Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Jurang Kegelapan


__ADS_3

"dalam waktu dekat, kita akan melancarkan serangan ke ibukota."


Issac langsung mengadakan dewan perang begitu berita dari Arnold datang. Dia dan timnya sudah berkumpul di mansion Laverde. Di atas meja, sebuah peta berukuran cukup besar terbentang lebar. Di atasnya sudah ada pion dan berbagai coretan.


"Fraksi pangeran Lewis sudah benar-benar terpojok. Pelabuhan yang menjadi tempat datangnya suplai dan bantuan yang biasa mereka terima dari kekaisaran dan benua lain telah jatuh ke tangan kita. Sementara itu, kawasan timur ibukota juga sebagian besar telah kita kuasai."


Issac memindahkan beberapa pion yang menggambarkan pasukannya. Terlihat, pion-pion itu telah mengepung ibukota. Pasukan bantuan mungkin saja datang dari arah Utara yang menjadi wilayah kekuasaan Marquis Schazar yang berbatasan dengan Moskov.


Tetapi mereka pasti akan dicegat oleh fraksi pangeran William yang berpusat di wilayah Balzaac. Itu karena jarak mereka yang cukup berdekatan satu sama lain. Itu artinya, akses bantuan telah benar-benar terputus. Pangeran Lewis pasti sebatang kara di Venz.


"Anda benar tuan. Kemampuan untuk berperang pangeran Lewis kini sudah menyusut drastis. Tidak ada masalah jika kita menyerbu Venz dalam waktu dekat. Tapi masalahnya adalah......"


Charles mulai menjelaskan beberapa masalah yang mengganggu dirinya. Ada lebih dari 2000 pasukan kerajaan yang berada di pihak Aurellia. Mereka telah bersumpah setia kepada raja. Masalahnya, ia yakin bahwa pangeran Lewis telah menyandera raja dan perdana menteri sehingga kecerobohan akan membawa Malapetaka bagi internal pasukan Starfall.


"Tentu. Jangan khawatir Charles, aku telah menyiapkan banyak hal untuk itu. Aku akan menjamin bahwa raja, perdana menteri, dan punggawa lainnya akan baik-baik saja."


Sebenarnya Issac sendiri tidak terlalu peduli soal keselamatan raja. Tetapi karena seperti yang Charles katakan tadi, jika raja meninggal akan menimbulkan kekacauan internal, maka dari itu ia tidak akan bertindak sembrono.


Lagipula yang terpenting, jika raja dan perdana menteri dalam bahaya, pasti Margareth dan Aurellia akan sedih. Itulah kenapa ia menghindari hal-hal yang tidak perlu. Tapi untungnya, Issac sendiri sudah menyiapkan operasi khusus untuk membawa raja dan lainnya menjauh dari Istana.


"Selain itu tuan, pasukan kita masih kelelahan. Jadi akan lebih baik jika membiarkan mereka beristirahat sedikit lebih lama agar stamina dan mana para mage kembali pulih."

__ADS_1


Komandan infanteri memberikan saran kepada Issac. Benar juga. Jarak dari Starfall ke Laverde lumayan jauh dan untuk mengejar waktu, mereka berjalan lebih lama dengan istirahat yang sebentar. Jika mereka dipaksakan untuk terus bergerak, kelelahan fisik akan menjadi masalah saat perang nantinya.


Selain komandan infanteri, komandan kavaleri juga memiliki masalah yang hampir mirip. Tidak ada masalah dengan kualitas prajurit, tapi yang bermasalah adalah kuda mereka. Terutama kuda yang dipakai oleh unit kavaleri berat. Sepertinya beberapa dari mereka terkena penyakit. Mereka harus menunggu waktu untuk menyembuhkan kudanya.


Ada juga masalah lain. Setelah diperiksa dan dikonfirmasi ulang, cukup banyak senjata yang telah rusak setelah digunakan dalam pertempuran. Issac akhirnya memutuskan untuk menggunakan pandai besi lokal dan pandai besi Strarfall untuk memperbaiki senjata mereka.


Mungkin ekspedisi akan tertunda, tapi setidaknya mereka semua telah siap jika saatnya tiba nanti. Tidak ada lagi yang bisa menghentikan langkah Issac setelah sejauh ini.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Starfall bajingan itu!! Bisa-bisanya dia merebut pelabuhan!! Sial! Apa yang mesti kita lakukan sekarang!?"


Jika pelabuhan jatuh ke tangan musuh, itu sama saja seperti membiarkan gerbang kerajaan terbuka lebar tanpa penjaga sama sekali. Tidak hanya Earl Barrow yang frustasi, bangsawan lain juga sama frustasinya. Siapa yang menyangka pelabuhan akan jatuh secepat itu?!


"Aku harus mengeksekusi kepala ksatria yang bertanggung jawab atas wilayah pelabuhan dan sekitarnya nanti! Bisa-bisanya dia lalai dalam menjalankan tugasnya!"


Earl Barrow mengatakan itu pada Duke Conrad, pangeran Lewis, dan Marquis Schazar. Tidak, bukannya kepala Ksatria itu tidak kompeten. Sebaliknya, ia sebisa mungkin menembus blokade dengan perang gesekan dengan armada ke-1 agar armada bantuan bisa menerobos blokade.


Yang tidak kompeten justru Earl Barrow sendiri. Ia hanya menyediakan sedikit pasukan dan sedikit persediaan untuk mereka sehingga kepala ksatria memutuskan untuk mengevakuasi pasukannya agar korbannya yang berjatuhan tidak bertambah.


Kalau Issac yang ada di situ, ia jelas akan langsung mengeksekusi Earl Barrow.

__ADS_1


"Cih! Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang!? Kita sudah benar-benar terjepit sekarang! Starfall akan menyerbu dari selatan dan timur. Sementara itu bantuan dari Utara dihadang oleh bajingan Balzaac dan Randall sedang berparade menuju Venz dari barat!"


Duke Conrad adalah bangsawan yang tenang. Tetapi kali ini dia sangat emosional. Ia tidak bisa tidur karena memikirkan strategi yang tepat untuk mempertahankan ibukota. Saking emosinya bahkan ia sampai mendecakkan lidah dan marah.


"Kita bisa, tuan Conrad. Kita masih memiliki 50.000 orang dan persediaan yang cukup untuk bertahan selama satu bulan. Yang paling penting, kita punya tawanan berupa raja dan perdana menteri. Starfall tidak akan gegabah untuk menyerang Venz."


Salah satu Bangsawan menimpali Duke Conrad. Ia benar. Karena itulah amarah Duke Conrad mereda. Tapi bahkan jika mereka masih memiliki kekuatan dan persediaan yang cukup, itu semua tidak bertahan lama. Jadi ia harus mengulur waktu.


"Gawat! Gawat! Maafkan saya tuan karena menerobos! Tetapi hal yang benar-benar bahaya terjadi!"


Salah satu utusan menerobos ruang audiensi istana. Pangeran Lewis yang sedang duduk di kursi tahta langsung memasang ekspresi yang tidak sedap di pandang.


"Cih mengganggu! Cepat katakan apa itu!"


"Y-ya! Siang tadi, gudang yang menyimpan senjata, perlengkapan perang, peralatan sihir, dan cadangan makanan telah terbakar hingga habis! Ny-nyaris tidak ada yang tersisa dari mereka!"


Dan satu lagi kabar buruk membuat pangeran Lewis dan yang lainnya jatuh ke dalam jurang putus asa yang semakin dalam. Tapi Berita buruk tidak hanya sampai di situ. Salah satu elit Ksatria yang menjaga keluarga kerajaan masuk ke dalam ruang audiensi juga.


"Ma-maaf yang mulia, sesuatu yang buruk terjadi! Raja, Perdana Menteri, dan punggawa lainnya telah hilang!"


Dan tidak ada apapun yang bisa mereka lakukan.

__ADS_1


__ADS_2