heinz tetapi kini wilayahnya terpaksa bergantung pada kerajaan.


Itu sangat memalukan. Fakta bahwa rumor buruk tersebar di kalangan para bangsawan kekaisaran Moskov yang mengatakan bahwa ia adalah penjilat membuat kupingnya sakit.


"Sial! Ini karena orang itu! Siapa sebenarnya dia!? Datang dan menghancurkan wilayahku seorang diri! Aku bersumpah akan....Guhhh!!"


Savoy terbatuk dan darah keluar dari mulutnya. Kehinaan yang telah ia dapatkan dari musuhnya telah membuat kesembuhan menjadi lebih lama. Selain di dera masalah fisik, ia juga mengalami tekanan psikologis.


Maria Petersburg, Duchess dari wilayah Petersburg, ikut menemani Savoy. Bukan karena ia mau. Hanya terpaksa saja. Meskipun sama-sama reinkarnator, ia tidak menyukai Savoy.


"Kau berisik Savoy. Kekalahanmu adalah akibat dari dirimu yang ceroboh dan lemah. Itu saja."


"Cih! Diam saja kau! Aku tidak ingin mendengar itu darimu."


Entah itu Savoy ataupun Maria sama-sama tahu. Ini mungkin ulah kerajaan. Tapi tidak ada bukti mengenai itu. Savoy tidak bisa menuntut apapun. Kalau Maria sendiri malah sebaliknya. Siapapun itu, ia senang dan berterima kasih pada orang yang telah menghancurkan wilayah seluas Savoy.


"Maria, Kau harus membantuku! Kau adalah tunanganku kan!? Kita juga sama-sama reinkarnator dari dunia yang tidak berbeda! Karena itulah, kau tidak punya alasan untuk menolak dalam membalaskan dendam pada kerajaan!"

__ADS_1


Maria menggeleng. Maaf, tapi dirinya tidak pernah menganggap Savoy sebagai tunangannya. Savoy mungkin adalah orang yang kompeten tapi ia arogan.


Berkat jaringan informasi yang ia miliki, Maria tahu kalau Savoy adalah Bajingan yang seringkali menculik seorang gadis lalu menjatuhkan mereka ke dalam perbudakan.


Tidak hanya itu, Ia juga menculik pasangan orang lain dan menjadikan mereka sebagai budak **** untuk memuaskan birahinya. Setelah bosan, ia akan mencampakan wanita itu.


Selain karena alasan itu, Maria juga sedang berada dalam kerjasama yang menguntungkan antara dirinya dan kerajaan. Tidak hanya investasi, kesepakatan dagang juga telah dibentuk.


Kalau ia berbuat macam-macam di kerajaan, Issac pasti tidak akan tinggal diam.


Lagipula, ia juga Berhutang Budi pada Issac. Itu semua terjadi setelah pembicaraan antara dirinya dan Issac tiga hari yang lalu.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Selamat malam, Maria. Seperti biasa ya, kau terlihat sangat cantik dan manis."


Tiga hari yang lalu, lebih tepatnya di waktu malam, Issac menghubungi Maria secara pribadi. Meskipun tempat mereka berdiri terpisahkan oleh jarak yang jauh, mereka bisa terhubung berkat alat telekomunikasi yang Issac berikan pada Maria.


"Jadi apa yang ingin bicarakan dengan saya di waktu istirahat seperti ini, Tuan Issac? Apakah ada sesuatu yang berbahaya terjadi?"


"Tidak juga. Alih-alih sesuatu yang berbahaya, saya rasa ini adalah kabar baik untuk kita berdua."


"Kalau boleh saya tahu, kabar apa itu?"


"Seperti yang sudah pernah kita bicarakan, anda mengirim armada kapal anda untuk mengarungi laut dan mencari 'dunia baru' kan? Begitu juga saya. Dan sialnya, kita mengalami kesulitan yang sama.

__ADS_1


"Tapi syukurlah, armada yang saya kirim berhasil menyingkirkan monster laut yang menghalangi kapal kita untuk mendarat. Sekarang, entah armada saya atau armada anda telah mendarat dengan selamat di pantai yang berbeda."


Mendengar kabar baik itu, mata Maria menjadi berbinar. Di dunia mereka dulu, para pelaut dari Eropa berlomba-lomba untuk mengarungi lautan dan mencari jalur perdagangan baru setelah konstantinopel jatuh ke tangan Kekaisaran Ottoman.


Dan hal itu semakin gencar dilakukan setelah Granada jatuh ke tangan kaum Kristiani di tahun 1492 dari tangan orang-orang muslim Moor yang lebih dari 200 tahun menguasai tanah Andalusia atau Spanyol.


Christopher Columbus menemukan benua Amerika dan Perjanjian Tordesillas dibuat. semangat Gold, Glory, and Gospel menyebar sehingga masing-masing imperium yang saat itu berkuasa mencari berbagai benua baru.


Dengan ditemukannya benua baru, sumber daya untuk mendanai perang menjadi terpenuhi dan kualitas hidup masyarakat meningkat. Tapi tentu saja, Issac sendiri tidak berminat untuk melakukan penjajahan seperti yang mereka lakukan. Begitu juga Maria.


Meskipun banyak yang harus mereka selesaikan, tetapi kabar baik tetaplah kabar baik.


"Terimakasih tuan Issac. Saya berjanji akan membayar semua utang ini nanti."


"Tidak masalah Nona Maria. Ini memang perkembangan yang menyenangkan tetapi masih banyak pekerjaan yang harus kita lakukan. Mari kita buat beberapa kesepakatan."


Dan malam itu, mereka membuat banyak Kesepakatan penting.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Itulah kenapa ia tidak bisa membantu Savoy. Selain karena tidak mau, ia juga menilai bahwa berpihak pada kerajaan akan jauh lebih menguntungkan untuknya.


Lagipula malam itu tidak ada satupun yang tahu siapa yang menyerang wilayah Savoy. Apakah kerajaan? Mungkin saja. Tapi apakah mereka punya bukti?


Bahkan ketika aktivitas intelejen Moskov di kerajaan meningkat, mereka tidak bisa mendapatkan apapun. Seperti yang diharapkan dari Issac mungkin? Bahkan intelejen Moskov tidak bisa menandingi sistem intelejen di kerajaan.

__ADS_1


Pada akhirnya, Maria meninggalkan Savoy sendirian. Ya ampun, andai saja Issac dilahirkan di Moskov. Ia pasti akan membuat lelaki menjadi miliknya.


__ADS_2